Sahabatku Yang Tertindas

3 comments 718 views

Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan,
diberi makan pada dada penurunan nilai,
yang bermain sebagai seorang anak di rumah tirani,
engkau yang memakan roti basimu dengan keluhan dan meminum air keruhmu bercampur dengan airmata yang getir.
Wahai askar yang diperintah oleh hukum yang tidak adil oleh lelaki yang meninggalkan isterinya,
anak-anaknya yang masih kecil,
sahabat-sahabatnya,
dan memasuki gelanggang kematian demi kepentingan cita-cita, yang mereka sebut

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
3 Responses
  1. author

    DOBLANK9 years ago

    Trim’s mas sudah mampir. Ijin tak ngelink ke sini ya?

    Reply
  2. author

    sony teguh prasatya8 years ago

    terimakasih melalui tulisan ini aku mendapatkan pencerahan tentang sedikit dari makna kehidupan …

    Reply
  3. author

    sandri8 years ago

    is so cool… keren aku suka…

    Reply

Leave a reply "Sahabatku Yang Tertindas"