Sajak Kala Hujan

Posted on

Judul: Sajak Kala Hujan
Oleh: Tono Viono

Sore lalu
disana kami menari
memberi makan burung merpati
di taman St. Mark’s Basilika
sehabis hujan
bau basah menyengat
seakan berdesir
menuju haribaan cinta

Venice terlalu indah saat itu
saat ini
aku yang terlalu cemburu
apa dan siapa
membuat layaran ini
menjadi kempis
menghendaki kapal
tak berangkat dari Grand Canal

hingga tampak
di ujung gereja
pelangi yang tak tampak warna
pucat pertanda kelam
akhirnya kutemukan jua
sisi kelam hitam
dari semarak warna pelangi
dan Venice pun basah kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.