Putih itu telah pudar
Judul: Putih itu telah pudar
Oleh: Bangfad
Sesaat setelah perjalanan ini akan terhenti
Bayangan lalu masih membeku di hatiku
Sesaat kemudian mulai mencair
Tinggalkan bayangan yang dulu pernah ada
Dahulu aku bukanlah kapas putih
Dahulu aku adalah tinta hitam dalam lembaran biru
Saat berjalan bersamamu
Aku ingin kisah ini menjadi kapas putih
Kita yang akan memberi warna di kapas itu
Namun sekarang…
Kebimbanganku mulai memuncak
Kebimbanganku akan dirimu selalu terlintas
Perjalanan itu baru akan dimulai
Namun kau hentikan dengan egomu
Aku bimbang…
Aku bingung…
Hingga aku ragu…
Lembaran putih ini ternyata palsu
Kau hiasi dengan nilai yang agung
Kau paksa untuk berwarna putih
Hingga akhirnya putih itu memudar dan sirna…
Tags: puisi asa, puisi harapan, puisi pelarian, puisi cinta, puisi sirna, puisi pudar, puisi cinta palsu, puisi kepalsuan, kepalsuan cinta, puisi ragu, puisi bimbang, puisi mundur, puisi kecewa, puisi ego
Incoming Search
puisi cinta palsu,puisi harapan palsu,puisi pudar,Puisi Mundur,puisi ego,puisi kepalsuan cinta,puisi sirna,puisi bimbang,syair cinta palsu,pudar puisi,puisipudar nya cinta,Puisi Harapan yang pudar,puisi tentang cinta yang mulai pudar,puisi cinta pudar,puisi cinta yang pudar,puisi tentang harapan palsu,puisi harapan cinta palsu,puisi cintamu tlah pudar,puisi harapanyang bimbang,puisi keajaiban sirnaCategories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum







One Comment to “Putih itu telah pudar”
[...] Kebimbanganku mulai memuncak Kebimbanganku akan dirimu [...] View full post on Kumpulan Sastra Nusantara December 20, 2009 | Tags: pudar, Putih, telah| No Comments [...]