Archive for March, 2009
Keyakinan
Sang Pembesar Jiwa merangkul semua manusia — umat yang percaya ataupun yang tidak. Ia hadir bagaikan lingkaran cahaya yang merambah ke semua orang dan apa pun yang sudah, menggapai selalu lebih jauh untuk meraih semua yang akan datang.
Dan kamu hanya bisa berharap apa yang masih belum kamu wujudkan
Tanpa keyakinan, kamu bagaikan sehelai bulu dihembus oleh [...]
Sirna Semua Harapan
Binasa..
Terkekang dalam jiwa..
Haru dalam duka..
Cinta telah tiada..
Rindu..
Dalam angan kelabu..
Terbenam belenggu..
Betapa mencintaimu..
Harapku telah sirna..
Impian pun telah binasa..
Hanya asa yang sia-sia..
Benamkan segala kenagan..
Cinta ku hanya sekali..
Tak pernah kembali..
Meski kunjung pergi..
Dirimu menghantui..
Kasih..
Percayalah..
Segalanya begitu indah..
Karna hatiku telah singgah..
Bukan aku juga dirinya..
Namun kau lah anugrah..
Kini semua telah hilang..
Badai menerjang..
From: “Noor M.A
Wednesday, March 25, 2009 9:10 AM
Malam ini penuh rindu..
belum saja aku tertidur
aku berbaring
mengulang cinta kembali
kurasuki rasa rindu
terbayang ingatanku
malam terakhir didekatmu
namun lelah memanggil kantuk
inginku menggugah mimpi
berharap pagi
datang menatap lagi
cinta suci
cinta yang lirih
tak harus memiliki
biarlah kan abadi
tertidur di hati
walau semua telah mati
(by:Sandy TheDreamer)
suryamencaridunya.blogspot.com
Doaku untuk Pagi…..
saat pagi
menjelang hari
saat mentari
membias fajar
aku ingin
terlintas kata
terucap firman MU
wahai kekasih Sejati
Yang penuhi semesta
dengan cintamu
ucapkanlah dengan iradat MU
aku bagian kekasih MU
Ucapkanlah dengan iradat MU
aku bagian kerinduan MU
Ucapkanlah dengan iradat MU
kau dan aku satu
satu rasa, sirr, sifat,dan zat
yang tak terpisahkan
oleh apapun selamanya
by: sandythedreamer
(surya mencaridunya.blogspot.com)
Gugur….
Diam..
Dan dengarkan..
Daun berjatuhan..
Berguguran..
Rasakan..
Senja mulai hilang..
Terbenam dalam angan..
Mengenang semua kerinduan..
Katakan..
Ku mencintaimu kemudian..
Rinduku yang demikian..
Sanggupkah aku bertahan..
Siang..
Hingga malam menjelang..
Terbayang wajahmu perlahan..
Tak sanggup aku memandang..
Cinta Laki-Laki Biasa
Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.
Kenapa? Tanya mereka di hari [...]
