Archive for August, 2009
Cerpen: PERSEMBAHAN TERAKHIR UNTUK BUNDA
Cerpen yang manis,
Gelisah
Termenung menatap cakrawala
hitam pekat terhampar merana
air menitih berlahan
menerpa secerca dedaunan
perih hati gunda gulana
memberikan sedikit ketenangan
melucuti rasa gelisa
mengharap datang sang surya
Di Hari Yang Ke Tujuh
gelap…
tercucur air mata tatkala aku memejamkan mata
sekedar untuk istirahat
bersandar pada pelepah daun pisang…
menghujam pada tanah becek
menggiring mimpi ke dalam mimpi
hari masih sepi adikku
terlalu kelam untuk kau telusuri
dan aku yang telah berdiri di sini
memberikanmu sepatah kata sebagai orang tua
janganlah kau lihat dunia dengan mata yang dengan mata itu dunia [...]
Disinilah Aku Hidup
berhadapan dengan apa yang membuatmu selalu damai terkadang justru memberikanmu k
Kerinduan dimalam Romadhon
Judul: Kerinduan dimalam Romadhon
Oleh: Nour M.A
Aku terkejut ketika melihat seorang balita yang ketika itu mendekapku saat i’tidal, Novan. Baru sehari dia mengenalku saat aku bertamu kesinggasana sahabatku yang sederhana. Setelah imam menyelesaikan salamnya yang kususul segera dan bergegas mendekap gadis kecil itu.
“Sendiri de’ ?”
Ia menggelengkan kepalanya seakan mengerti apa maksudku.
“Sama sapa cii . . ?” [...]
Permata Biru
Judul: Permata Biru
Oleh: Adri Aji Darma Pujianto
Sore saat memandangmu
bersama mentari disampingku.terenyuh hatiku
mencari hatiku yang hilang.bersama awan hitam
Badai mengantarku mendatangimu
‘tuk menyatakan isi hatiku. Meski malu.
Kau jawab dengan malu dan senyum manis,
Nyaman ragaku saat itu.
Wahai Permata Biruku,warnamu agung seperti hatimu.
Ingin kupeluk skali lagi.arti hidup ini
Bantu Aku
Judul: Bantu Aku
Oleh: Rizky Anggreini
Bantu aku,
bantu aku tuk membedakan mana itu tulus ?
Apakah tulus itu ada dibalik manisnya sikap dan kata-kata ?
ataukah keras dan pedihnya perlakuan ?
Aku tidak bisa membedakan ?
karena semuanya membingungkan…
kupilih yang manis,
aku takut pahit belakangan.
kupilih kerasnya begitu menyakitkan untuk dijalankan.
Bantu aku,
karena sulit membedakan topeng atau pun asli,
karena semuanya kehilangan jati diri.
Boneka Tua
Judul: Boneka Tua
Oleh: Vianda
aku benci dengan semua ini.
aku ingin berlari menjauhi sepi.
namun kaki ku kelu karena aku hanya boneka tua yang terbaring lemah di tong sampah.
aku hanya dapat bermimpi bebas tanpa batas.
riang senang dengan tenang.
tapi aku tak bisa…
aku tak dapat melangkah karena gelap dan sepi selalu menghampiriku kemanapuan aku pergi…
kadang aku berfikir bahwa gelap selalu [...]
Sayangku, Maaf
Judul: Sayangku, Maaf
Oleh: Rizky Anggerini
Maafkan aku…
buat mu aku berbohong untuknya aku berdusta…
Maafkan aku…
Aku seperti ini juga karna mu… Karna kau mencintaiku dalam diam mu… Ku hanya ingin mendapatkan perhatiannya yang kau sembunyikan dari ku…
Ku lelah dengan diam mu,
ku bosan dengan angkuh mu…
Sedangkan dari dia kudapat yang kuharap… Walaupun mungkin luka juga bakal ku dapat… Tapi [...]
Pasrah dalam Luka
Judul: Pasrah dalam Luka
Oleh: Dian
ku pasrahkan segala luka dan ketiadaan
dalam sujud malam ku kepadamu ya rabb…
tiada kekuatan yg ku miliki dalam harap
lemparkan aku ya rabb.. kedalam lingkaran rahmatmu
karena tiada lagi harap yang ku nanti selain makna
dalam ridhomu..
bagiku dunia adalah sebuah persinggahan
tunjukanlah aku ya rabb.. jalan dalam mencapai ma’rifatmu
karna seseungguhnya surga ada dalam keridhoanmu
