Judul: Menanti Datangnya Sepasang Angsa
Oleh: KARJAS_SOEK
AKU MELIHAT BUNGA SEROJA
BERTABURAN DALAM RIAM
MENGHIASI SEPANJANG ALIRAN
SUNGAI DIMALAM REBAH
SUNYI SENYAP DITERPA ANGIN
MENGHEMBUSKAN KISAH KASIH SEPASANG ANGSA
DISINI DIANTARA SEROJA
JEJAK ADU KKASIH KEDUANYA
NAMUN..
WAKTUPUN TAK BISA DITUNGGU
DAAN TAK ADA YANG BISA
MELAWAN YANG SATU
KEMUDIAN….
TITIK2 HUJAN MULAI TURUN
SEPASANG ANGSA MUYUNG
MENANTIKNA LANGIT TEDUH PENUH
SEMENTARA SEROJA MURUNG,BASAH KUYUP
MENANTIKAN SEPASANG ANGSA DIDEKATNYA…..
Incoming Search
puisi hewan,
puisi tentang hewan,
puisi tentang binatang,
kumpulan puisi binatang,
puisi angsa,
kumpulan puisi tentang hewan,
kumpulan puisi hewan,
puisi binatang,
contoh puisi tentang hewan,
contoh puisi tentang binatang,
contoh puisi binatang,
puisihewan,
puisi tentang angsa,
puisi tetang hewan,
puisi tentang binatang angsa,
puisi tema hewan,
puisi pedagang hewan,
kumpulan puisi hewan (binatang),
puisi tentang sapi,
contoh puisi tentan angsa
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Judul: Terhanyut dalam Sepi
Oleh: Kerjas_Soek
LONCENG BERBUNYI, AKU PERGI
PUKUL SEPULUH LAMANYA AKU DISANA
DIUJUNG UTARA DARI KELASKU
BUKU-BUKU BERJEJER MENANTIKAN STIAP MATA
JEMARIKU MULAI MENGAPIT SYAIR2 YANG DIBUKUKAN…..
AKU MELIHAT MULAI MERASA
AKU MEMBACA MULAI TERLENA
AKU MENDALAMI MULAI SSEPI
SUNGGUH AKU TERHANYUT DALAM BUAIAN KATA2 GUNING……
SELURUH ORGAN TUBUHKU TERLELAP DALAM KEINDAHAN PUITISME….
WAKTU KEMUDIAN
WAKTU YANG TAK DIIMPIKAN
AKU MULAI MASUK DALAM PASUNGAN
FISKA, MTK, KIMIA DATANG
HATI SEPI MULAI TERBUANG…..
Incoming Search
puisi hanyut aku,
puisi keramaian kota di malam purnama,
Puisi hanyut,
puisi sendiri sepi,
puisi sendiri dalam sepi,
puisi kiambang hanyut,
puisi hayut aku,
Puisi hanyut dalam subuhmu,
contoh puisi dengan tema keramaian kota di malam purnama,
puisi bertema keramaian kota di malam purnama,
puiisi hanyut,
latar belakang makalah pengendalian hama pada bawang merah dengan teknologi feromon pdf,
contoh syai sahabat,
contoh puisi keramaian,
puisi tentang hanyut
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih
Judul: Lagu Wanita Sepi
Oleh: KARJAS_SOEK
Pagi dini menabur sep
seorang wanita sendiri
duduk termangu ditepi
sawah bertumpukkan jerami
sementara sang surya masih sipit
burung-burungpun pelit bernyanyi
apalagi tak ada setitik embun pagi ini
pagi ini memang benar-benar sepi
hanya angin yang meringis
menghembuskan nafas sendu seorang wanita
aku yang duduk terpaku
memangku sebuah gitar tua sang ksatria
kuhirup hembusan itu
kuayunkan nada-nada dari gitar itu
ku tembangkan sebuah lagu syahdu
lagu yang akan membuat mu rindu pada dirimu
rindu pada bayanganmu dulu
……………………..
MERINDUKANMU
Incoming Search
kumpulan lagu syahdu sedih,
lagu-lagu syahdu sedih,
puaisi lucu,
sayuran musim penghujan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Judul: Pandangan Hati
Oleh: Toya
waktu berhenti, darah tak mengalir, jantung terdiam…
namun hati seolah menerima cahaya cinta..
begitu perasaanku melihat dia…
rambut lurus membelah alam sadarku…
hitam mata menghisap pandanganku padanya…
bibir manis bagai madu yang memberi rasa dilidahku…
gelap gulita seakan hilang saatku melihat wajahmu…
badan, hati, pikiran, jiwa
seakan mendorongku untuk mendekatinya
ingin mendekapnya lembut
memberi perlindungan dan kasih sayang seumur hidupku
ku ingin mencium bibirnya
menghidupkan suasana malam suci ini
di temani bulan yang menyinari dunia ini
sungguh
cinta datang dan pergi tanpa diduga
TAGS: puisi cinta, puisi pdkt, puisi awal, puisi mencintai
Incoming Search
puisi pdkt,
puisi untuk PDKT,
puisi pedekate,
contoh puisi pdkt,
kumpulan puisi pdkt,
puisi buat pdkt,
puisi puisi pdkt,
5 puisi alam,
puisipdkt,
puitis cinta untuk yg pede kate,
pusi PDKT,
puisi pdk,
puisi pd kt,
puisi ibu guru,
puisi cinta buat pdkt,
peuisi untuk Pdkt,
pandangan hati,
kumpulan puisi (pdkt),
celoteh siksa sedih puisi hilang,
cara menghidupkan suasana Pdkt
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat
Judul: Bapakku Pahlawan
Oleh: Mishbah
aku adalah seorang anak pahlawan
Bapakku dulu berjuang membela negara
mempertahankan bendera merah putih
berkibar diatas tiang bambu kuning didepan rumah
tujuh pelor panas menembus dada bapakku
bendera tetap berkibar walau tersiram darah bapakku
tiang bambu kuning tetap berdiri walau bapak mati terkapar
sekarang aku tak mendengar orang mati membela negara
bendera merah putih masih berkibar
walau hanya setahun sekali, didepan rumah
aku tidak bisa seperti bapak
mengorbankan nyawa demi bendera
karena jiwaku mati kaku
bangsaku kini sudah merdeka
tidak ada penjajah, menjajah bangsaku
sekarang penjajah tidak seperti dulu
angkat senjata, tembak bapakku
kini penjajah, menjadi jiwa bangsaku
rasa nasionalisme terbuang jauh
terbungkus rapi tak ketara
penjajah jiwa merebut bangsaku
hingga jatuh tersungkur tak punya malu
kadang kalah aku terjajah
karena aku bukan bapakku punya jiwa merah putih
demi bendera bapakku mati
demi perut bangsaku mati
lindas sana lindas sini
biarpun bangsa, bangsa sendiri
asal aku tidak mati
tinggal kita apa bisa seperti bapakku
punya jiwa merah putih
merah yang berani, demi bangsa dan negara
putih yang suci, demi kebenaran dan keadilan
kapan aku punya jiwa seperti bapakku
walau sedikit akan menjadi bukit
hingga aku benar-benar anak seorang pahlawan
TAGS: pahlawan, puisi pahlawan, puisi nasional, puisi patriot, puisi penjajah, puisi di jajah, puisi pengorbanan, puisi indonesia
Incoming Search
puisi pahlawan nasional,
puisi nasional,
puisi indonesia merdeka,
puisi tentang pahlawan nasional,
puisi nasionalis,
puisi bela negara,
puisi bela negara indonesia,
puisi pahlawan revolusi,
kumpulan puisi nasional,
puisi nasional indonesia,
puisi penjajahan,
kumpulan puisi pahlawan,
kumpulan puisi pahlawan nasional,
contoh puisi bela negara,
puisi nasionalisme,
Puisi patriot,
puisi tentang bela negara indonesia,
contoh puisi nasionalisme,
kumpulan puisi nasionalisme,
puisi pengorbanan pahlawan
Categories: Puisi Harapan, Puisi Pahlawan, Puisi Semangat, Puisi Umum