Pandangan Hati
Post: 5 November 2009
(2) Comment
Judul: Pandangan Hati
Oleh: Toya
waktu berhenti, darah tak mengalir, jantung terdiam…
namun hati seolah menerima cahaya cinta..
begitu perasaanku melihat dia…
rambut lurus membelah alam sadarku…
hitam mata menghisap pandanganku padanya…
bibir manis bagai madu yang memberi rasa dilidahku…
gelap gulita seakan hilang saatku melihat wajahmu….
badan, hati, pikiran, jiwa…
seakan mendorongku untuk mendekatinya…
ingin mendekapnya lembut…
memberi perlindungan dan kasih sayang seumur hidupku…
ku ingin mencium bibirnya …
menghidupkan suasana malam suci ini….
di temani bulan yang menyinari dunia ini..
sungguh…
cinta datang dan pergi tanpa diduga….
Incoming Search
puisi cahaya cinta,puisi jati cinta,kumpulan sastra romantis,sajak impian dan harapan,puisi sukma yang merana,puisi sang pengingkar janji,puisi romantis aku merindukanmu,puisi malam ini aku merindukanmu,puisi kandas harapan,puisi harapan yg kandas,puisi gembira,puisi cinta matiku hanya untukmu dan janjiku,puisi bimbang kasihmu,sebuah angan yang kandasCategories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan







2 Comments to “Pandangan Hati”
setuju, kadang itu menyenangkan kadang juga menyakitkan… kadang hanya cinta sesaat dan mungkin ada yang abadi…
walopun saya kurang paham betul sama sastra, tapi saya sepakat kalo cinta memang datang dan pergi tanpa diduga.. meskipun pada akhirnya, saya pun sepakat bahwa mencintai itu pilihan..