Cerita Cinta
hiduplah dengan mataku
Judul: hiduplah dengan mataku
Oleh: “adhi”
“Aku ingin banget lihat indahnya dunia ini, dan melihat wajah seorang malaikat yang selalu menemani aku di !”
Ucap syanta dengan penuh harapan
“malikat…..?”
Tanya adhi bingung,
“ia malaikat, kamu itu seperti seorang malikat dhi, yang selalu menemani dan menjaga ku”
“kamu bisa aja syanta….”
“dhi, kenapa sih kamu mau menemani aku ?”
“karna aku sayang banget [...]
Cerpen: PERSEMBAHAN TERAKHIR UNTUK BUNDA
Cerpen yang manis,
Remembrant
BORN IS NOT A CHOOSEN
NOW, HERE I’M STUCK IN THE WORLD
PRAISE AND COLLISION FROM MY LIPS FROZEN
WAITING AN HOUR IN THE RAIN FOR THE
ANSWER
MAYBE NOW OR LATER
THE DAY WILL COME,FOR US
THE DAY THAT YOU EVER WANTED
THE DAY WHEN EVERYONE SMILING AT YOU
THE DAY WHEN YOUR BELOVED INSIDE YOU
IS JUST ORDINARY DAY
BUT, IS A MUST TO [...]
Kartini dialah Ibuku
Iwansteep
Pembicaraan Singkat di Handphone…
Judul: Pembicaraan Singkat di Handphone
Oleh: Aishiteru
Mojokerto
4 Mei 2009
Pada sebuah Senin…
Malam sudah begitu menua. Beberapa waktu kemudian pagi datang sebagai jabang bayi yang begitu bersih dari dosa…
Tuuutt…tuuutt…tuuut…
Lalu…
Klik..
“Halo…”
“Hai. Halo. Apa kabar?”
“Masih ingat sama aku?”, suara lelaki itu terdengar begitu sinis.
“Ya iyalah. Gimana kabar kamu?”
“Kenapa?”
“Apanya yang kenapa?
Jangan sewot gitu dong.
Ga capek apa marah dan sewot terus?”
Lelaki Insomnia
Judul: Lelaki Insomnia
Oleh: Aishiteru
Kediri
26 April 2009
Hampir tengah malam disini
23:14
Malam semakin melarut. Semua sudah nyenyak tinggali alam bawah sadar. Terlena oleh suasana malam yang memang begitu lenggang. Bisa juga karena terlanjur rapatkan kelopak karena paksaan lelah yang kian menjajah raga…
Lelaki itu berada disini dengan sebuah kesulitan…
Sebentar…
Handphone-nya berdering oleh panggilan kawan lama. Seorang Andrita yang adalah karib [...]
Surat Kepada RAN 1 & 2
Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT”
SURAT KEPADA RAN 1
pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan
ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap [...]
Oh Dewa Asmara
jarak yang membentang
memupuk rindu yang kian merindang
mengepak asa yang kian mengawang
langkah kaki kian gontai
menapak harap tak bertepi
mengembara dinirwana
raih sepercik bias cinta
coba untai segala rasa
ukir hati pelangi jingga
oh…dewa asmara
kau telah tancapkan panah didada
bukan bahagia yang kurasa
luka…terluka dan air mata
oh….dewa asmara
cabut panah cintamu
bila hanya membuat hati luluh pilu
From: [...]
Hati yang terluka
Malam yang kian mencekam
Hanya terdengar desah nafas kehidupan
Binatang malam nyayikan kidung kerinduan
Dewi malam bergelayut manja
Dalam dekapan sang bayu
Bulan… Bintang
Sembunyi dibalik awan hitam
Semua seakan tahu
Hatiku yang terluka
Menagis pilu bagai disayat sembilu
Terkluka dan selalu terluka
Dalam bercinta
Kini kumengambang
Ditengah samodra kehidupan
Tak tahu arah kemana harus kuberlayar
Tanpa tangan tuk pegangan
Tanapa dayuh tuk mendayung
Mungkinkah…..?
Kan ada seorang nelayan cinta
Bawaku ketepian pantai asmara
Tuk [...]
Cinta Laki-Laki Biasa
Menjelang hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar, keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka ternyata sama herannya.
Kenapa? Tanya mereka di hari [...]
