Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim
Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku
Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku
Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi
puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam
Incoming Search
syair bebas,
syair tentang alam,
puisi kegelapan malam,
syair orang tua,
puisi kegelapan,
syair kegelapan,
syair untuk orang tua,
syair tentang orang tua,
puisi malam,
sajak kegelapan,
sajak pagi yang indah,
puisi hampa hatiku,
syair malam,
Puisi Dalam kegelapan,
dalam kegelapan,
Puisi tentang kegelapan,
puisi cinta dalam kegelapan,
syair kegelapan malam,
sajak malam,
sajak pagi
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair
Judul: Cinta yang Tak Nyata
Oleh: “Noor M.A”
Telanjang kaki ini menapaki terjalnya bukit hatimu..
Kau memandangiku seolah mendorongku tuk terus melangkah..
Menghadang dalam perjalanan penuh duri dan paku..
Hingga bulat tekadku tak henti menyerah..
Namun kau tau hari itu..
Sedetik terluput oleh gundah dalam ragu..
Langkahku mulai terhenti..
Tak sampai niatan hati kala ini..
Seseorang tlah menantimu tuk temani hari-harinya..
Jaga dia dengan segenap cinta yang tiada tara..
Akulah bayang-bayang kasih sayang yang tak nyata..
puisi cinta, sajak cinta, syair cinta, cinta tak nyata, cinta semu cinta penantian
Incoming Search
puisi penantian seseorang,
contoh syair cinta bersajak aaaa,
puisi gundah hati,
sajak penantian cinta,
sajak sayang,
syair cinta bersajak aaaa,
syair gundah,
Sajak gundah,
syair pengalaman hidup,
puisi gundah malam hari,
puisi cinta bersajak aaaa,
puisi cinta yang semu,
puisi cinta semu,
kumpulan syair cinta bersajak aaaa,
syair gundah hati,
sajak kasih tak sampai,
syair pengalaman,
contoh syair cinta aaaa,
sajak cinta ta sampai,
sajak cinta semu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Judul: Kedewasaan
Oleh: “John MN. Darkun”
sebagaimana segala yang tumbuh
engkaupun akan berkembang seiring perjalanan sang waktu
engkau akan tumbuh dalam pertumbuhanmu dengan tanpa kau sadari
sebab pergerakan matahari dan hari yang kau jejaki
tidaklah kau mengerti
dan engkah hanya dapat merasakannya
ketika engkau merasa aneh terhadap dirimu
ketika masa lalu menjadi tawa hari ini
dan ketika masa depan menjadi tujuan kehidupan
saat itu kau akan lebih bijak dalam bersikap, dalam mengambil dan memutuskan tindakan
sebab engkau telah tumbuh dewasa
syair, syair cinta, syair kasih, syair sayang, sajak cinta, sajak kasih, sajak sayang, pengalaman
Incoming Search
puisi kedewasaan,
syair bijak,
puisi tentang kedewasaan,
puisi kedewasaan cinta,
kumpulan syair kehidupan,
syair kedewasaan,
syair sayang,
pantun kedewasaan,
kedewasaan,
sajak cinta dewasa,
puisi pendewasaan,
sajak sayang,
syair-syairbijak,
sajak tentang kedewasaan,
syair untuk sayangku,
sajak pendewasaan,
sajak dewasa,
syair kasih,
puisi ulang tahun kedewasaan kamu,
puisi tumbuh dewasa
Categories: Puisi Cinta, Sajak Cinta, Sajak Syair
Judul: Kau bukan Aku
Oleh: “nayla nuha”
Kamu bukan aku
Rasaku bukan juga rasamu
pikiranku bukanlah pikiranmu
aku bukan kamu
yang setiap saat
bisa mendapat cinta
kamu bukan aku
yang selalu setia
menanti cita
aku bukan kamu
tak selalu berucap
tapi bukan dari hati
kamu bukan aku
yang selalu
memaknai rasa segenap jiwa
kau bukan cerminku
aku bukan lautmu
Puisi engkau, puisi aku, puisi cinta, puisi setia, puisi penantian, puisi cermin, puisi laut, puisi alam
Incoming Search
puisi cermin,
puisi berjudul cermin,
puisi benci pembohong,
puisi cermin cinta,
puisi cermin dunia,
puisi rumah cermin,
pusis tentang cermin
Categories: Alunan Puisi, Friendship Poems, Love Poems, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Sajak Cinta, Sajak Syair
Judul: 30 Hari Yang Lalu
Oleh: “Ayudha Setiawan Soedarmono”
tiga puluh hari yang lalu
di kotamu yang bisu, aku mencarimu
tiga puluh hari yang lalu
sikapmu membisu, sesatkan aku
kelam menuntunku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih mengucap sayang padaku
membelai hangat malamku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih menjadi milikku
temaniku mengigau hingga pagi
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
hampir satu purnama aku menunggumu
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
kau sudah bersama kekasihmu yang baru
menangis sendiri….
seperti tiga puluh hari yang lalu,
di kotamu yang menyembunyikanmu
tiga puluh hari yang lalu
aku, ahh !!!…
sudahlah, baiknya aku merobek bayangmu ( meski tak juga mampu )
puisi putus, puisi cinta, puisi sedih, puisi ingkar, puisi menunggu, puisi malam, puisi kelam, puisi hampa, puisi selingkuh, puisi pendusta
Incoming Search
puisi selingkuh,
puisi selingkuhan,
puisi jadi selingkuhan,
puisi PENDUSta,
puisi cinta untuk selingkuhan,
puisi tentang selingkuh,
puisi kau pendusta,
puisiselingkuh,
sajak selingkuh,
puisi selinkuh,
puisi bertema selingkuh,
puisi selingkuh bermajs,
puisi tentang pendusta,
puisi kamu selingkuh,
puisi mengapa kamu selingkuh,
pusis kamuselingkuh,
kamut selingkuhan,
Puisi kau menusukku dengan durimu,
puisi menjadi selingkuhan,
PUISI PENDUSTA INTA
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih