Fakta: Gadget bikin gak gaul lagi

No comment 650 views

Fakta: Gadget bikin gak gaul lagi

Banyak masalah yang terselesaikan dengan mudah berkat teknologi, namun banyak juga masalah yang kadang kala menghapus budaya “Timur” yang melekat di Indonesia, mulai dari Ramah Tamah-nya, Sopan santun dan lain-lain. Sejak kedatangan BlackBerry yang di klem sebagai smart phone atau ponsel pintar-pintar o’on ini membuat budaya Indonesia berubah bayangkan saja yang dulu kalau di dalam Bus banyak orang membaca koran didalamnya sambil sesekali berbicara kepada rekan disebelahnya, atau di Warung Kopi dulu sebelum dunia digital marak dapat kita lihat obrolan, canda dan tawa bahkan sekali-kali kita lihat mereka yang duduk diwarung kopi tertawa lepas mendengar temannya bercerita.

Zaman Gadget pun dimulai, BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1999 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam hingga mengejutkan dunia dan didukung oleh situs-situs social media yang populer seperti Facebook, Twitter, WhatApp dan lain sebagainya, ini lah yang menjadikan dunia ada di genggaman kita.

Tapi tanpa disadari dengan dunia serba digital banyak yang kita tinggalkan sebagai seorang “Timur” yaitu berkomunikasi secara langsung seperti dulu lagi, sekarang banyak yang tidak perduli dengan keadaan disekelilingnya karena pandangan hanya tertuju pada layar kecl yang banyak tombolnya, saya sering nongkrong di warung kopi yang terletak di Jalan Gajah Mada Pontianak, hampir berbeda dengan masa-masa Gadget belum marak beredar seperti yang saya ceritakan diatas, kali ini banyak kita jumpai kawanan-kawanan muda duduk bersama setelah pesan minuman mereka masing-masing mengeluarkan benda sebesar bungkos rokok (bahkan bisa lebih kecil) dan sibuk dengan urusan masing-masing dengan tetap memandang layar yang seukuran dengan bungkus rokok itu.

Sesekali seorang teman tertawa sendiri, kadang juga ada raut muka yang kesel, namun tidak jarang mereka berkomunikasi hanya menunjukan layar yang mereka genggam tersebut kepada rekan sebelahnya, tapi tidak lama hanya sebentar saja setelah itu balik dan fokus kelayar itu itu lagi.

Mungkin teman-teman punya cerita lain yang bikin pergaulan hanya sebatas gadget, tapi Informasi Telekomunikasi sangat dibutuhkan untuk mempermudah pekerjaan kita, namun yang perlu diingat jadikan Gadget untuk ajang mencari teman sebanyak-banyaknya tapi jangan hanya teman di dunia maya, tapi didunia nyata juga, jangan sampai kita hanya kenal dengan “nickname” mereka tanpa mengenal wajah mereka, dan satu hal lagi Gadget diciptakan untuk mempermudah pekerjaan bukan untuk menjadikan kita KUPER di Lingkunggan kita.

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response
  1. author

    Aziz Abdul Ngashim5 years ago

    ya lama2 emang dilema, toh perubahan tetap sulit dibvendug, tergantung bagaimana kita bersikap.

    (kalau mau koment pake komentar umum gagal terus, chapta-nya eror).

    Reply
  2. author

    admin5 years ago

    Ya bener sekali mas aziz, ibarat pisau bisa digunakan untuk membunuh dan membantu pekerjaan kita, itu semua tergantung dari si pemegang. (ini test pakai komentar umum)

    Reply

Leave a reply "Fakta: Gadget bikin gak gaul lagi"