Takut

Friday, July 3, 2009 6:29
Artikel ini di Kirim Oleh: penyair cinta

Judul: Takut
Oleh: Chae

Aku bukan tak mau bicara,
Tapi aku tak sanggup bicara..
Aku terlalu takut untuk bicara,
Aku takut menyakitinya..

Aku takut dia menangis karenaku
Aku pun takut kau bersedih melihatnya menangis

Aku bukan tak bisa bicara..
Tapi aku tak mampu bersuara
Aku terlalu khawatir hatiku akan terluka
Aku terlalu khawatir aku akan membuka lukaku lagi

Aku takut ia tahu apa yang ku rasakan
Aku pun takut kau kecewa atas keegoisanku

Aku bukan tak mau jujur
Tapi aku terlalu malu untuk jujur
Aku malu pada diriku yang malu
Aku malu pada hatiku yag rapuh

Aku takut ia tahu kalau aku malu
Aku pun takut kau tahu kalau aku malu padamu

Aku bukan takut akan cinta
Tapi aku takut cinta ini menyakitiku
Aku takut cinta ini melukaiku
Aku takut kau tahu, kalau aku tak bisa berhenti mencintamu

Tagas: puisi rapuh, puisi cinta, puisi hati, puisi malu, puisi sayu, puisi takut, puisi jujur, love poem, love poems

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply


Choreography Blogs - BlogCatalog Blog DirectoryDirectory of Archaeology BlogsArts Blogs - Blog Rankings Visit blogadda.com to discover Indian blogsBlog Search, Blog Directory
Blog DirectoryPowered by Stats 21blogarama - the blog directoryCheck PageRankGoogle bot last visit powered by Gbotvisit.comYahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.comMsn bot last visit powered by ScriptmeAdd to Technorati Favorites
puisi, cinta, alam, milis, buma, bunga, matahari, sejuta, kasih, bebas, sastra, sastra nusantara, poem, sajak, syair, kata cinta, sejuta cinta, sejuta puisi, cerpen, cerita, cerita pendek, cerita panjang, cerbung, cerita bersambung, nusantara, sastra nusantara, pontianak, puisi pontianak, kalbar puisi, pantun, seni, seniman, cerita pendek, cerpen, cerita panjang, cerita bersambung, cerbung, cerita remaja, cerita dewasa, cerita orang tua, cerita dongeng, cerita anak, cerita indonesia, cerita melayu, cerita adat, puisi melayu, puisi malaysia, puisi negara, poem, puisi alam