Keparat Penhianat

In Kumpulan Puisi 693 views

Judul: Keparat Penhianat
Oleh: Adi Sukma Nugraha

Aku merasakan mati di setiap ciuman.
Setiap matahari terbenam tampaknya menjadi hidup terakhir untukku.
Aku sedang mabuk pada air matamu.
Setiap kali kita bersentuhan ku merasa lebih dekat ke surga.

Tapi pada setiap matahari terbit cintaku terkhianati.
Kini aku bersembunyi di parit hitam.
Sementara musim panas terbunuh oleh musim gugur.
Kematian melayani anggur untuk pecinta.

Aku tahu bahwa kau takut,dan aku tahu kau sudah kehabisan kepercayaan.
Kau hanya berharap aku sudah mati.
Sebab dalam keceriaanmu,tersimpan kemurkaan dariku.

Aku tahu itu dan aku merasakan semua itu.
Semua ini seperti kutukan,Aku hanya dapat bernapas memudar.
Dan berlari hanya untuk tertangkap.

Aku jatuh untuk aib
Aku diperbudak tinta penghianatan,dan dengan lembut diperkosa oleh cahaya siang.

author
Author: 

Bangfad – Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.

Puisi Tahun Baru 2013
Puisi Tahun Baru 2013
Shares/Shares on facebookTweet on twitter Langit cerah
selamat datang tahun baruku
Shares/Shares on facebookTweet on twitterselamat datang tahun
Tahuan Baru 2011
Shares/Shares on facebookTweet on twitterJudul: TAHUN BARU
Suara Jantung
Shares/Shares on facebookTweet on twitterJudul: Suara Jantung
  1. author

    ????????8 years ago

    ?????? ? ????!

    Reply

Leave a reply "Keparat Penhianat"

 

Must read×

Top