<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Senandung Hati</title>
	<atom:link href="http://www.bangfad.com/sastra/senandung-hati.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bangfad.com/sastra/senandung-hati.html</link>
	<description>Kumpulan Sastra Nusantara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 06:02:20 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: nita</title>
		<link>http://www.bangfad.com/sastra/senandung-hati.html/comment-page-1#comment-295</link>
		<dc:creator>nita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 10:56:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bangfad.com/?p=810#comment-295</guid>
		<description>Segenap jiwa ku telah kuberikan setulus hati,tidak kah kau menyadari,tapi apa cuma bisa tersenyum di balik ke egoanmu,coba bicaralah ak ingin tau isi hatimu,berat rasanya jika hanya diam,maumupun tak pernah kau ungkapkan,sayank walaupun ak tau sebenernya kamu juga mencintaiku,tp apakah aku akan kau biarkan bimbang?jujur ak tidak kuat,lebih baik ak yang putuskan hubungan ini,daripada ak selamanya merana menanti kepastian mu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Segenap jiwa ku telah kuberikan setulus hati,tidak kah kau menyadari,tapi apa cuma bisa tersenyum di balik ke egoanmu,coba bicaralah ak ingin tau isi hatimu,berat rasanya jika hanya diam,maumupun tak pernah kau ungkapkan,sayank walaupun ak tau sebenernya kamu juga mencintaiku,tp apakah aku akan kau biarkan bimbang?jujur ak tidak kuat,lebih baik ak yang putuskan hubungan ini,daripada ak selamanya merana menanti kepastian mu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ecy</title>
		<link>http://www.bangfad.com/sastra/senandung-hati.html/comment-page-1#comment-172</link>
		<dc:creator>ecy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:26:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.bangfad.com/?p=810#comment-172</guid>
		<description>dalam diam itu kian merana menjadikan aku,menantikan ucapmu yg entah kapan kudengarkan.dalam setiap ambang kesunyian jiwa ini kian merana berharap rasa yang berbalas oleh separuh jiwaku yg disana entah dimana.
maapkan aku yang slalu mencintaimu dalam ragu yang kau simpan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalam diam itu kian merana menjadikan aku,menantikan ucapmu yg entah kapan kudengarkan.dalam setiap ambang kesunyian jiwa ini kian merana berharap rasa yang berbalas oleh separuh jiwaku yg disana entah dimana.<br />
maapkan aku yang slalu mencintaimu dalam ragu yang kau simpan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.bangfad.com @ 2012-02-12 14:40:10 -->
