Sunyi

Friday, November 13, 2009 16:31
Artikel ini di Kirim Oleh: penyair cinta

Judul: Sunyi
Oleh: Nayla Nuha

sunyi ini
memaksaku untuk tetap
terdiam
keluh itu
memaksaku untuk mendengarnya

terpaku
dalam hembusan angin
yang hampa
kemudian dalam gelapnya
aku tetap tak bisa banyak berbuat

mereka memaksaku
untuk tetap tinggal
terdiam dalam jalan ini
mendengar segala hembusan

telingaku tuli
pikiranku kosong
mulutku bisu
tangan dan kakiku kaku

kalian hanya memaksaku
sekedar memaksaku
tanpa ada hirauan atau sapaan

tolak menolak tak terhirau
masih terpaku
terdiam
diantara kalian
sunyi …

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam