Informasi Admin

Mohon Maaf kepada Rekan-rekan pengunjung setia Kolom Sastra Nusantara, Kami sangat menyesal karena Hosting yang kami gunakan selama ini mengalami "Over Load" karena banyaknya pengunjung yang selalu setia disini sehingga Account kami di Susspend untuk itu kami melakukan perbaikan beberapa hari untuk bisa hadir dan Online diantara anda semua untuk saling berbagi disini. kami juga mohon maaf ada beberapa Member yang tidak sempat kami backup sehingga anda diminta untuk mendaftar ulang pada kolom yang kami sediakan, terima kasih atas kunjungan anda. salam

jingga

Tanggal Posting:Saturday, 28 August 2010 14:05 - Komentar - 1 Comment

Judul: JINGGA
Oleh: Balada Sang Jingga

telah kubawakan jingga yang kucuri dari senja
untuk mengganti warna bajumu yang tlah lusuh karena dosa
telah kubawakan jingga yang kucuri dari purnama
untuk mengganti warna kerudungmu yang pucat karena dunia

usah kau pikirkan senja tanpa jingga
ia akan mengalah saat lengkung malam mulai rebah

tak usah kau pikirkan purnama tanpa jingga
bukankah, tak ada yang merindukan purnama itu
bukankah lebih baik jika jingga itu kucuri saja
lalu kujadikan hijab untukmu,..

biarlah purnama kehilangan jingga
tidakkah cahayanya telah redup oleh gemerlap lampu kota

jika jingga yang kuhantar
tak cukup untuk membuatmu berbinar,.
tak akan kucuri lagi jingga dari sang fajar,..


Malam

Tanggal Posting:Saturday, 28 August 2010 14:04 - Komentar - No Comments

Judul: Malam
Oleh: Acalseple

Ketika sisi gelapku yang lapang menempati kekosongan dalam wujud ruang
Evolusi atas rasa ketidakpuasan
Juga…
ketidak berdayaan
Selamanya mungkin aku terus merasa nyaman dalam perasaan penuh kekosongan
Di langitku…
Orbit-orbit beterbangan dan mengambang
Berputar satu sama lain dalam renggan
Enggan rasanya aku memberikan siang
Aku… andai kau tahu
Kegelapanku mulai tak tertahankan
Dan saat benar-benar ingin kusembunyikan diriku dalam semesta yang coba kuciptakan
Katakan aku adalah pengecut…
Aku takut menyakiti semuanya yang telah berusha

Tak Tau

Tanggal Posting:Wednesday, 25 August 2010 19:32 - Komentar - 1 Comment

Judul: Tak Tau
Oleh: Siti Kholifah

disaat kau ada
aku merasa ta’ membutuhkanmu
tapi disaat kau menghilang
kenapa aku merasa ingin mencarimu
disaat kau dekat
aku merasa ta’ ingin bersamamu
tapi disaat kau dengan yang lainnya
kenapa aku merasa sakit melihatnya

aku ta’ kuasa menafsirkan rasa jiwa
ketakutanku terlalu dalam untuk menetapkannya
tapi hati ingin slalu menemukanmu
memastikan tentang keadaanmu

rindupun menjadi duri di jiwa
membuat wajahku basah dengan air mata
hati gelisah dengan berbagai tanya
ingin kusampaikan namun bibir ta’ mampu untuk berkata

dengarkanlah bisik hatiku
rasakanlah dengan setulus jiwamu
bacalah setiap sorot mataku saat menatapmu
setiap tingkah laku ku saat bersamamu

Acquisitive

Tanggal Posting:Friday, 13 August 2010 15:46 - Komentar - No Comments

ketika aku mendapatkan jeruk
aku malah menginginkan anggur
ketika aku mendapatkan anggur
aku malah menginginkan melon
ketika aku mendapatkan melon
aku malah menginginkan semangka
ketika aku mendapatkan semangka
aku malah menginginkan durian
ketika aku mendapatkan durian
aku malah menginginkan pisang
ketika aku mendapatkan pisang
aku malah menginginkan pepaya
ketika aku mendapatkan pepaya
aku malah menginginkan rambutan
ketika aku mendapatkan rambutan
aku malah menginginkan mangga
ketika aku mendapatkan mangga
aku malah menginginkan kelapa
ketika aku mendapatkan semuanya
aku malah tidak menginginkan apa-apa
dan semuanya membusuk

Bandung
2008

Sepi

Tanggal Posting:Sunday, 4 July 2010 2:47 - Komentar - No Comments

Judul: Sepi
From: Al-Umam

hampa rasa diri.
Ini hati bergemuruh
‘tika teringat dikau penuh – seluruh
tinggalkan nama, tinggalkan raut muka
tinggalkan semua yang dikau punya
sebelum asaku bertahta.

Sepi …
hati terpaut padamu
begitu mendendam rindu.
Biar keluh … biarkan menahan pilu,
biar resah … biarkan menahan gundah
merenggutmu, lepas – sudah …

Penerimaan

Tanggal Posting:Sunday, 4 July 2010 2:46 - Komentar - 1 Comment

Judul Penerimaan
From: al-Umam

‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.

Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri,
- seperti jalur seorang musafir,
menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.

Perjuangan,
Laskar cinta di medan sunyi
angan menggapai namun tiada membekas
hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan,
sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.

.. cinta kugapai, tiada kudapat,
rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh.
Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya …
perang ini sebuah perjalanan panjang.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri,
atau diam termenung berteman kalut
sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu
yang hanya terpena di hati.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?

Kutitipkan Cintaku pada Mentari

Tanggal Posting:Sunday, 4 July 2010 2:45 - Komentar - 1 Comment

Judul: Kutitipkan Cintaku pada Mentari
From: Rizky Anggreini

Sayang,
ku titip kan cinta ini pada matahari yang selalu setia menyinari bumi,
walaupun dia kadang enggan bersinar,
tapi kan selalu ada mendampingi bumi.
Begitu juga dengan cintaku.

Sayang kutitipkan cinta ini,
pada matahari dengan harapan suatu saat nanti kau bisa menatap matahari dan bisa membaca bahwa ada cintaku disana…

Sayang mungkin aku tidak bisa bermuluk-muluk padamu,
karna kuyakin suatu saat kau tau bahwa aku kan setia selagi aku mampu.

Sayang cintaku ini seperti matahari,
walaupun suatu saat kujenuh padamu,
tapi yakinlah aku selalu ada untukmu..

Sayang,
kutitipkan cinta ini pada matahari,
berharap kau bisa menatap matahari itu,
dan kau kan tau…

Sayang,
ku akan tetap menitipkan cinta ini pada matahari,
walaupun nantinya kau tak kan pernah menatapnya,
kuyakin pasti ada yang lebih pantas tuk menatap matahari itu dan tau ada cinta yang tulus dariku…

Sahabat dalam hatiku

Tanggal Posting:Sunday, 4 July 2010 2:44 - Komentar - 1 Comment

Judul: Sahabat dalam hatiku
From: Meldasyah

Bagiku sahabat adalah yang terhebat dalam hidupku
Bagiku sahabat adalah yang teristimewa yang pernah kumiliki
Karena hanya sahabat yang bisa membuat warna dalam keseharianku
Hari-hariku terasa mencekam tanpa kehadirannya

Aku jadikan sahabat sebagai hembusan nafasku
Jadi tanpa sahabat aku merasa nafasku terhenti seketika
Aku jalani persahabatan dalam hati,jauh dilubuk hatiku bukan dalam pikiran atau ingatan semata
Jadi ketika aku ataupun sahabatku melakukan kesalahan,dengan hati pula segalanya diselesaikan.

Kenangan

Tanggal Posting:Sunday, 4 July 2010 2:42 - Komentar - 1 Comment

Judul: Kenangan
From: bryan

andai kau ingat akan masa lalu kita….
yang t’lah kita lewati bersama…
masa indah saat bersamamu…
terasa sejuk dalam sanubariku…..

walau luka yang tertinggal…
bahagia slalu bersamamu…
walau kisah itu hilang…
dirimu akan slalu ku kenang…

dan biarkan aku sendiri…
mengenang dikau yang tlah pergi….
namun percayalah cinta ku ini….
akan slalu ada kini dan nanti….

NB:Puisi ini dibuat khusus untuk MEGA,
May Aku sayang kamu by Bryanwahyudi

Dua Potongan Kecil – kepingan pertama

Tanggal Posting:Thursday, 13 May 2010 9:59 - Komentar - Comments Off

Copyright By: Andri Nugraha
noedley_andreij@yahoo.com

http://kotakcerita-andri.blogspot.com

http://noedleylab.wordpress.com

Legenda Sang Penguasa menciptakan Dunia dengan serangkaian kejadian… Ia menunjuk Alam sebagai bentuknya…Kemudian…Atas kehendak-Nya, Takdir memanggil dan menebarkan manusia laksana potongan-potongan kecil untuk melengkapi rangkaian tersebut Mereka membawa berbagai keanekaragaman untuk tetap saling melengkapi Lalu Sang Waktu diputar dan mulai menghitung mundur… Berabad-abad lamanya di hari yang lain… Sang Penguasa menciptakan kembali sepasang potongan kecil, Untuk kembali melengkapi rangkaian Dunia Mereka sama, namun memiliki keanekaragaman berbeda Kedua potongan kecil itu serupa, tetapi terlahir dari rahim yang berlainan Mereka adalah satu jiwa yang terpisah ke dalam dua raga

Manusia yang akan menentukan kemana arah rangkaian itu akan berjalan, Dan manusia juga-lah yang akan membentuk wajah dunia nanti… Karenanya… Takdir mengutus kedua potongan tersebut turun ke dunia, Hingga pada suatu saat mereka akan di pertemukan.

Jika waktu itu telah tiba… Mereka sendirilah yang akan menentukan siapa yang akan menjadi bagian dari rangkaian tersebut. Karena hanya ada satu tempat yang akan diisi oleh salah satu dari keduanya.

Satu dari keduanya akan terpanggil pulang, Dan yang satu lagi… Dialah yang akan mengisi tempat itu, Melengkapi rangkaian tersebut, Agar dunia tetap berputar… Dan berjalan sampai pada waktu yang telah ditentukan.

Selengkapnya…


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam