Aku dan Sepatu Usang

Posted on

Judul: Aku dan Sepatu Usang
Penulis: Abdul Ra’uf

Kini tinggal menghitung hari untuk meninggalkan semua kebebasan yang aku miliki, kehidupan yang membuatku menjadi seperti ini, keceriaan yang kemarin selalu menyelimutiku, namun sebentar lagi aku menemukan banyak celaan, cemoohan orang untuk jalan yang dia pilih.

Sedikit goyah keimananku akan hadirnya keceriaan dihari esok, kebebasanku, kehidupanku, bahkan aku harus mengadu perasaan untuk hidup disekeliling mereka. Mereka yang telah memandangku dengan sebelah mata, bukan karena mereka buta? Melainkan mereka adalah orang-orang yang pintar.

Kesedihanku mulai memuncak, tak ada satu orangpun yang membela diriku, bahkan dia yang telah memilihku hanya bias berdiam, seakan bongkahan batu menghimpit giginya, dia hanya bias pasrah, menuntutku dengan segala keegoisannya, bosan bosan dan bosan telinga ini selalu mendengar keangkuhan mereka.

Ingin kubuka lembaran yang baru, yang disitu hanya ada aku dan tuhan, agar aku selalu diawasi dan diarahkan, jika tuhan mengijinkanku maka akan kubunuh mereka sekarang juga. Terasa beban ini begitu memuncak, esok aku takut untuk melihat mentari pagi, aku takut untuk datangnya hari itu.

Aku bukanlah yang terbaik untukmu, aku adalah sepatu usang yang hanya bisa berada ditelapak kaki penghuni dunia, kemana dirimu? Bahkan dirimu membela mereka dihadapanku, mungkin tuhan telah salah memiliku.

0 thoughts on “Aku dan Sepatu Usang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.