Pahlawan Devisa

5 comments 2703 views

tetes-tetes air mata
selalu dalam alur cerita
buruh migrein INDNONESIA
tanpa kendali
terpuruk didalam semu duniawi

kesepian…..
ocehan-ocehan para juragan
sedikit-demi sedikit
iman terkikis habis
akan dunia bebas yang bengis

walau sering mencoba
beranjak dari semuanya
kelelahan jiwa
kembali menyeret kelubang yang menganga

masih pantaskah……?
menyandang gelaor pahlawan devisa
sedangkan tubuh tak seharum pahlawan
sedangkan raga
tercemar lumpur-lumpur dosa

From:
author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
5 Responses
  1. author

    LaDy8 years ago

    pertama tama mo minta maaf sama pengarangnya karena puisinya di kutip u/ pelajaran sekolah

    Reply
  2. author

    JoOn8 years ago

    saya mau minta maaf ama pengarangnya, karena puisinya aku kutip untuk tugas sekolah.
    maaf ya !
    puisinya keren LHO !!!

    Reply
  3. author

    Okti Li8 years ago

    Lan, puisinya bagus tuh 🙂
    terus berkarya !

    salam buat Banyu ya 🙂

    Reply
  4. author

    sunari6 years ago

    Di atas gema sumbar tawa besar harapan kerja perah keringat dapat upah
    Erat menjerat nafas cekat pekik kami buruh migrant di tempat tuan
    Segenggam luka tuan tabur di dada terbakar perih tiada terkira
    Injak harkat dan martabat dengan derita tertoreh dalam raga

    Reply
  5. author

    sunari6 years ago

    haiiiiiiiiii semua,,siapa yang mau nikahan?

    pesen untuk buat UNDANGAN NIKAHAN ke aq aja ya temen2!!!!!!!! pesen catering jg bisa

    Reply

Leave a reply "Pahlawan Devisa"