Archive for January, 2010
Perjalanan
tetap setia dengan apa yang ku pegang dalam perjalanan ini,
telah menjadi kunci bagi ku,
untuk terus tegar,
ku kan slalu mengingat semuanya.
apakah betul,
semua yang ku jalani ini.
berkat hancurnya hidupku,
dalam 16 tahun lalu,
berawal dari perpisahan mereka,
ku jalani tanpa beban,
namun,
dengan segudang tanya
muncul di benakku,
satu tanya yang ku jawab sendiri,
tanpa mengharap kritik
dan anggapan dari yang lain.
“SIAPA yang salah dalam kehidupan [...]
Mentari Kecil
aku bukanlah benalu,…
yang hanya bisa tumbuh dan hidup
dari kehidupan “tumbuhan” lain
mengganggu dan merugikan “tumbuhan” itu
bukan pula ku layaknya hama
yang hanya bisa merusak “tumbuhan” orang lain
yang dapat dihancurkan kapan saja
ketika sang pemilik “tumbuhan” menemui titik kebencian
bukan pula q layaknya pungguk yang merindukan rembulan
berharap dapat q rasakan
keindahan akan sinarnya,…
disaat musim penghujan
tp q ingin menjadi mentari kecil
senantiasa pancarkan [...]
Alone
Judul: Alone
Oleh: “Achmad Dzoelay”
Hari demi hari kucoba melupakannya,
Tapi semuanya itu percuma.
Ku coba untuk menghapus kenangannya,
Tapi jawabannya tetap sama.
Apa yang harus ku lakukan?,
Jika dia tak bisa ku lupakan.
Apa yang harus ku korbankan?,
Demi melupakan dirinya seorang.
Aku hanya manusia biasa,
Yang tak akan pernah bisa mencinta.
Aku hanya sebuah bayang-bayang,
Yang tak akan pernah bisa untuk menyayang.
Kini aku pun mulai menyadari,
Aku [...]
Rindu Kebebasan
Judul: Rindu Kebebasan
Oleh: “abigailroodee”
Aku rindu pada kebebasan,
Rinduku terpatri padanya…
Laksana sang anak rindu akan ibunya.
Tatkala bisikan dedaunan dan angin,
Mengumandangkan adagium kebebasan,
Aku rindu dan semakin rindu padanya.
Karena,
Aku tlahpun melihat, dan mencari tahu…
Tentang penindasan, penjajahan, dan pembodohan,
Oleh…penguasa negeri ini!
hiduplah dengan mataku
Judul: hiduplah dengan mataku
Oleh: “adhi”
“Aku ingin banget lihat indahnya dunia ini, dan melihat wajah seorang malaikat yang selalu menemani aku di !”
Ucap syanta dengan penuh harapan
“malikat…..?”
Tanya adhi bingung,
“ia malaikat, kamu itu seperti seorang malikat dhi, yang selalu menemani dan menjaga ku”
“kamu bisa aja syanta….”
“dhi, kenapa sih kamu mau menemani aku ?”
“karna aku sayang banget [...]
Kau Terindah
Judul: Kau Terindah
Oleh: Ibeh
sapaan lembut dari celah bibir merahmu
membuat hatiku lapang
tak ada lagi bimbang dalam
air mata yang berkubang
awalnya sudut mataku tlah berkunang-kunang
bersiap menetaskan semua penat dalam derita panjang
tapi kau hadir hapus semua lara
seolah jiwa takkan lagi merana
bagaimana bisa kulupakan semua
sedang kau terlalu berharga
walau lonceng perpisahan tlah berdentang
memaksa kita tuk pisah
tapi aku tetap disini
karena kau yang [...]
Replika Diorama Terbaptis
Judul: Replika Diorama Terbaptis
Oleh: Derrik Hudaya
Kala para birokrat berdebat tentang kemakmuran rakyat.
Ribuan budak tak henti di telanjangi mesin industri milik cukong tak bermartabat.
Penat mendera mereka, para pengabdi…
Habis diperas, dihisap, demi kebutuhan industri.
Sementara itu, dibalik awan, cukong laknat itu terbahak-bahak
Mendekap peti harta keringat para budak dengan tamak
Inilah kesaksian para penghuni jiwa
Dikala malaikat kabarkan duka…
dan Iblis leluasa [...]
RINTIHAN HATI
Judul: RINTIHAN HATI
Oleh: “TRI ULAN TAIPEI CITY”
kala sepi menyayat hati
kelelahan jiwa menemani
tertatih-tatih langkahkan kaki
pijak jalan kehidupan penuh duri
raih mimpi tak bertepi
gapai cinta tak pernah bermakna
senandungkan kidung asmara
urai dalam bait-bait derita
debur ombak kehidupan
hantam karang keteguhan hati
mencoba tegarkan jiwa
dari cerita cinta penuh luka
ku akui begitu banyak cinta
yang datang dan pergi
tapi tak satupun cinta yang mampu
menyemaikan segala rasa [...]
kepergian 2 bidadari
Judul: kepergian 2 bidadari
Oleh: “netherland”
gelap malam di kepergian ke 2 bidadariku..
Aq tidak sangkah secepat itu …
Dirimu meninggalkan diriku di dunia fanah ini…
Aq binggung ini benar apa salah …
Aq terjebak pergaulan bebas…
semenjak kepergian ke 2 bidadariku…
tiada lagi yang mau mendengar ceritaku…
Tiada lagi seperti dirimu ke 2 bidadariku…
Tempatku curhat ,
Tempatku mengadu ,
Tempatku bermanja ,
tapi walau pun tiada [...]
Penerimaan
Judul: Penerimaan
Oleh: al-Umam Ibn Ubaidil Akbar
‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.
Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku [...]
