Perjalanan Seorang ibu

Posted on

Tema: Ibu
Penulis: Fadlie

kasih-sayang-ibuTak terasa semakin hari usia semakin bertambah dan akhir hidup semakin dekat, lantas apa yang telah kita lakukan untuk membahagiakan kedua orang tua kita..?? sebuah pertanyaan yang dapat membuat hati ini terasa runtuh, selama sekian tahun kita bersama orang tua, dibimbing, dibesarkan hingga akhirnya kita pergi meninggalkan orang tua tanpa menghiraukan apa yang dipikirannya, apa yang sedang di hadapinya.

Puaskah kita setelah kita mendapat pangkat, harta, jabatan dan lain sebagainya namun kita tidak bisa melihat kapan orang tua kita merasa bahagia, walau orang tua tak pernah meminta kita untuk membalas semua baktinya kepada kita, apa yang telah kita perbuat untuk orang tua kita, seakan kita besar dengan sendirinya. orang tua ingin anaknya menjadi anak yang berbakti, anak yang sukses, anak yang dapat memberinya keturunan, anak yang dapat membahagiakan orang lain di sekitarnya dan itu semua setelah aku pikir-pikir tidak ada untungnya harapan orang tua ini untuk diri mereka, yang mereka harapkan semua untuk kebahagiaan kita, harapan orang tua adalah mulia, suci bersih.
Aku berpikir, di usiaku yang telah lewat seperempat abad ini, belum pernah aku memberikan kebahagiaan kepada orang tuaku, bahkan ibuku satu-satunya yang dulu berperang dengan nyamuk, berperang dengan hujan, berperang dengan panas, berperang dengan maut demi untuk anak-anaknya, walau ibu tidak meminta apa-apa namun aku yakin harapan ibu besar terhadap aku, ibuku selalu menginginkan aku hidup bahagia, tapi apa yang telah aku perbuat semua keinginan ibu belum terkabul, maafkan aku ibu, rasa rindu ini hanya dapat aku ukir disini, aku tidak tau harus berbuat apa untuk membaktikan diri, sungguh aku bingung, yang ada hanya keterpurukan, bahkan untuk memberimu uang bulanan aku terasa sulit, walau semua tak pernah engkau pinta dariku.

Maafkan aku ibu.

7 thoughts on “Perjalanan Seorang ibu

  1. 🙁 kite harus sabar fad… semoga doa orang tua kita didengar Allah dan di kabulkan-Nya…
    Aku juga begitu fad… hiks…:((

    whandi’s last blog post..Lirik Lagu Numata – Tak Kan Rela

  2. Sungguh artikel yang indah

    Aden Kejawen’s last blog post..Mencoba Program Pembangkit Backlink Fenomenal

    Admin Merespon:
    @whandi: Yup thank’s wandie, jangan pernah berprasangka kepada orang tua kita:

    @pakacil: Semoga Allah mendengar dan menerima amal ibadah kita amin.

    @eneng ocha: Yah, bersedih lah dengan berbaki kepada orang tua

    @bunga raya: betul sobat, mari kita selalu mendoakan agar orang tua kita disayangi, dipelihara sebagai mana mereka memelihara kita sewaktu kecil hingga sekarang.

    @Kuliah Gratis: Berbuatlah yang terbaik untuk agama bangsa dan negara

    @Aden Kejawen: terima kasih, keindahan ini akan terasa apabila mendapat respon dari pembaca seperti Aden Kejawen

  3. sebagai seorang ibu, tentu saya bisa memahaminya. memang benar orang tua menginginkan semua yang terbaik untuk anak-anaknya.

    Saya pikir kelak, saya hanya menginginkan anak-anak saya berada disamping saya ketika saya sakit keras menjelang ajal, membacakan Surah Yassin ditelinga saya hingga saya berpulang dan masih bisa mendoakan saya ketika saya telah tiada.

    Robbi habli minnassholihin. Amiin.

    lina’s last blog post..Dari keterasingan

    @Lina: Terima kasih, dan Insyaallah, kita selalu mendapatkan anak yang Soleh dan Solehah untuk mengantarkan kita ke pintu surga, amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.