sekarung singkong
Post: 23 July 2009
(0) Comment
apa yang kau tahu tentang nikmatnya tawa orang kalah?
kami bebas tertawa karena kekalahan tidaklah istimewa.. semalem kepala kami dijeduskan, harga diri dinjak-injak, penghidupan dirampas..
…
sekarung singkong dan ubi rambat mereka campakkan ke bak truk sampah…
pasar bubar pagi-pagi…
kami bebas tertawa karena kekalahan tidaklah istimewa.. semalem kepala kami dijeduskan, harga diri dinjak-injak, penghidupan dirampas..
…
sekarung singkong dan ubi rambat mereka campakkan ke bak truk sampah…
pasar bubar pagi-pagi…
kami pulang dengan kosong dan tawa…
hahahhahahhahahahah
sejak kapan tawa jadi subversif?
kau cuma tau kami mabok,
seperti kau yang mabok di tivi..
merasa suci, ksatria pinandito yang terpilih…
kau tak tau nikmatnya tawa kami yang kalah…
semua kebusukan, kelicikan, kemunafikan tak menghancurkan kami..
Incoming Search
puisi hampa hatiku,puisi hati yang dilukai,puisi hati yang hampaCategories: Puisi Sedih







No Comment to “sekarung singkong”