Oh Dewa Asmara

jarak yang membentang
memupuk rindu yang kian merindang
mengepak asa yang kian mengawang
langkah kaki kian gontai
menapak harap tak bertepi

mengembara dinirwana
raih sepercik bias cinta
coba untai segala rasa
ukir hati pelangi jingga

oh…dewa asmara
kau telah tancapkan panah didada
bukan bahagia yang kurasa
luka…terluka dan air mata
oh….dewa asmara
cabut panah cintamu
bila hanya membuat hati luluh pilu

From:



If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

syair rummi tidak lekang oleh waktu,
I like it and I love it

Than’s

Leave a comment

(required)

(required)