Gugur….

Monday, March 23, 2009 13:49
Artikel ini di Kirim Oleh: penyair cinta

Diam..
Dan dengarkan..
Daun berjatuhan..
Berguguran..

Rasakan..
Senja mulai hilang..
Terbenam dalam angan..
Mengenang semua kerinduan..

Katakan..
Ku mencintaimu kemudian..
Rinduku yang demikian..
Sanggupkah aku bertahan..

Siang..
Hingga malam menjelang..
Terbayang wajahmu perlahan..
Tak sanggup aku memandang..

Tersirat..
Sejenak teringat..

Menghantui fikir akalku..
Selembar kain putih..
Harapan kedamaian hidupku..
Kedatanganmu semakin gigih..

Mungkin ku jauh..
Tak sanggup dapatkan mu kembali..
Hati ku telah lumpuh..
Berharap kian kemari..

Ujung lisan bertutur..
Hidupku telah hancur..

Diam..
Dengar apa yang ku berikan..
Bukan hanya ucapan..
Namun perasaan dan pengorbanan..

From: “Noor M.A”
Tuesday, March 20, 2009 4:24 PM

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam