Deras

Friday, November 13, 2009 16:27
Artikel ini di Kirim Oleh: penyair cinta

Judul: Deras
Oleh: Nayla Nuha

deras kini
tangis yang kau cipta
tak kembali
malah mengubah

semakin mendekapku erat
saat tangismu
mengalir lebih deras

derai cemara pergi semakin jauh
menjauh meninggalkan masamu

lirih,
masamu tak lagi panjang
tak lagi tersenyum riang

lama, bunda
kini derai air matmu
semakin membekas dalam kalbu

yang dulu selalu
kau ceritakan padaku tentang
derasnya hujan
tak usah kau pikir

tapi, deras kini
tangismu bunda
di ujung senjamu

aku,
tak bisa apa-apa bunda
hanya berucap
lirih di telingamu
membujuk agar kau
mau mendengarku

bunda,
kita hentikan
senjamu bersama-sama
seraya hapus deras itu

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam