Ketika “uang” itu cair lagi

No comment 577 views

remunerasi polriKetika “uang” itu cair lagi : Dipenghujung tahun ini ada kejutan yang sebenarnya tak membuat saya terkejut, namun ada sedikit “dag dig dug” yang saya rasakan saat membaca sms dari “3355” (sms-banking). Dalam keadaan senang dan bahagia tak lupa lidah ini mengucap syukur kepada sang maha pemberi Allah SWT yang telah memberikan inventarisnya kepada saya.

Sebelumnya banyak hal yang akan dilakukan dengan sejumlah “kejutan” tersebut, namun angan-angan, impian, cita-cita memang gak pernah terpuaskan itu harus ditunda dulu sejenak, mengingat tumor yang bersarang dikulit kepala ini harus segera diatasi, walau terkadang urusan kesehatan itu telah dijamin oleh pemerintah dengan sebutan ASKES namun tidak semua rumah sakit melayani askes, seperti di Pontianak pelayanan Askes hanya ada di RSUD Sudarso selain RSUD tersebut ada juga Rumah Sakit yang melayani Askes seperti RS.Antonius dan RS.Bhayangkara namun untuk di RS.Bhayangkara tidak semua dibayarkan oleh Askes hanya beberapa persen saja yang ditanggung oleh Askes. Dari Total biaya 8juta yang ditangani oleh RS tersebut hanya kurang lebih 2 juta saja yang ditanggung oleh askes (diambil dari pengalaman tetangga yang mendapat tindakan operasi di sana).

Tapi seperti pepatah cina, Jika anda punya uang sejumlah 1.000.000.000 dan NOL-nya hilang anda masih bisa tersenyum, namun jika angka 1-nya yang hilang maka anda tidak bisa merasakan NOL-NOL yang lain. (sumber: Defa Arisandi, S.Kep).

Itu salah satu yang membuat aku segera melakukan koordinasi dengan Dokter-dokter yang menangani masalah tersebut. Aku pun berharap teman-teman yang membaca tulisan ini untuk memberikan do’anya untuk kelancaran dalam proses operasiku dan diberi kesembuhan secara total terhadap penyakit tersebut. Akhirnya aku ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua.

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response

Leave a reply "Ketika “uang” itu cair lagi"