Puisi Cinta | Puisi Nusantara

Ayah by Ida Lestari

Posted on 25 December 2011 by (1) Comment

Ayah by Ida Lestari
2 Oktober 2011

ayah kamu dimana???
ayah apakah engkau tak rindu aku???
ayah apa kamu ngk sayang aku?
ayahh skrng apa kabarmuu?

ayah sungguh tega km tinggalkan aku ma ibukkuuu
ayah mana taggung jawabmu sebagai kepala keluargamu?
ayahh sungguh aku ingin tau wajah diriu
ayahh aku butuh kash cinta dareimu

mungkin rasa keceewa ini akan ku buang jauh2 dari hatiku
aku ngkkan benci kamu ayahku
stelah apa yang ayak lakukuan sama aku n ibuku…

ayah kembalilah supaya aku merasakan hangatya kasih darimu
ayahh walau kau jauh disana..
doakukan slalu mengiringi dirimu

Incoming Search

title,geguritan cinta orang tua,Kumpulan kata-kata ungkapan hati yg ingin cintanya diperjuangkan,geguritan ayah,puisi kau tega,puisi ayah dimana dirimu,puisi judul tuhan yang maha esa,puisi kebahagiaan bersamanya,puisi nusantara doa,puisi bahagia bersama orangtua,puisi bahasa bali setia bela negara,Puisi hampa,puisi enggan hadapi malam,Puisi kenapa kamu tega,puisi kembalilah sahabat,puisi kekecewaan akan negara,PuiSi Gue Sayang Kamu,puisi ingin balikan lagi,piusi jenuh,Puisi kau buat aku benci kamu

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Pahlawan, Puisi Sahabat, Puisi Semangat



Cinta by Ida Lestari

Posted on 25 December 2011 by (2) Comment

Cinta by Ida Lestari
2 Oktober 2011

harapku padamu bukanlah sedikit
lebih besar dari samudra dan langit
sudah lama aku menahan sakit
mendapatkanmu sangatlah sulit

menahan rasa cinta ini
membuatku bingung begini
sangat sulit mencari orng yg disyngi
sampai diriku tak kuasa lagi

apakah ku hars pergi tuk slamanya
demi rasa cinta yg tak berguna
mungkin aku harus berusaha tuk lp dia
agar aq tak tersiksa lg mlhat dia bersamanya

kurela kamu bersamanya
kurala melihat kamu bahagia dgn dia
walaupun rasanya batin ini  tersiksa
kukan lupakan semua demi km dgnnya
………….

Incoming Search

puisi samudra,puisi tentang samudra,puisi untuk guru yang akan pergi,puisi bahagia,jawaban puisi knpa aku sayang kamu,puisi senang,puisi pergilah kau dengannya,puisi sayang kamu,puisi samudraku,puisi lupakan dia demi aku sayang,puisi malm,puisi mungkin aku harus pergi,puisi nasehat perkawinan,puisi pendek kebahagian,puisi rasa bahagia,www syair menepis rasa com,puisi singkat tentang samudera,www syair kelam bercahaya com,www ida lestari,walau kita saling jauh_puisi

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Umum



Aku, Kamu dan Permintaanku

Posted on 17 October 2011 by (3) Comment

Judul: Aku, Kamu dan Permintaanku
Oleh: Meidawidya

Tuhan mengapa kau pertemukanku denganya
jika pertemuan itu hanya membuat ku terluka
mengapa kau tumbuhkan cinta di hati ini
jika cinta itu hanya membuatku menangis
mengapa semua ini harus terjadi padaku

tuhan jika boleh ku meminta
aku ingin mengenalinya lebih dekat
aku ingin dia merubah sikapnya padaku
karna sikapnya selalu membuatku kecewa
tuhan jika boleh ku berharap
aku sangat ingin memilikinya
tuhan jika boleh aku jujur
sungguh aqku merindukannya

tuhan izinkan aku merasakan dan mendapatkan semua itu
walau itu hanya untuk sekejab saja
tapi jika engkau tidak mengijinkan
jauhkanlah dia dariku
karna bila dia didekatku
itu hanya akan membuatku bersedih dan rapuh

Incoming Search

puisi kau,puisi hati yang kau sakiti,syair doa,puisi tuhan jika boleh ku meminta aku ingin mengenalinya lebih dekat aku sangat ingin memilikinya,puisi penantian jawaban cinta,puisi penantian kesetiaan cinta jarak jauh,puisi penghormata,puisi ku bunuh kamu,Puisi kou yang teraniyaya,puisi nusantara ku,puisi kekecewaan hati,tuhan kenapa kau puisi,puisi kekecewaan dan judulnya,Puisi kecewa tetntang sikap dia,puisi kecewa karena sikapnya,puisi kecewa,Puisi kau yg membuatku menangis,puisi kau yg di sana,puisi penghormatan bersajak ab-ab,puisi rindu ibuku

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Penantian



Puisi Angin

Posted on 18 July 2011 by (0) Comment

ketika aku terdiam…
terdengar bisikmu…
angin yang selalu hembuskan nafasmu…
perlahan membua rinduku semakin merasuk…
inginku lukis sebuah cerita tentangmu…
dengan tinta emas…
namun… semua kini telah berlalu…
seperti angin yang hembuskan
semua cinta dan harapku

Incoming Search

puisi angin,puisi tentang angin,puisi hasrat,puisi terdiam,Puisi cinta segitiga,puisi hasrat cinta,arti puisi buah rindu,puisi kenapa terdiam,www puisi sakral com,www puisi janji,teks puisi buah rindu,semu puisi,puisiangin,puisi untuk angin,kata2 mengapa ku terdiam,puisi buah rindu,puisi keterpurukanku,www syair aku dan sebuah dusta com

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Semangat



Aku tunggu kehadiranmu wahai Razi Muhara. Z di kota Padang

Posted on 14 June 2011 by (0) Comment

Sayang…..
Disaat Rika Idmayanti membutuhkan Razi Muhara. Z
Mengapa Razi Muhara. Z tega pergi jauh dari Rika Idmayanti
Disini Rika Idmayanti  benar-benar merasa sepi
Benar-benar sendiri

Entah mengapa hati Rika Idmayanti  selalu gelisah
Rika Idmayanti  selalu memikirkanmu, wahai Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti  selalu merindukanmu, wahai Razi Muhara. Z
Tiada lagi yang dapat Rika Idmayanti  katakan

Rika Idmayanti  benar-benar mencintaimu, wahai Razi Muhara. Z

Sayang,… janganlah Razi Muhara. Z pergi dari, Rika Idmayanti
Rika Idmayanti mohon….
Rika Idmayanti  harap Razi Muhara. Z bisa mengerti smua isi hati Rika Idmayanti
Disini, ditempat ini
Kan Rika Idmayanti  tunggu kehadiranmu, wahai Razi Muhara. Z lagi
di kota Padang….

Karya: Rika Idmayanti ST. M.Kom
Dosen Politeknik Negeri Padang
dan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Incoming Search

puisi dosen,puisi untuk dosen,puisi kehadiranmu,puisi merindukanmu,puisi tentang dosen,PUISI MERINDUKAN MU,puisi tunggu aku,puisi merindukanmu yang dulu,puisi aku akan pergi,syair cinta padang,puisi-kehadiran mu,puisi tak ada lagi air mata,puisi tentang memuja dosen,puisi sahabat yang ter aniaya,puisi saat aku jauh merindukanmu,puisi pergilah kau,puisi pendek mencintaimu,puisi tunggu,puisi selalu merindukanmu,Contoh Pantun buat dosen

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sedih