Informasi Admin

Mohon Maaf kepada Rekan-rekan pengunjung setia Kolom Sastra Nusantara, Kami sangat menyesal karena Hosting yang kami gunakan selama ini mengalami "Over Load" karena banyaknya pengunjung yang selalu setia disini sehingga Account kami di Susspend untuk itu kami melakukan perbaikan beberapa hari untuk bisa hadir dan Online diantara anda semua untuk saling berbagi disini. kami juga mohon maaf ada beberapa Member yang tidak sempat kami backup sehingga anda diminta untuk mendaftar ulang pada kolom yang kami sediakan, terima kasih atas kunjungan anda. salam

sepertinya ku terlambat……..??

Tanggal Posting:Thursday, 13 May 2010 9:49 - Komentar - No Comments

seiring berputarnya sang waktu…
menuntunku menjalani takdir cintaku
kadang kedukaan menjadi temanku setiap waktu..
ku rasakan hidupku hanyalah bernafas duka lara…
tapi semua berakhir setelah bidadari itu datang….membelai lembut jerami hatiku
membuatku bangkit dan ingin hidup selamanya..
tapi rasanya ku terlambat untuk menjenputku kebahagiaanku bersamanya..
dia tlah meyimpan rasa cintanya untuk orang lain….jauh sebelum aku mengenalnya sebagai bidadari penawar duka laraku selama ini………
sepertiya ku terlambat??

Ku Menangis untuk kebahagiaanmu

Tanggal Posting:Thursday, 13 May 2010 9:47 - Komentar - No Comments

Kenapa kepuraanmu begitu berbisa??
kini diriku terjebak dalam setiap anganku…
menanti dan terus menanti kesetiaanmu
meneteskan butiran kecewa dalam penantianku..
Kenapa kau hadirkan sebuah syair cinta untukku??
tapi kau hanya menaburkannya dalam badai penghianatanmu…
memulai semua dengan kata-kata manis yang pahit dalam kesendirianku..
ku menangis untuk kebahagiaanmu…
semoga kau bahagia setelah meluluhkan semua kebahagiaanku
semoga penyesalanmu tak pernah datang untukku…
selamat tinggal sisa-sisa harapanku yang hampa..
terbanglah engkau melemparkan penderitaanku yang tak berujung….

Untukmu, Para Pencari Nafkah

Tanggal Posting:Thursday, 13 May 2010 9:45 - Komentar - 1 Comment

Sendiri, kudisini Mengamati derap langkah para pencari nafkah
Dalam keterbatasan dan harapan
Menggenggam sebuah impian besar
Impian para kaum sarjana
Sungguh mereka bukan lah mahkluk lemah
Yang hanya bisa mencela kerasnya dunia
Lalu terdiam termakan oleh jaman

Mereka hanyalah kaum yang kurang beruntung
Yang terlupakan oleh kaum beruntung
Terlihat jelas piluh di raut mukanya
Butiran keringat menghiasi setiap bagian tubuhnya

Terpancar semangat di matanya
Dengan senyuman lembut yang menghias wajahnya
Dalam hati ku bertanya
Apa yang bisa kulakukan buat mereka ??

Melihat diriku sendiri yang terjajah..
Sementara kumelihat mereka yang mulai lelah
Namun aku percaya kawan..
Mereka bukanlah orang yang lemah
Mereka bukanlah orang yang mudah putus asa
Mereka adalah harapan bagi keluarganya
Mereka adalah pahlawan bagi keluarganya
Andai aku bisa sedikit membantu …
Ya Robb kumohon berikan kami sedikit peluang …

Cinta Yang Rancu

Tanggal Posting:Sunday, 18 April 2010 8:08 - Komentar - No Comments

Terkadang aku tak tau…
apa yang harus kuperbuat untukmu
agar kamu bisa menerimaku apa adanya
dan tulus mencintai diriku

Aku mungkin bodoh soal cinta
tapi aku ingin terus mengejar cinta
agar aku tau rasanya dicintai
dan aku juga bisa mencintai

aku terkejut saat kau marah
seakan aku ingin meneteskan air mata
aku pulang dengan perasaan hampa
tanpa jawaban atas pernyataan cinta

aku menangis di sepanjang jalan
berteriak mencurahkan isi hati pada Tuhan
sambil memendam rasa perih
dan terus menerus merintih

aku ingin menyatakan rasa ini
dihadapan mu dan bilang aku sayang kamu
tapi kamu resah ingin menjauh
dan ingin meninggalkan aku sendiri

aku yakin bahwa kamu sayang
aku bisa merasakan tatapan matamu itu
aku ingin mendekapmu merasakan hangat cinta
dan bisa selalu menyimpan namamu dihatiku

tapi kenapa kamu menjauh
dan membuatku sakit hati…
jika kamu sayang padaku
hampirilah aku dan katakan padaku
aku sayang padamu juga.

Sambutlah aku dengan senyuman
peluklah aku dengan sepenuh cinta
agar aku yakin bahwa kamu
benar benar cinta yang pertama dan terakhir

Dedes

Tanggal Posting:Monday, 22 March 2010 2:20 - Komentar - Comments Off

DEDES

Oleh : Suhariyadi

Dedes! Engkaukah itu yang mengintip dari balik jendela kamarku. Malam begitu dingin dan sepi. Angin membawa embun, melembabkan malam. Tak seorang pun yang mau melewati malam ini. Tapi kenapa engkau benamkan tubuhmu dalam suasana seperti itu. Adakah yang mengusik pikiranmu? Adakah yang mengotori perasaanmu? Masuklah kalau engkau mau berbagi atau sekedar menghangatkan badan dan memenuhi kehausanmu. Aku, Arok yang selalu melihat cahaya di betismu. Itu adalah tanda bahwa takdir akan menyatukan kita untuk meraih ambisi dan cita-cita. Tak perlu ragu. Aku tahu apa yang mesti aku perbuat. Aku tahu apa yang mesti aku lakukan. Sudah ada jalan membentang di depan dan rakyat berjajar sepanjang jalan, mengelu-elukan rajanya yang telah tiba. Tak kau lihatkah semua itu? Tidakkah kau rasakan gemuruh perasaan kita untuk berpaut. Gemuruh suara-suara gaib yang mendorong kita untuk berjalan di sepanjang jalan itu.

Selengkapnya…

Luruh

Tanggal Posting:Monday, 22 February 2010 11:25 - Komentar - 1 Comment

Judul: Luruh
Oleh: HambaMu yang kotor padaMu.

Hidupku manai
Berkabung jiwa
Pikiran terkulai
Dahi layu
Hati kemelut
Masalah bak danawa
Gundah kapiran
Memegang danda bagi jiwa
Hanya iman yang kenan
Seolah dandapati akan menjemputku

Aku butuh Engkau ya Allah.
Agar semua ini segera luruh
Biarkan aku tetap berada di marcapadamu ini Ya Allah
Agar imanku tak luruh
Agar aku tak ikuti agitator setan
Jangan biarkan aku menjadi agnosia atas semua yang Kau anugerahkan
Maafkan aku yang begitu tambung ya Allah

UntukMu dan orang tuaku dan orang – orang yang ku sayangi
Aku beriman padamu ya Allah
Jadikan hati dan jiwaku afiat ya Allah.
Mutakadim mustajabkan doaku Ya Allah
Luruhlahkan kesalahanku

Jangan kau jadikan aku klaras
Tak ada yang langkara bagiMu ya Allah
Aku bertawakal padamu Ya Allah.
Allah bimbing aku, jaga aku, lindungi aku
Dengan hidayahMu wahai maha pemaaf
Maha pengasih dan penyayang.

Cinta & Rindu

Tanggal Posting:Monday, 22 February 2010 11:11 - Komentar - 3 Comments

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

Cinta & Rindu berjudul Rindu Puisi ini ditulis oleh friady Dilarang keras menyalin Cinta & Rindu ini di lain tempat tanpa menyebutkan URL website serta nama penulisnya.

waktuku didalamku

Tanggal Posting:Wednesday, 17 February 2010 12:20 - Komentar - No Comments

aku menulis sekarang
karena aku tahu tak lama akan sia-sia
aku berpikir sekarang
karena aku mempunyai banyak waktu setelah waktuku

hanya saja…
otakku kosong
tak ada yang berteriak…
tak ada yang berbisik…
bahkan tidak ada desahan nafas
apakah waktuku enggan disisiku?
pertanyaanku tidak masuk akal
karena aku tahu waktuku hanya milikku
tapi, aku tidak tahu bahwa dianya telah berubah
menekan kunci kekuranganku
dan membelai lembut tubuhku dengan taring racun
aku tidak berusaha untuk mencari kehidupan
karenanya sudah menjadi sesuatu yang berkabut
tidak ada rasa, tidak merasa
terbang dengan kelemahan yang dipaparkan
dan hilang seperti air yang diminum
inilah waktu setelah waktuku
waktu yang nyata
waktu yang sesungguhnya
dan…

persiapanku tidaklah berguna
harapanku tidaklah terduga
karena aku meninggalkan keinginanku pada akhir waktu permainanku
membiarkannya tanpa seseorang
jatuh pada karpet putih dengan suara menyayat hati
dengan genggaman tangan disekelilingnya,
dan garis perpisahan yang tak dapat diucapkan
aku meninggalkannya.

sekarang…
aku duduk menatapnya dari jauh
dan menunggu seseorang sepertiku mengambilnya kembali

Perjalanan

Tanggal Posting:Wednesday, 27 January 2010 22:40 - Komentar - No Comments

tetap setia dengan apa yang ku pegang dalam perjalanan ini,
telah menjadi kunci bagi ku,
untuk terus tegar,
ku kan slalu mengingat semuanya.

apakah betul,
semua yang ku jalani ini.
berkat hancurnya hidupku,
dalam 16 tahun lalu,

berawal dari perpisahan mereka,
ku jalani tanpa beban,
namun,
dengan segudang tanya
muncul di benakku,
satu tanya yang ku jawab sendiri,
tanpa mengharap kritik
dan anggapan dari yang lain.
“SIAPA yang salah dalam kehidupan ku ini?”

Selengkapnya…

Mentari Kecil

Tanggal Posting:Wednesday, 27 January 2010 22:37 - Komentar - No Comments

aku bukanlah benalu,…
yang hanya bisa tumbuh dan hidup
dari kehidupan “tumbuhan” lain
mengganggu dan merugikan “tumbuhan” itu

bukan pula ku layaknya hama
yang hanya bisa merusak “tumbuhan” orang lain
yang dapat dihancurkan kapan saja
ketika sang pemilik “tumbuhan” menemui titik kebencian

bukan pula q layaknya pungguk yang merindukan rembulan
berharap dapat q rasakan
keindahan akan sinarnya,…
disaat musim penghujan

tp q ingin menjadi mentari kecil
senantiasa pancarkan sinaran
berikan kehidupan pada setiap insan
senyuman senantiasa aku lemparkan
pertanda bahagia dengan kehidupan “tumbuhan” itu
juga kebahagiaan setiap insan…


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam