Gak Bisa Senyum di “SAMSAT”

No comment 924 views

logo_ditlantasJalan 28 Oktober cukup jauh dari tempatku berangkat pukul 12 lewat-lewat dikit aku menuju ke SAMSAT siantan, tiba di sana aku langsung menuju ke loket dan bertanya apakah STNK udah bisa diambil atau belum sambil menunjukan Slip Pembayaran Pajak yang telah lunas minggu lalu.

Dengan wajah cukup beringas si penjaga Loket memintaku untuk melepas Plat Nomor Kendaraan yang lama, aku heran dan bertanya apakah emang harus dilepas sekarang ? atau aku bisa melepasnya di rumah karena disana aku gak mempunyai alat-alat pekakas untuk perbengkelan yah minimal Obeng.

Dengan sedikit kasar dan membentak petugas itu menyuruhku mencari obeng dan perlengkapan lainnya dengan ancaman PLAT Baruku yang gak terlalu berguna bagiku akan ditahan, aku berpikir bisa jadi Plat yang lama akan dirubah kembali dan di jual lagi, atau paling tidak bisa di jual Kilo yah lumayan sebagai pendapatan sampingan.

Namun aku cepat mengucap Astarfirulah karena aku telah berpikiran negatif tentang si penjaga, namun aku menghampiri si tukang parkir untuk meminjam Obeng, akhirnya si tukang parkir membantuku untuk melepas Plat Kendaraanku.

Sudah 4 kali aku pulang pergi ke Samsat Siantan hanya untuk mengurus Balik Nama dan Bayar pajak, aku banyak meluangkan waktuku hanya untuk mematuhi aturan yang ada di pemerintahan ini, namun yang aku dapat bukan dengan senyman namun dengan wajah-wahah sangar dan sedikit kasar yang diberikan kepadaku.

Sepulang aku dari Samsat Siantan aku sedikit melamun dalam lamunanku berpikir sepertinya calon-calon pegawai negeri sipil, baik itu yang akan menduduki dunia pemerintahan atau yang nantinya duduk di aparatur negara sepertinya dalam mendaftar tidak perlu meminta SKCK atau Surat Kelakuan Baik, karena setelah mendapatkan Jabatan dan SKCK sepertinya SKCK atau Surat Kelakuan Baik tidak berhak mereka sandang.

Lamunanku buyar saat aku melewati Jembatan TOL yang Macet, saat antri untuk melewati TOL yang Munggil dan Imud aku melihat seorang cewek yang mendahului laju kendaraanku, saat cewek itu menoleh kearahku aku melayangkan senyum untuk si cewek yang saat itu lagi membonceng ibu separuh baya. Lagi-lagi aku sadar bahwa senyum yang ku berikan itu tanpa disengaja atau direncanakan terlebih dahulu, tanpa membalas senyumku sang cewek itu berlalu dari hadapanku aku sempat berpikir mungkin si cewek itu nantinya akan bekerja di kantor SAMSAT sambil tersenyum aku berucap semoga mereka diberkahi senyum untuk rakyat.

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response
  1. author

    arum9 years ago

    Orang pemerintahan emang kebanyakan rada galak and kurang sopan, mas. :d

    Iya nih…. Kasian rakyat, jangan mentang2 udah jadi pejabat terus berlaku seperti penjahat….

    Reply
  2. author

    whandi9 years ago

    😕 Aku pernah gak di bentak oleh polisi waktu waktu bikin SIM. Hanya gara-gara bolpoin yang aku pinjam tuk ngisi soal test tertulis di bawa oleh tukang parkir. Padahal dah bikin sim pakai cara express (nembak). Busyettt emang tuh pak polisi.:(|)

    Reply
  3. author

    etikush9 years ago

    Bukannya bela-in neeh…
    Tapi kalo aq bayar pajak motor, kok polisi di Samsat baik-baik yah….
    Dan mereka juga senyum kok…
    Malah kadang mereka yang nyapa aq duluan…:)

    Admin : Yah gak semua orang di samsat kayak gitu non, atau nona gadis kali… makanya samsatnya senyum… heheheh (cercanda dink)

    Reply
  4. author

    ocha9 years ago

    iiihhh… bete dehhh kalo ngadepin yg beginian, padahal kan posisi mereka saat itu adalah melayani masyarakat, seharusnya mereka profesional, tapi… yah namanya juga orang Indonesia ^_^

    Reply
  5. author

    adi8 years ago

    memang penjabat kalau lg tugas, wajah dibuat sangar agar keliatan tegas, padahal lg ada masalah tuh mas…… biasalah abis dimarahi bos… masnya yg kecipratan, maklum lolos PNS tidak melalu tes IQ

    Reply

Leave a reply "Gak Bisa Senyum di “SAMSAT”"