Archive for May, 2009

Mawar Peneduh

Saturday, May 23, 2009 3:59 No Comments

Judul: Mawar Peneduh
Oleh: Rew_AA

Merah mawar dalam taman
Elok nian menghias hati
Indah rupa peneduh jiwa
Rapi tertata disudut syurga
Amatlah indah sang mawar merah

Entah kemana harus ku cari
Rindu menusuk di dalam hati
Namun kini telah ku temukan
Alunan jiwa mawar merahku

Walau hilang engkau ditelan masa
Aku kan tetap s’lalu mencari
Tumpahan rindu dan kasih sayangku
Indah mawar dalam syurga

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum Tags: , , , , , , ,

Penghias Malam

Saturday, May 23, 2009 3:45 No Comments

Judul: Penghias Malam
Oleh: Ribut Eko Wahyono

Kelip bintang dimalam cerah
Angan berbaring di atas awan
Untuk menyambut sang dewi bulan
Langkah berjalan diujung langit
Angin berhembus memeluk jiwa
Hanya dirimu lah yang terbayang

Walau waktu terus berlari
Angan tetap mengukir rasa
Namamu kini telah terajut dihati
Indah terpampang disudut jiwa
Tampak bercahaya menyilau mata
Akhir hayat tetapku jaga

Selengkapnya…

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Sahabat, Puisi Umum Tags: , , , , , , , , ,

Pembicaraan Singkat di Handphone…

Friday, May 22, 2009 18:21 No Comments

Judul: Pembicaraan Singkat di Handphone
Oleh:

Mojokerto
4 Mei 2009
Pada sebuah Senin…

Malam sudah begitu menua. Beberapa waktu kemudian pagi datang sebagai jabang bayi yang begitu bersih dari dosa…

Tuuutt…tuuutt…tuuut…

Lalu…

Klik..

“Halo…”

“Hai. Halo. Apa kabar?”

“Masih ingat sama aku?”, suara lelaki itu terdengar begitu sinis.

“Ya iyalah. Gimana kabar kamu?”

“Kenapa?”

“Apanya yang kenapa?
Jangan sewot gitu dong.
Ga capek apa marah dan sewot terus?”

Selengkapnya…

This was posted under category: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja Tags: , , , , , , ,

Lelaki Insomnia

Friday, May 22, 2009 18:20 No Comments

Judul: Lelaki Insomnia
Oleh: Aishiteru

Kediri
26 April 2009
Hampir tengah malam disini
23:14

Malam semakin melarut. Semua sudah nyenyak tinggali alam bawah sadar. Terlena oleh suasana malam yang memang begitu lenggang. Bisa juga karena terlanjur rapatkan kelopak karena paksaan lelah yang kian menjajah raga…

Lelaki itu berada disini dengan sebuah kesulitan…

Sebentar…

Handphone-nya berdering oleh panggilan kawan lama. Seorang Andrita yang adalah karib seperjuangannya di bangku Fakultas Ilmu Administrasi dulu.

“Apa bedanya admired by dengan admired with?”

Lalu lelaki itu menjawab singkat; “Bukannya kamu dulu pernah menanyakan itu?”

“Masa sih?”

“Iya…”

“Kalau begitu ulang lagi dong jawabannya!”

“Basically sih sama aja, cuma kalau yang lebih grammar ya Admired By karena itu pasif. Tapi dua duanya common dipakai kok. Jadi ya sama saja…”

“Oh gitu. Ya sudah. Thanks ya…”

Pembicaraannya selesai…

Tentang lelaki itu…

Selengkapnya…

This was posted under category: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja

Balada Bintang Terselubung

Friday, May 22, 2009 15:14 No Comments

Judul: Balada Bintang Terselubung
Oleh: Dinda Abyati

Tiap malam aku menangis
Menyesali keadaan diriku
Aku cacat
Aku tidak seperti teman-temanku
Andai aku tak cacat
Mungkin bumi ini kan jadi milikku
Andai aku mampu
Akan ku tepis cerita orang tentang aku
Tapi
Tuhan Maha Adil
Walaupun aku cacat
Merdu suara ku tetap memeranginya
Walaupun bakat itu
Bagai Bintang Terselubung

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Sahabat Tags: , , ,

Lelahku

Friday, May 22, 2009 14:49 No Comments

Judul: Lelahku
Oleh: Meylla

Lelah aku menikmati hidup ini
Hari demi hari ku tunggu kedatangannya
Menjemputku ke dunianya

Letih ku berjalan tanpa arah
Menyusuri liku kehidupan
Detik demi detik ku teteskan
Semua duka dan laraku

Kapan engkau jemput aku
Kapan aku bisa tenang

Lelah aku disini
Letih aku menunggu

Kau tak jua datang menjemput ku

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat Tags: , , , , ,

Merindukanmu

Friday, May 22, 2009 14:46 No Comments

Judul: Merindukanmu
Oleh: Ika Aprilia

Selang desiran angin
berhembus pelan
membawa jejak
dengan setapak
angan dan khayal

kabut asap menyelimuti
bayang-bayang yang semu
terhentak!
hatiku tersadar
bahwa dirimu
sulit tuk ku gapai

harapan hati
yang tak kan pernah kandas
yang selalu tarjaga
dangan keharuman
jalinan kasihmu

pelak jantungku
bnerdetak lamban
saat menahan rindu
yang menghujam tajam
pada diriku

kni,,,,,,,,,
kemelut cintaku terpuruk
dan rasa penuh asa
lantunan kata lirih
terlepas dr bibirku

bahwa aku merindukanmu.

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum Tags: , , , , , , , , , , , ,

Berharap

Friday, May 22, 2009 14:41 No Comments

Judul : Berharap
Oleh : Purnomo Gibran

hujan pagi ini jatuh deras membasahi raga
secepat angin pun ku berlari menghindar
namunku pasrah berhenti telah basah
diam kunikmati
diantara keras suaranya menghujam tanah
ada keheningan didalamnya
ada do’a dalam hati
ada waktu yang telah berhenti
sejenak, terlalu singkat

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Sahabat Tags: , , ,

Surat Kepada RAN 1 & 2

Saturday, May 16, 2009 18:16 No Comments

Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT

SURAT KEPADA RAN 1

pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan

ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap sepintas lalu
ucapmu adalah anugerh bagiku
tapi tahukah kau ran saat itu hatiku laksana terhempas gletser
dingin sedingin beku
sejuk sesejuk embun yang jatuh didedaunan
ran , adakah bahasa yang sanggup ungkap bahagia ini
saat kutahu kau baca setiap sajak
yang kukirim padamu disetiap titik dua belas
dan yakinlah ran, aku pasti datang padamu bukan hanya sajak
seperti janjiku padamu saat itu
tak lupa kubawa serta segala kejujuran yang pernah kumiliki
itupun jika ada sepatah kata kepastian darimu
ran, dibawah kegamangan dan keraguan mungkin
aku menggigil diam seribu bahasa
tersiksa waktu yang tersenyum beku disudut sunyi.

Banyuwangi, 02 Desember 2008

Selengkapnya…

This was posted under category: Cerita Cinta, Cerita Pendek, Cerita Remaja Tags: , ,

Fatamorgana Rintik Hujan

Saturday, May 16, 2009 18:10 No Comments

Judul : Fatamorgana Rintik Hujan
Oleh:”TAUFIK WALHIDAYAT

pagi ini aku mengirimimu hujan
agar mengusap derai mimpi semalam
menggulung beku menggurat jilbab
rona merah membersit makna

pagi ini aku mengirimimu hujan
garis lurus membenam jiwa
gairah alam berkerudung kabut tipis
menari lembut sejukkan jiwa

mencoba kembali mengingat percakapan kita
seperti melukis raut wajahmu disejuk derai gerimis
lihatlah raey, indah warna pelangi ‘lah membingkainya
mengabarkan sebuah kejujuran hati kita

ah mimpi semalamn masih saja lenakan kesadaranku pagi ini
entahlah, menggurat sebayang sepi
digumpal kelabu awan dalam bait bait sajak
kibar jilbabmu hembuskan angin sejukkan jiwa
andai saja Raey, tatap kita tak sekadar bayang
yang hilang kala bias cahaya datang
mungkin hari-hari ini penuh dengan sajak berlumur senyum

Banyuwangi, Februari 2009

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam