Archive for the ‘Puisi Valentine’ Category

Berita Alam

Wednesday, July 8, 2009 11:51 1 Comment

Judul: Berita Alam
Oleh: Ahmadi

Hailintar menggelegar, daun-daun berguguran
Langit biru menghilang
Burung terbang tinggalkan sarang
Rintik hujan berjatuhan, payung-payung dikenakan
Pohon tumbang tercabut dari akarnya
Awan hitam semakin mengembang
Kulangkahkan kakiku menuju cakrawala
Gapai harapan mimpi indah
Kupetik senar gitarku nyanyikan lagu tra la la
Merah putih sudah kusam warnanya
Burung garuda entah terbang kemna
Pancasila tak lagi bermakna
Indonesiaku tertutup wajahnya
Badai datanglah hentak kegersangan
Hujan turunlah sirami kekeringan
Mentari terbitlah ubah kesuraman alam ini, negri ini..

This was posted under category: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Rumi, Puisi Semangat, Puisi Valentine, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair Tags: , , , , , , , , , , ,

Oh Dewa Asmara

Thursday, April 23, 2009 12:25 1 Comment

jarak yang membentang
memupuk rindu yang kian merindang
mengepak asa yang kian mengawang
langkah kaki kian gontai
menapak harap tak bertepi

mengembara dinirwana
raih sepercik bias cinta
coba untai segala rasa
ukir hati pelangi jingga

oh…dewa asmara
kau telah tancapkan panah didada
bukan bahagia yang kurasa
luka…terluka dan air mata
oh….dewa asmara
cabut panah cintamu
bila hanya membuat hati luluh pilu

From:

This was posted under category: Cerita Cinta, Puisi Malam, Puisi Rumi, Puisi Sedih, Puisi Umum, Puisi Valentine Tags: , , , , , ,

Hati yang terluka

Monday, April 20, 2009 8:34 1 Comment

Malam yang kian mencekam
Hanya terdengar desah nafas kehidupan
Binatang malam nyayikan kidung kerinduan
Dewi malam bergelayut manja
Dalam dekapan sang bayu

Bulan… Bintang
Sembunyi dibalik awan hitam
Semua seakan tahu
Hatiku yang terluka
Menagis pilu bagai disayat sembilu
Terkluka dan selalu terluka

Dalam bercinta
Kini kumengambang
Ditengah samodra kehidupan
Tak tahu arah kemana harus kuberlayar
Tanpa tangan tuk pegangan
Tanapa dayuh tuk mendayung

Mungkinkah…..?
Kan ada seorang nelayan cinta
Bawaku ketepian pantai asmara
Tuk labuhkan hati
Yang semakin rapuh dimakan usia
Bersandar didermaga bahagia
Sampai nyawa lepas dari raga

From: “TRI ULAN TAIPEI CITY”
Monday, April 20, 2009 9:49 AM

This was posted under category: Cerita Cinta, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Rumi, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum, Puisi Valentine Tags: , , , , , ,

Konstelasi Cinta

Sunday, February 1, 2009 5:30 No Comments

gelombang pasang terus menderu mempermainkan karang
angin malam tersenyum berhembus perlahan

agaknya malam ini,
konstelasi cinta telah terbentuk sempurna,
kerlingannya sungguh memukau mata,
deburan merah biru nebulanya menggetarkan setiap pecinta
kunikmati keheningan ini, keagungan ini

setiap tetes di matamu menanyakan kepastian
isakkmu terus mendengung seperti lebah

mengapa menangis ? dimalam dimana cinta harus diagungkan
selimut kebencian disingkirkan, teman lama dipertemukan
dan setiap kerinduan tercurahkan
bukankah malam ini terlalu indah untuk ditangisi …

engkau masih terisak, lama lama aku terdiam
menyadari bahwa isakmu adalah ungkapan cinta terdalam yang pernah kuketahui
akupun terisak …
dan kulihat, keindahan sejati dari konstelasi cinta
adalah melalui genangan air mata

This was posted under category: Puisi Valentine Tags: , , , , ,

Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam