2010   February | Puisi Nusantara

Luruh

Posted on 22 February 2010 by (1) Comment

Judul: Luruh
Oleh: HambaMu yang kotor padaMu.

Hidupku manai
Berkabung jiwa
Pikiran terkulai
Dahi layu
Hati kemelut
Masalah bak danawa
Gundah kapiran
Memegang danda bagi jiwa
Hanya iman yang kenan
Seolah dandapati akan menjemputku

Aku butuh Engkau ya Allah.
Agar semua ini segera luruh
Biarkan aku tetap berada di marcapadamu ini Ya Allah
Agar imanku tak luruh
Agar aku tak ikuti agitator setan
Jangan biarkan aku menjadi agnosia atas semua yang Kau anugerahkan
Maafkan aku yang begitu tambung ya Allah

UntukMu dan orang tuaku dan orang – orang yang ku sayangi
Aku beriman padamu ya Allah
Jadikan hati dan jiwaku afiat ya Allah.
Mutakadim mustajabkan doaku Ya Allah
Luruhlahkan kesalahanku

Jangan kau jadikan aku klaras
Tak ada yang langkara bagiMu ya Allah
Aku bertawakal padamu Ya Allah.
Allah bimbing aku, jaga aku, lindungi aku
Dengan hidayahMu wahai maha pemaaf
Maha pengasih dan penyayang.

Incoming Search

film agnosia,film Agnosia menceritakan apa,kata kata indah buat ayah yang lagi sakit,puisi islam sududku padamu allah,puisi islami izinkan aku kembali,puisi kotor,Puisi luruh doaku,puisi pendek kebencian ku sama pacar,puisi tentang luruh

Categories: Puisi Islami, Puisi Sahabat



Cinta & Rindu

Posted on 22 February 2010 by (3) Comment

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

Cinta & Rindu berjudul Rindu Puisi ini ditulis oleh friady Dilarang keras menyalin Cinta & Rindu ini di lain tempat tanpa menyebutkan URL website serta nama penulisnya.

Incoming Search

Puisi pendek kerinduan,puisi kerinduan yang mendalam,kamut kerinduan,kamut rindu,puisi kerinduan pendek,puisi pendek tentang kerinduan,tek puisi rindu,puisi rindu pendek,tek puisi,puisi singkat kerinduan,tek puisi cinta,Puisi pendek rindu,syair rindu mendalam,puisi tentang rindu,puisi sederhana tentangkerinduan,puisi singkat cinta dan rindu,syair pendek kerinduan,puisi tentang kerinduan yang mendalam,puisi singkat tentang kerinduan,puisi kerinduan yan mendalam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat



waktuku didalamku

Posted on 17 February 2010 by (0) Comment

aku menulis sekarang
karena aku tahu tak lama akan sia-sia
aku berpikir sekarang
karena aku mempunyai banyak waktu setelah waktuku

hanya saja…
otakku kosong
tak ada yang berteriak…
tak ada yang berbisik…
bahkan tidak ada desahan nafas
apakah waktuku enggan disisiku?
pertanyaanku tidak masuk akal
karena aku tahu waktuku hanya milikku
tapi, aku tidak tahu bahwa dianya telah berubah
menekan kunci kekuranganku
dan membelai lembut tubuhku dengan taring racun
aku tidak berusaha untuk mencari kehidupan
karenanya sudah menjadi sesuatu yang berkabut
tidak ada rasa, tidak merasa
terbang dengan kelemahan yang dipaparkan
dan hilang seperti air yang diminum
inilah waktu setelah waktuku
waktu yang nyata
waktu yang sesungguhnya
dan…

persiapanku tidaklah berguna
harapanku tidaklah terduga
karena aku meninggalkan keinginanku pada akhir waktu permainanku
membiarkannya tanpa seseorang
jatuh pada karpet putih dengan suara menyayat hati
dengan genggaman tangan disekelilingnya,
dan garis perpisahan yang tak dapat diucapkan
aku meninggalkannya.

sekarang…
aku duduk menatapnya dari jauh
dan menunggu seseorang sepertiku mengambilnya kembali

Incoming Search

puisi tentang waktuku

Categories: Puisi Harapan, Puisi Sedih, Puisi Umum