Saat kau pergi…

Sunday, November 30, 2008 3:44
Artikel ini di Kirim Oleh: travisfox

Udara kelam tanpa hawa
Menusuk hingga ufuk senja
Malam menyambut dengan rembulan
Angin berteriak isyaratkan badai
Entah kapan akan berlalu
Kapan kumerasa tenang

Akan kugapai sisi lingkaran
Ingin kugenggam setangkai jiwa damai
Kuganti sebagai cadangan

Kemarin aku berlari mengejar siluet maya
Hari ini aku masih berlari
Dengus nafas berkumandang dihati
Setengah mati aku tertawa merana
Tak sejiwapun kugenggam…

Saat malam bicara
Gelap mencekam yang menari
Rembulan enggan menyapa
Udara masih tetap kelam tanpa hawa
Melotot mata-mata menuding bersalah
Mimpi yang keluar malah menikam pilu
Kapan kugenggam setangkai jiwa damai
Gila aku dibuatnya muntah
Sesaat aku tertegun melayang
Hati menerawang jauh mencari arti

Hati yang telah terpaut kini hilang
Jiwapun meringis mencari cadangan
Di tengah malam….?
Yang ada kegelapan yang mencekam tubuh
Udara masih saja tanpa hawa
Malam yang menyambut rembulan
Kini berpindah karna ada sang surya
Sedikit demi sedikit rembulan meninggalkan malam
Namun masih angkuh enggan menyapa

Hati masih sakit jiwa masih hilang
Kini ku tau apa yang kucari
Bukan jiwa yang damai
Namun kedamaian jiwa
Kuingin kau meresap melalui celah-celah lubang
Masuk kedalam rumahku yang paling dalam
Kan kau temukan inti hati yang meringis pilu
Saat kau pergi……..

(Created by Hellen Damayanti 2008)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam