Archive for September, 2009

Paid Review Website

Wednesday, September 30, 2009 17:00 No Comments

We have more widespread following the PTC / PTR, Forex Trading, Domain Parking. Paid review is the best moneymaker, like the ones in my country who have flooded the internet traffic. Paid Review is a paid review website. Many say the Internet Marketing and Internet Business, but so, what the hell it meant paid review? Paid review – you get paid after a review of the advertiser sites. Quite easy with a lot of results.

Now you do not need to be confused for having known advertise on blogs . All this is a way to make money through blogger. Your account immediately flooded with dollars.

The bloggers also get paid for writing their genuine reviews about the advertisers. Now there are lots of intermediate websites available to connect the bloggers and the advertisers. If you are the business man and want to advertise on blogs

They will review the blogs very carefully and will approve only the best quality blogs, which Enhances the advertisers business.

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , , ,

Article Web Directory

Wednesday, September 30, 2009 16:37 No Comments

After a long search for ways to improve traffic access to my blog, but I feel it does not mean and I finally to find a great way to increase traffic is to submit my articles on the web. many suggestions and essential information on the internet we can have here, there are many articles here, you can choose and own according to your desired categories such as arts, business, entertainment, computers, education, technology and more.

so it’s time to choose a web directory of articles that can facilitate the improvement of our blog traffic, and provide more information from here, soon enjoy the facilities are there, and this is the website we’re looking now to increase our blog traffic.

This was posted under category: Alunan Puisi

Akhir

Monday, September 14, 2009 2:01 No Comments

Judul: Akhir
Oleh: Rizky Anggreini

Lelah…….
itu yang kurasakan saat ini,
hingga ku seolah mati rasa,
hanya hambar yang kurasa saat mengingat mu….

Inilah titik akhir dari perjalanan sabar ku selama ini,
dan kini kau tau apa rasanya kehilangan orang yang selalu ada dan menantimu,
kau sedih bukan ?

Sebenarnya aku tidak tega untuk mengabaikan mu,
tapi untuk tetap bertahan membuat semua isi perutku memaksa untuk keluar….

Aku lelah dengan sabar ku,
aku capek dengan penantianku,
akhirnya semua rasa menjadi hilang dan inilah waktunya pikirku….

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , , ,

Hanya Sebatas Itu

Monday, September 14, 2009 2:00 No Comments

Judul: Hanya Sebatas Itu
Oleh: Nayla Nuha

Cintaku hanya sebatas itu
Yang bertemu dalam singkat waktu
Yang hanya dalam kiasan pandangan semu

Tak saling bertegur
Tak saling mendekat

Cintaku hanya sebatas itu
yang setiap kali bertemu
hanya seulas senyum aku dan kamu

Cintaku cuma dalam bundaran jalan
yang waktu kita bertemu
Semuanya seolah hanya berputar dalam langkah

Cintaku tak ada simpulnya
Karena kami tak menyapa
karena kami tak mendekat

Cintaku hanya sebatas itu ….

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , ,

Cinta Ter_Abaikan

Monday, September 14, 2009 1:58 1 Comment

Judul: Cinta Ter_Abaikan
Oleh: Nova F.wulan

Malam itu..
Ku melihatmu menunduk lagi..
Tubuhmu letih dan lesu..
Tersirat dalam garis wajahmu..
Garis itu..
Adalah duka bagi ku..
yang slalu membayangimu tentang nya..

Kau tak pernah bisa melupakannya..
Seseorang yang begitu kau cinta..
Kini tlah pergi tinggalkan kau dan aku disini..

Mengapa kau tak melihatku??
Aku disini untukmu..
Aku disini bersama mu..
Aku yang slalu menemanimu..
Menghapus air mata mu..
Ada disetiap duka mu..

Kapan kau menganggap aku ada??
Aku bersarang dihatimu..
Namun kau tak merasakannya..
Akakah ku harus pergi agar kau bisa merasanya??
Apa ku harus mati agar kau tau gimana deritaku mencintamu??,

Saat aku membutuhkan dirimu??

Selengkapnya…

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , , ,

Keparat Penhianat

Monday, September 14, 2009 1:56 1 Comment

Judul: Keparat Penhianat
Oleh: Adi Sukma Nugraha

Aku merasakan mati di setiap ciuman.
Setiap matahari terbenam tampaknya menjadi hidup terakhir untukku.
Aku sedang mabuk pada air matamu.
Setiap kali kita bersentuhan ku merasa lebih dekat ke surga.

Tapi pada setiap matahari terbit cintaku terkhianati.
Kini aku bersembunyi di parit hitam.
Sementara musim panas terbunuh oleh musim gugur.
Kematian melayani anggur untuk pecinta.

Aku tahu bahwa kau takut,dan aku tahu kau sudah kehabisan kepercayaan.
Kau hanya berharap aku sudah mati.
Sebab dalam keceriaanmu,tersimpan kemurkaan dariku.

Aku tahu itu dan aku merasakan semua itu.
Semua ini seperti kutukan,Aku hanya dapat bernapas memudar.
Dan berlari hanya untuk tertangkap.

Aku jatuh untuk aib
Aku diperbudak tinta penghianatan,dan dengan lembut diperkosa oleh cahaya siang.

This was posted under category: Alunan Puisi

PERMATA BIRU

Monday, September 14, 2009 1:55 No Comments

Judul: PERMATA BIRU
Oleh: Elsuwyt4

Sore saat memandangmu
bersama mentari disampingku.terenyuh hatiku
mencari hatiku yang hilang.bersama awan hitam
Badai mengantarku mendatangimu
‘tuk menyatakan isi hatiku. Meski malu.
Kau jawab dengan malu dan senyum manis,
Nyaman ragaku saat itu.
Wahai Permata Biruku,warnamu agung seperti hatimu.
Ingin kupeluk skali lagi.arti hidup ini

dr elsuwyta

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , , , ,

Objection

Monday, September 14, 2009 1:54 No Comments

Judul: Objection
Oleh: Portgas D

I would rather have had…
her touch..
her kiss..
her perfect eyes…
and the warmth through her eyes..
Than life it self
an objection that i can’t deny
an absolute feeling..
No heaven at all
Just you….
I never raise this felt
but i never stopped loving you

This was posted under category: Alunan Puisi Tags:

DIA MEMBUKA LUKAKU KEMBALI

Monday, September 14, 2009 1:53 No Comments

Oleh: LAELI

dia… yang telah membuka lukaku kembali.
akankah sama..selalu seperti ini?
untuk esok
yang ku harap tak lagi ada kemarau
tak lagi sepi
dan bukan lagi tangis ini…
dia..sungguh telah membuka lukaku kembali
sama
seperti
belumnya
dengan terbata, ku tulis doa dalam hati
tertatih, aku berjalan menghampiri bahagia itu
karena dia
telah membuka lukaku kembali

This was posted under category: Alunan Puisi Tags: , , ,

Cinta Platonik

Monday, September 14, 2009 1:27 No Comments

Lembut senja itu masih terasa hangat aku rasakan, hingga aku lupa malam telah mengganti wajah hari. Masih dapat aku rasakan suaramu disini, suara yang selalu berdengung di dinding yang mulai retak dan merapuh ini. Kau datang atas nama cinta, kaupun datang penuh dengan segala misterimu. Hingga aku lupa tuk selalu berpijak di alas bumi…perlahan aku mulai mengambang dan seakan terbang. Aku mulai mabuk kepayang dengan segala elokmu yang kau sebarkan di ladang hatiku yang luas membentang.

Kita memang pernah punya kisah dalam irama rupa-rupa.
Aku tak ingin lagi memimpikanmu,meski rindu ini mengutukku.
Dan akupun tak lagi memujamu,meski rembulan tenggelam di wajahmu.
Biarkan saja sekumpulan hari esok berbisik-bisik tentang kita yang tak juga saling mengikat.

Biarlah malam ini aku tertawa dan menangis sendiri,

karena aku tak butuh suara-suara misterimu….

This was posted under category: Alunan Puisi

Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam