2009   December | Sastra Nusantara

Membongkar Gurita Cikeas

Posted on 31 December 2009 by (0) Comment

Membongkar Gurita Cikeas, di balik skandal Bank Century

“apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang
bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas?
desus, rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu
dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY;
fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan.

…. sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana
diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal
sementara itu dapat kembali ke negara?”

Download E-book Gurita Cikeas

Categories: Cerita Dewasa, Sebuah Cerita



Tersungkur Sujud dalam Sajadah BUMI-MU

Posted on 30 December 2009 by (1) Comment

Judul: Tersungkur Sujud dalam Ssajadah BUMI-MU
Oleh: Afri Yendra

Pagi yang cerah ketika burung-burung meliuk diangkasa
Bersembunyi diawan-awan putih pada pelataran birunya langit
Bak bersautan dengan tengadahnya tanganku menjulang tinggi
Alunan dzikirku melebihi riuhnya nyanyian mega
Dalam rasa dalam jiwa qalbuku melebihi dalamnya samudera
Tetesdarah rindu bolak balik dalam bongkahan hati
Semakin jernih sampai dijantungtubuh dan,
Duduk terdiam dalam nadi qalbuku.

Helahan nafas silih berganti berirama mengeringi nyanyian zikir
Semakin jauh masuk dalam qalbujiwaku akhirnya sampai pada ruhqalbuku.
Semakin dalam semakin jernih darahrinduku, dan…
Semakin tenang bermukim rinduku pada-Mu.

Rabbi,
Kadang kakiku sudah mulai gontai dilangkahkan,
Kadang nafasku mulai sesak,
Itu tubuh milik-Mu.
Tapi Rab,
Kaki jantungku semakin tegap melangkah
Nafas qlbujiwaku semakin teratur
Mengiringi tetesdarah rindu menuju Arsy-Mu
Ohh, melayangkan jauh melebihi burung-brung itu
Bersautanlah rindu cinta dalam rulqalbu jiwaku
Keharibaan-Mu melebih sautan mega dalam pelataran langit biru.

Aku tertegun dalam aliran nada dzikir,
Tersungkur sujud dalam sajadah bumi-Mu.
Berlipattangan dalam dekapan rindu,
Tersenyum dalam lambaian wajah-Mu dihatiku
Satu kata,…. satu kalimah,….. satu rasa…..
Yang mengantarkan melayang jiwakurinduku pada-Mu
Laa Ilaaha Illa Allah.

Bsk, 160409,0951.

Tags: puisi islam, puisi rabbi, puisi dzikir, puisi zikir, puisi ruhqalbuku, puisi religius, puisi doa

Incoming search terms:

  • puisi religi islam
  • puisi pagi islami
  • puisi religi islami
  • syair religi
  • kumpulan puisi religi islami
  • kumpulan puisi religi islam
  • contoh puisi religi islam
  • puisi islami pagi
  • puisi religius islam
  • syair pagi islami

Categories: Puisi Doa, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Sahabat



Tersenyum di atas air mata yang sepi

Posted on 30 December 2009 by (0) Comment

Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana

hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…

tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..

itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….

by:_”chanmel loverz 250809″_

Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati

Incoming search terms:

  • puisi ketakutan
  • puisi lubuk hati
  • pantun takut kehilangan cintamu
  • puisi tersenyum lah dalam menanggis
  • puisi tetap tersenyum
  • puisi_lubuk hati
  • rintian jiwa
  • senyum diatas luka puisi
  • syair cinta dan canda
  • puisi senyuman dlm luka

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Kerinduanku Padamu

Posted on 30 December 2009 by (0) Comment

Judul: Kerinduanku padamu
Oleh: Rizky Anggreini

Sebentuk awan menghiasi langit
Kau lihatkah itu sayang ?
mencorak indah dilangit sana…
Kutatap, kurasakan kerinduan
kerinduan atas kebersamaan kita…

Sayang awan putih itu masih mewarnai langit,
memberikan corak biru putih pada langit itu…
Ku ingin saat ini kau juga memandang langit itu,
biar kau juga bisa merasakan kerinduan ku yang mendalam…

Tags: puisi sayang, puisi awan, puisi warna, puisi langit, puisi hiasan, puisi rindu, puisi bersama, puisi kerinduan

Incoming search terms:

  • contoh puisi awan
  • puisi warna biru
  • contoh puisi kerinduanku
  • puisi awan disana
  • puisi awan sayap
  • puisi kerinduan ku padamu
  • puisi kerinduanku
  • Tentang kerinduanku padamu sayang

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Untukmu

Posted on 30 December 2009 by (2) Comment

Judul: Untukmu
Oleh: meilisa

# kutulis semua ini dalam resah
# merenungi kebodohanku
# tak pernah terfikir kan seperti ini
# kau yg selalu mendengar keluh ku
# kau yg selalu menemani tawa ku
#

# selalu bisa menuntun ku saat ku terseok dlm gundah
# rasaku tlah bersemi untukmu
# asa ku tlah terpaut padamu …
# selama ni hanya ku simpan semua..
# ku takut ….
# kau kan pergi bila tau ..
# tak lagi dapat ku lihat tawa konyolmu..
# ternyata .. aku salah…
# hanya sesal yng dapat ku kecap..

# tak kusangka ..
# kau pergi begitu cepat
# tinggalkan harap untukku…
# rasa ini hanya menjadi memori..
# kenapa tuhan mengambilmu dari ku…
# mengambil tawaku ..
# mengambil semangatku….
#

# hanya dapat ku pandang deburan ombak tuk mengenangmu….
# sahabat terbaikku…..
# semangat dan tawaku……
# rasa ini masih tersimpan untukmu….
# ku berharap .. kau melihatku …. dari tempat terindah mu…….

Tags: puisi renungan, puisi resah, puisi tawa, puisi keluh, puisi resah, puisi takut, puisi prasangka, puisi sahabat, puisi semangat, puisi rasa

Incoming search terms:

  • Puisi merenung
  • puisi untuk merenung
  • puisi semangat untuk teman
  • merenung di malam hari puisi
  • puisi untuk pernikahan sahabat
  • puisi tentang merenung
  • puisi selamat ulang tahun sahabat
  • PUISI rindu semangatmu yang dulu
  • puisi prasangka
  • puisi merenung malam hari

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Bintang

Posted on 30 December 2009 by (0) Comment

Judul: BINTANG
Oleh: vicky

Kau yang selalu di hatiku
Yang selalu di jiwaku
Yang menjadi bagian indah di hidupku

Kau yang menjadi bidadari
Walaupun kau tak sempurna
Cinta suci yang ku berikan untukmu

Mungkin tak akan terganti
Bayangmu di hidupku…

Karena ku ingin slalu ada di pelukmu
Ku ingin kau menjadi BINTANG…
Menerangi di setiap malam-malamku
Menjadi indah karena hadirmu..
di hidupku…

Tags: Puisi bintang, puisi juwa, puisi hati, puisi bidadari, puisi bayangan, puisi hidup, puisi indah, puisi hadirmu

Incoming search terms:

  • puisi bintang malam
  • aku menunggu akan hadirmu disisiku puisi
  • puisi kiasan cinta
  • puisi tentang bintang malam
  • puisi dan sastra indah sang bidadari
  • Puisi Menanti hadirmu
  • syair ratapan hati yg pilu

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat



Dakwah Rasulullah SAW Ke Thaif

Posted on 29 December 2009 by (0) Comment

Setelah Sembilan tahun Muhammad diangkat sebagai Rasulullah, beliau masih menjalankan dakwah di kalangan kaumnya sendiri disekitar kota Makkah untuk memperbaiki pola hidup mereka. Tetapi hanya sebagian kecil saja orang yang bersedia memeluk agama Islam atau bersimpati kepadanya, selebihnya selalu berusaha dengan segala daya upaya untuk mengganggu dan menghalangi beliau dan pengikut-pengikutnya. Di antara mereka yang bersimpati dengan perjuangan Nabi adalah Abu Thalib, paman beliau sendiri, namun sayangnya ia tidak pernah memeluk agama Islam sampai akhir hayatnya.

Pada tahun kesepuluh setelah kenabian Abu Thalib wafat. Dengan wafatnya Abu Thalib ini, pihak kafir Quraisy merasa semakin leluasa mengganggu dan menentang Nabi saw.

Tha’if merupakan kota terbesar kedua dikawasan Hijaz. Di sana terdapat Bani Tsaqif, suatu kabilah yang cukup kuat dan besar jumlah penduduknya. Rasulullah saw pun berangkat ke Tha’if dengan harapan dapat membujuk Bani Tsaqif untuk menerima Islam, dengan demikian beliau akan mendapatkan tempat berlindung bagi pemeluk-pemeluk Islam dari gangguan kafir Quraisy. Beliau pun berharap dapat menjadikan Tha’if sebagai pusat kegiatan dakwah. Setibanya disana, Rasulullah saw mengunjungi tiga tokoh Bani Tsaqif secara terpisah untuk menyampaikan risalah Islam. Namun yang terjadi, mereka bukan saja menolak ajaran Islam, bahkan mendengar pembicaraan Nabi saw pun mereka tidak mau. Rasulullah saw diperlakukan secara kasar dan biadab. Sikap kasar mereka itu sungguh bertentangan dengan kebiasaan bangsa Arab yang selalu menghormati tamunya. Dengan terus terang mereka mengatakan bahwa mereka tidak senang Rasulullah saw dan pengikutnya tinggal di kota mereka. Semula Rasulullah membayangkan akan mendapat perlakuan yang sopan diiringi tutur kata yang lemah lembut, tetapi ternyata beliau diejek dengan kata-kata kasar.

Salah seorang diantara mereka berkata sambil mengejek, “Benarkah Allah telah mengangkatmu menjadi pesuruh-Nya?”. Yang lain berkata sambil tertawa, “Tidak dapatkah Allah memilih manusia selain kamu untuk menjadi pesuruh-Nya?”.

Incoming search terms:

  • puisi orang ketiga
  • puisi tentang orang ketiga
  • dakwah di thaif
  • konversi pupuk bokashi 3 ton
  • puisi untuk orang ketiga
  • sejarah nabi muhammad Hijrah ke thaif dan habasyah
  • puisi perjalanan nabi muhammad
  • mengapa kadar air berat basah dikurang berat kering dan dibagi kembali dengan berat keringpada tanah
  • pemucatan urat daun pada tanaman
  • penyakit pemucatan urat daun tanaman

Categories: Cerita Sahabat



Hijrahnya Kaum Muslimin Ke HABASYAH

Posted on 24 December 2009 by (2) Comment

HIJRAHNYA KAUM MUSLIMIN KE HABASYAH

Permusuhan dengan kaum kafir menyebabkan penderitaan dan kesu-sahan kaum Muslimin semakin bertambah. Akhirnya Rasulullah saw. meng-izinkan mereka meninggalkan Makkah. Banyak para sahabat yang hijrah ke negeri Habasyah, walaupun pada saat itu Habasyah dipimpin oleh seorang raja Nasrani pada waktu itu dia belum memeluk Islam yang terkenal karena kasih sayang dan keadilannya.

Pada bulan Rajab tahun ke-5 sejak Rasulullah saw. menjalankan dakwah, rombongan pertama telah diberangkatkan ke Habasyah. Rombongan itu berjumlah kurang lebih 12 orang lelaki dan 5 orang wanita. Orang-orang kafir Quraisy pun segera mengejar untuk menghalangi kaum muslimin, namun mereka tiba di pelabuhan setelah kapal kaum muslimin bertolak.

Setibanya di Habasyah, rombongan kaum muslimin mendengar kabar burung bahwa seluruh orang Quraisy telah memeluk Islam dan Islam telah mendapat kemenangan. Mendengar berita itu, mereka sangat gembira. Mereka pun memutus-kan untuk kembali ke tanah air mereka. Tetapi ketika hampir tiba di Makkah mereka mendapati bahwa berita itu hanya tipuan belaka. Karena ternyata gangguan dan permusuhan terhadap orang-orang Islam tidak berkurang sedikit pun. Dengan terpaksa mereka segera berlayar kembali ke Habasyah, sedangkan sebagian dari mereka terus memasuki kota Makkah dengan perlindungan orang yang berpengaruh. Peristiwa ini dikenal dengan nama hijrah ke Habasyah yang pertama.

Incoming search terms:

  • hijrah ke habasyah
  • hijrah ke habsyah
  • kisah hijrah nabi muhammad ke habasyah yang ke dua
  • cerita novel kalau tak untung
  • kalau tak untung
  • hijrah nabi muhammad ke habasyah
  • PUISI tentang hijrah nabi
  • puisi pendek hari jadi
  • puisi kalau tak untung
  • puisi darah pelajar

Categories: Cerita Islami, Cerita Sahabat



Kasih Tak Sampai

Posted on 12 December 2009 by (1) Comment

Judul: Kasih Tak Sampai
Oleh: Bangfad

Februari yang lalu
Kau menjelma bagai bidadari
Februari yang lalu
Kesendirianku terobati

Cintamu hanya sementara
Cintamu berakhir disini
Saat aku butuh dirimu
Engkau hilang…
Saat aku butuh dirimu
Engkau menjauh…

Kini biarlah cinta itu kubawa pergi
Kini izinkan aku menyimpan bayangmu dihati
Biarkan aku kembali seperti dulu
Biarkan kuwarnai hidup ini

Tags: kasih tak sampai, cinta tak sampai, puisi asa, puisi harapan, puisi misteri, puisi wanita, puisi cinta, puisi kasih, puisi

Incoming search terms:

  • puisi kasih tak sampai
  • sajak kasih tak sampai
  • puisi kandas
  • kasih tak sampai puisi
  • puisi tentang asa yang memuncak
  • puisi menanti jawabmu
  • puisi ku tunggu jawaban mu
  • puisi kasih yang tal sampai
  • puisi cinta kasih tak sampai
  • puisi asa yang memudar

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Umum



Putih itu telah pudar

Posted on 12 December 2009 by (1) Comment

Judul: Putih itu telah pudar
Oleh: Bangfad

Sesaat setelah perjalanan ini akan terhenti
Bayangan lalu masih membeku di hatiku
Sesaat kemudian mulai mencair
Tinggalkan bayangan yang dulu pernah ada

Dahulu aku bukanlah kapas putih
Dahulu aku adalah tinta hitam dalam lembaran biru
Saat berjalan bersamamu
Aku ingin kisah ini menjadi kapas putih
Kita yang akan memberi warna di kapas itu

Namun sekarang…
Kebimbanganku mulai memuncak
Kebimbanganku akan dirimu selalu terlintas
Perjalanan itu baru akan dimulai
Namun kau hentikan dengan egomu

Aku bimbang…
Aku bingung…
Hingga aku ragu…

Lembaran putih ini ternyata palsu
Kau hiasi dengan nilai yang agung
Kau paksa untuk berwarna putih
Hingga akhirnya putih itu memudar dan sirna…

Tags: puisi asa, puisi harapan, puisi pelarian, puisi cinta, puisi sirna, puisi pudar, puisi cinta palsu, puisi kepalsuan, kepalsuan cinta, puisi ragu, puisi bimbang, puisi mundur, puisi kecewa, puisi ego

Incoming search terms:

  • puisi pudar
  • puisi cinta palsu
  • kepalsuan cinta murahan
  • puisi bimbang dan ragu
  • puisi mundur
  • puisi kepalsuan cinta
  • puisi mundur dlm cinta
  • contoh puisi yang menyudutkan wanita
  • puisi penantian yang sirna
  • puisi jawa pudar

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum