Archive for the ‘Sajak Melayu’ Category

Berita Alam

Wednesday, July 8, 2009 11:51 1 Comment

Judul: Berita Alam
Oleh: Ahmadi

Hailintar menggelegar, daun-daun berguguran
Langit biru menghilang
Burung terbang tinggalkan sarang
Rintik hujan berjatuhan, payung-payung dikenakan
Pohon tumbang tercabut dari akarnya
Awan hitam semakin mengembang
Kulangkahkan kakiku menuju cakrawala
Gapai harapan mimpi indah
Kupetik senar gitarku nyanyikan lagu tra la la
Merah putih sudah kusam warnanya
Burung garuda entah terbang kemna
Pancasila tak lagi bermakna
Indonesiaku tertutup wajahnya
Badai datanglah hentak kegersangan
Hujan turunlah sirami kekeringan
Mentari terbitlah ubah kesuraman alam ini, negri ini..

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Rumi, Puisi Semangat, Puisi Valentine, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , , , , , , , , , ,

Penciptaku

Wednesday, July 8, 2009 3:45 No Comments

wahai engkau yg tidak tidur
selalu melihatku apa yg kulakukan
kau tau aku bersalah selalu kau beri kesempatan tuk bertaubat
kau beri aku kenikmatan yg tak henti
kau beri kan aku cinta yg bersemi
kau beri aku org-org yg berhati mulia terhadapku tapi ku tak pernah sadar akan kebesaran mu dunia ini indah
tapi kau berjanji akan memberi surga bilaku taat kepada mu banyak kesalahan yg telah ku perbuat apakah kau masih mau menerima taubat ku pantaskah aku di surga mu apa tapi aku takut akan neraka mu masih kah pantas aku mengakui kau tuhan ku padahal aku selalu mendustaimu bodohnya aku yg tak pernah jujur pada hatiku ini yg jelas selalu memujamu dan menyebut namamu ya allh tuhan ku yg ingat padamu saat menderitaku saja dan melupakan mu dikala aku sedang jaya

This was posted under category: Emha Ainun Nadjib, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , ,

Dustakah Jika Aku Berpaling

Wednesday, May 27, 2009 17:44 No Comments

Judul: Dustakah Jika Aku Berpaling
Oleh: Noor M.A

Dustakah aku..
Ketika wajah ini ku palingkan..

Diam..
Kutengadahkan hasta ini..

Masih mengharap cintamu..
Yang tak pernah terhapuskan..
Selengkapnya…

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , , , ,

Teka Teki

Wednesday, May 27, 2009 17:32 No Comments

Judul: Teka Teki
Oleh: PuPuT

soal :
Ada satu teka-teki
Pada tuan saya bilang bagi
Kalau tuan bijak sekali
Apa binatang tiada kaki?

Jawapan:

Jangan fikir aku budak-budak
Aku tahu kamu punya sabar
Di tengah padang terlengkak-lengkak
Yang tiada kaki binatang ular

Selengkapnya…

This was posted under category: Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , ,

Selalu Sama

Thursday, May 14, 2009 11:20 1 Comment

antara dua waktu ku telusuri
semua sama.
dalam ranting cahaya kehampaaan

ditepi jurang tak terbatas
kita diam dalam dekapanwaktu
diantara lorong sunyi
dalam din kesanggupan yang mendasar

From: rahma puspita

This was posted under category: Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , , , , ,

Saat Kucintai Seorang Politikus Di Negeri Anonimus

Saturday, April 18, 2009 1:33 No Comments

Saat kucintai seorang politikus
Terlenaku oleh rayuan propagandanya setengah mampus
Ego dan jaim-ku terbakar hangus
Sedikit ada rasa sukaku langsung dia bungkus

Saat kuputuskan mengikat cinta dengan politikus
Privacy-ku terhapus
Nomor handpone-ku disadap terus
Hadiah perkawinan dan kunjungan kerja kami diendus-endus
Rasa santai dan hidup bersahaja segera diberangus

Saat terdengar ada wanita lain dalam kehidupan politikus
Pasrah nelangsa hatiku digerus
Mendengar selalu ada wanita saat ijin proyek ditebus
Membayangkan malam ketika dirinya selingkuh maknyus
Geram dan marah tapi tetap harus terlihat tersenyum tulus

Saat merenung ketika terpenjara sang politikus
Akibat terbongkar sebuah kasus
Haruskah kusesali keputusan hatiku dulu yang halus
Berteman, terayu, jatuh hati pada sang politikus yang membius
Ataukah belajar memilih di kehidupan terkemudian yang lurus
Untuk siap terbang saat politikus karirnya berhembus
Dan siap tenggelam saat beliau terseret kasus

Ya,
Telah kucintai seorang politikus
Walau hanya sebentar namun gejolaknya serasa direbus

From: “Posma
Friday, April 17, 2009 10:40 PM

This was posted under category: Cerita Pendek, Kumpulan Pantun, Pantun Melayu, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , ,

Sajak “Melayu” Usman Awang

Friday, December 26, 2008 4:10 No Comments

Melayu itu orang yang bijaksana
Nakalnya bersulam jenaka
Budi bahasanya tidak terkira
Kurang ajarnya tetap santun
Jika menipu pun masih bersopan
Bila mengampu bijak beralas tangan

Melayu itu berani jika bersalah
Kecut takut kerana benar
Janji simpan di perut
Selalu pecah di mulut
Biar mati adat
Jangan mati anak
Dalam sejarahnya

Selengkapnya…

This was posted under category: Sajak Melayu Tags: , , ,

Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam