Kita di Ciptakan “Untuk Beribadah”

No comment 656 views

quranPostingan ini saya tulis karena ada suatu pertanyaan yang saya dapat dari teman “Hidup itu harus seimbang bro.. antara baik dan buruk, lantas bagaimana untuk kita yang setiap harinya berkerja apakah kita cukup hanya dengan sholat 5 waktu bagai mana untuk menyeimbangi?”. dan sebagai motivasi untuk saya giat beribadah, berkerja dan berkarya.

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. QS. adz-Dzariyat (51) : 56 hem… ternyata tidak ada tugas lain selain beribadah, dan konteks beribadah adalah luas, salah satunya dengan Mencari Nafkah untuk Anak Istri (Jihad), Memberikan pendidikan yang berguna kepada orang lain (Ibadah), bahkan berjalan mutar-mutar Pontianak untuk melihat keindahan Ciptaan Allah adalah ibadah, Mensyukuri nikmat hujan dan panas adalah ibadah, dan masih banyak lagi ibadah-ibadah yang kita lakukan namun kita tidak mengerti dan tidak meniatkan segala sesuatu untuk beribadah.

Lantas bagaimana dengan mereka yang mencuri untuk memenuhi kebutuhan Keluarganya, apakah ini juga dikatakan ibadah? (beh…..) telah di jelaskan dalam QS. al-Mai’dah (5) : 38 “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” untuk apapun dia dan dalam kondisi yang tidak terjepit, tidak diperbolehkan mencuri selagi ada usaha yang lain.

Nah dengan diskusi singkat semalam di teras depan (parkiran) sebuah warnet, aku jadi sadar bahwa segala sesuatu yang di Niatkan untuk beribadah tanpa kita sadari itu merupakan perintah Allah, hanya keburukan yang kita lakukan, dan segala sesuatu yang baik adalah kehendak Allah. (semoga bermanfaat)

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response
  1. author

    angga8 years ago

    itulah ironisnya dunia, nda taulah dunia yg mana. demi membenarkan *keburukan* kita seringkali berusaha membungkusnya dengan *ibadah* padahal itu semua hanyalah alih alih pembenaran. angga jadi sering berpikir, orang-orang seperti ini apakah benar tidak mengerti tidak sadar atau mengerti dan sadar tapi gengsi untuk mengakui kesalahan yang diperbuatnya
    halal haram kalau kita mau jujur dengan ego manusia 22nya memang susah didapat, tapi setan telah diberi ijin oleh Allah untuk membungkus haram susah didapat menjadi haram mudah didapat *kec. bagi2 orang2 yg beriman*. Lucunya, mereka yg sadar haram susah didapat pun masih ngelakoninya…
    Ya Allah Rab yang menggenggam hati manusia, semoga Engkau tetap membimbing kami untuk senantiasa mengharap ridhoMu dengan jalan-jalan yang telah Engkau contohkan melalui rosulMu, Muhammad SAW

    Reply
  2. author

    angga8 years ago

    :d:d:d:d:d:d:d:d:d:x:x:x:x:x:x:x:x:x:x
    masuk kategori ibadah nda???:d

    Tergantung ke Niat? Nafsu atau Ibadah ? 🙂

    Reply
  3. author

    Nyante Aza Lae8 years ago

    he..he..heh
    Robinhood?

    Nyante Aza Lae’s last blog post..Harapan dan Kenyataan

    Reply
  4. author

    c kusnadi8 years ago

    Maha Pengasih Alloh, sehingga iblis pun diberi hidup dan diijinkan untuk menggoda manusia. Maha Tahu Alloh, manusia memerlukan iblis sebagai musuh utamanya, agar manusia bisa berkembang menjadi dewasa dan unggul.
    Sesungguhnya tiada yang sia-sia. Keberlangsungan hidup alam raya ini memerlukan dua hal yang tampak saling bertentangan; benar salah, baik buruk, siang malam, laki perempuan n so on.
    Kita berdiri di mana?

    Reply
    • author
      Author

      bangfad8 years ago

      Semoga kita berdiri diantara orang² yang mendekatkan diri dengan Allah… amin

      Reply
  5. author
    Author

    bangfad8 years ago

    hidup adalah ibadah pertanyaanya sudahkah kita esensikan ibadah dalam hidup kita???.

    yang penting bukanlah bagaimana orang bisa menyenangkan kita, tetapi bagaimana kita bisa menyenagkan oarang

    Reply

Leave a reply "Kita di Ciptakan “Untuk Beribadah”"