Puisi Tahun Baru
Post: 30 December 2008
(1) Comment
Walau senja belum berlabuh
Walau malam belum berakhir
Dentum Meriam bak halilintar
Langit seakan pecah menyinari bumi
Saat itu kita merenung
Saat itu datangnya gembira
Seakan meriam teriakan malam
Cahaya kembang api pecahkan malam
Ingin kutinggalkan Luka lama
Untuk menyambut senyum yang baru
Tiupan terompet sebelum fajar
Saat kurangkai sebuah syair
Selamat Tahun Baru terlepas
Untukmu yang selalu kucintai
Untukmu yang selalu kusayangi
Penyair Setia (fadlie)
Incoming Search
puisi tahun baru,contoh puisi tahun baru,sastra puisi baru,puisi tentang tahun baru,kumpulan puisi tahun baru,cerpen tahun baru,puisi untuk tahun baru,puisi bertema tahun baru,syair tahun baru,mading tentang tahun baru,puisi tema tahun baru,contoh puisi tema tahun baru,sajak tahun baru,contoh cerpen tahun baru,mading tema tahun baru,contoh puis baru,syair puisi baru,puisi pendek tahun baru,cerpen tema tahun baru,pantun bertema tahun baruCategories: Puisi Umum







One Comment to “Puisi Tahun Baru”
Seharusnya sajak syair lama a-a-a-a, Yang diatas namanya bukan syair lama tapi syair bebas!!!!!!!!!!!!!!