Alunan Puisi

Luruh

Judul: Luruh
Oleh: HambaMu yang kotor padaMu.
Hidupku manai
Berkabung jiwa
Pikiran terkulai
Dahi layu
Hati kemelut
Masalah bak danawa
Gundah kapiran
Memegang danda bagi jiwa
Hanya iman yang kenan
Seolah dandapati akan menjemputku
Aku butuh Engkau ya Allah.
Agar semua ini segera luruh
Biarkan aku tetap berada di marcapadamu ini Ya Allah
Agar imanku tak luruh
Agar aku tak ikuti agitator setan
Jangan biarkan aku menjadi agnosia atas semua yang Kau [...]


Cinta & Rindu

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi
Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu [...]


waktuku didalamku

aku menulis sekarang
karena aku tahu tak lama akan sia-sia
aku berpikir sekarang
karena aku mempunyai banyak waktu setelah waktuku
hanya saja…
otakku kosong
tak ada yang berteriak…
tak ada yang berbisik…
bahkan tidak ada desahan nafas
apakah waktuku enggan disisiku?
pertanyaanku tidak masuk akal
karena aku tahu waktuku hanya milikku
tapi, aku tidak tahu bahwa dianya telah berubah
menekan kunci kekuranganku
dan membelai lembut tubuhku dengan taring racun
aku [...]


Perjalanan

tetap setia dengan apa yang ku pegang dalam perjalanan ini,
telah menjadi kunci bagi ku,
untuk terus tegar,
ku kan slalu mengingat semuanya.
apakah betul,
semua yang ku jalani ini.
berkat hancurnya hidupku,
dalam 16 tahun lalu,
berawal dari perpisahan mereka,
ku jalani tanpa beban,
namun,
dengan segudang tanya
muncul di benakku,
satu tanya yang ku jawab sendiri,
tanpa mengharap kritik
dan anggapan dari yang lain.
“SIAPA yang salah dalam kehidupan [...]


Mentari Kecil

aku bukanlah benalu,…
yang hanya bisa tumbuh dan hidup
dari kehidupan “tumbuhan” lain
mengganggu dan merugikan “tumbuhan” itu
bukan pula ku layaknya hama
yang hanya bisa merusak “tumbuhan” orang lain
yang dapat dihancurkan kapan saja
ketika sang pemilik “tumbuhan” menemui titik kebencian
bukan pula q layaknya pungguk yang merindukan rembulan
berharap dapat q rasakan
keindahan akan sinarnya,…
disaat musim penghujan
tp q ingin menjadi mentari kecil
senantiasa pancarkan [...]


Alone

Judul: Alone
Oleh: “Achmad Dzoelay”
Hari demi hari kucoba melupakannya,
Tapi semuanya itu percuma.
Ku coba untuk menghapus kenangannya,
Tapi jawabannya tetap sama.
Apa yang harus ku lakukan?,
Jika dia tak bisa ku lupakan.
Apa yang harus ku korbankan?,
Demi melupakan dirinya seorang.
Aku hanya manusia biasa,
Yang tak akan pernah bisa mencinta.
Aku hanya sebuah bayang-bayang,
Yang tak akan pernah bisa untuk menyayang.
Kini aku pun mulai menyadari,
Aku [...]


Rindu Kebebasan

Judul: Rindu Kebebasan
Oleh: “abigailroodee”
Aku rindu pada kebebasan,
Rinduku terpatri padanya…
Laksana sang anak rindu akan ibunya.
Tatkala bisikan dedaunan dan angin,
Mengumandangkan adagium kebebasan,
Aku rindu dan semakin rindu padanya.
Karena,
Aku tlahpun melihat, dan mencari tahu…
Tentang penindasan, penjajahan, dan pembodohan,
Oleh…penguasa negeri ini!


Kau Terindah

Judul: Kau Terindah
Oleh: Ibeh
sapaan lembut dari celah bibir merahmu
membuat hatiku lapang
tak ada lagi bimbang dalam
air mata yang berkubang
awalnya sudut mataku tlah berkunang-kunang
bersiap menetaskan semua penat dalam derita panjang
tapi kau hadir hapus semua lara
seolah jiwa takkan lagi merana
bagaimana bisa kulupakan semua
sedang kau terlalu berharga
walau lonceng perpisahan tlah berdentang
memaksa kita tuk pisah
tapi aku tetap disini
karena kau yang [...]


Replika Diorama Terbaptis

Judul: Replika Diorama Terbaptis
Oleh: Derrik Hudaya
Kala para birokrat berdebat tentang kemakmuran rakyat.
Ribuan budak tak henti di telanjangi mesin industri milik cukong tak bermartabat.
Penat mendera mereka, para pengabdi…
Habis diperas, dihisap, demi kebutuhan industri.
Sementara itu, dibalik awan, cukong laknat itu terbahak-bahak
Mendekap peti harta keringat para budak dengan tamak
Inilah kesaksian para penghuni jiwa
Dikala malaikat kabarkan duka…
dan Iblis leluasa [...]


RINTIHAN HATI

Judul: RINTIHAN HATI
Oleh: “TRI ULAN TAIPEI CITY”
kala sepi menyayat hati
kelelahan jiwa menemani
tertatih-tatih langkahkan kaki
pijak jalan kehidupan penuh duri
raih mimpi tak bertepi
gapai cinta tak pernah bermakna
senandungkan kidung asmara
urai dalam bait-bait derita
debur ombak kehidupan
hantam karang keteguhan hati
mencoba tegarkan jiwa
dari cerita cinta penuh luka
ku akui begitu banyak cinta
yang datang dan pergi
tapi tak satupun cinta yang mampu
menyemaikan segala rasa [...]