Search Results   aku mencintai mu sayang | Sastra Nusantara

Aku tunggu kehadiranmu wahai Razi Muhara. Z di kota Padang

Posted on 14 June 2011 by (0) Comment

Sayang…..
Disaat Rika Idmayanti membutuhkan Razi Muhara. Z
Mengapa Razi Muhara. Z tega pergi jauh dari Rika Idmayanti
Disini Rika Idmayanti  benar-benar merasa sepi
Benar-benar sendiri

Entah mengapa hati Rika Idmayanti  selalu gelisah
Rika Idmayanti  selalu memikirkanmu, wahai Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti  selalu merindukanmu, wahai Razi Muhara. Z
Tiada lagi yang dapat Rika Idmayanti  katakan

Rika Idmayanti  benar-benar mencintaimu, wahai Razi Muhara. Z

Sayang,… janganlah Razi Muhara. Z pergi dari, Rika Idmayanti
Rika Idmayanti mohon….
Rika Idmayanti  harap Razi Muhara. Z bisa mengerti smua isi hati Rika Idmayanti
Disini, ditempat ini
Kan Rika Idmayanti  tunggu kehadiranmu, wahai Razi Muhara. Z lagi
di kota Padang….

Karya: Rika Idmayanti ST. M.Kom
Dosen Politeknik Negeri Padang
dan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Incoming search terms:

  • kamut sedih
  • bahasa sastra kehadiranmu
  • sastra kehadiranmu
  • sajak dan puisi islami tentang keikhlasan
  • puisu penantian kehadiran mu
  • puisi sedih guruku
  • puisi sastra sedih
  • puisi pendek-aku merindukan mu
  • puisi pendek tentang matahari
  • puisi merindukanmu yang dulu

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sedih



Aku Tak Tahu Mengapa

Posted on 22 December 2010 by (0) Comment

Saya tak tahu mengapa
Saya merasa agak melankolik malam ini
Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas kota ini
Dengan warna-warna baru
Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan
Semuanya terasa mesra tapi kosong
Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan
Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya
Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia
pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya
Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih
Hanya kemarahan yang membuat saya keluarkan  air mata
Bagi saya ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam hidup
dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan

Akhir Tahun,2010 by Aprinol Zikri

Incoming search terms:

  • Makna puisi terompet karya W S Rendra
  • analisis amanat puisi dengan judul tangis rendra
  • analisis puisi terompet karya W S rendra

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Tahun Baru



Three Days (versi cerpen)

Posted on 26 October 2010 by (1) Comment

Alidya terdiam membaca rangkaian curahan hatinya. Benarkah dengan tiga hari ia bisa menyadari akan kenyataan ini? Akan hatinya yang kini tertawan oleh sosok pendiam dan bijaksana Randy. Sosok lelaki yang perlahan tapi pasti menyadarkannya akan arti tulus mencintai apa adanya. Yang mengikrarkan padanya bahwa lelaki itu akan menyuntingnya suatu saat nanti. Namun ragu masih merajai hatinya karena sang pangeran hati tak jua memberi kejelasan akan hubungan mereka. Yang ia tahu setiap ditanya orang akan dirinya, Randy pasti menjawab, “ Dia temanku.” Benarkah hanya teman? Pertanyaan itu selalu mengusik nuraninya.

Mungkin ia bimbang. Dan juga ia jenuh dengan segala ke-tidak pasti-an ini. Hatinya pasti mengukirkan nama Randy. Namun ia tak tahu sebaliknya. Karena seorang Randy penuh misteri. Ia tak pernah mampu mendefinisikan bagaimana perasaan lelaki itu padanya. Tapi yang ia tahu dari semua sahabatnya bahwa lelaki itu sudah menyukainya sejak awal tahun ajaran.

***
Apa sebenarnya yang terjadi?!

Incoming search terms:

  • pengaruh perrtumbuhan primer terhadap pertumbuhan sekunder
  • bagaimana hubungan antara kapasitas tukar kation dengan jumlah yang akan kita berikan
  • sel daun japan gladiol & keterangan nya
  • puisi untuk hubungan yang rumit
  • persen zat organik lumpur tinja
  • peristiwa hijrah nabi muhammad ke thaif ke habasyah
  • perbedaan daun tercemar dan tidak tercemar pada plastisitas
  • pemucatan urat daun pada jagung
  • klasifikasi bakteri phytomonas cattleyae
  • kisah cinta dewasa

Categories: Cerita Bersambung, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Cerita Sahabat



hiduplah dengan mataku

Posted on 24 January 2010 by (4) Comment

Judul: hiduplah dengan mataku
Oleh: “adhi”

“Aku ingin banget lihat indahnya dunia ini, dan melihat wajah seorang malaikat yang selalu menemani aku di !”
Ucap syanta dengan penuh harapan
“malikat…..?”
Tanya adhi bingung,
“ia malaikat, kamu itu seperti seorang malikat dhi, yang selalu menemani dan menjaga ku”
“kamu bisa aja syanta….”
“dhi, kenapa sih kamu mau menemani aku ?”
“karna aku sayang banget sama kamu dan aku ga mau terjadi apa-apa sama kamu”
Ucap adhi tulus sambil memegang telapak tangan kiri syanta,
“Sayang,,,,! Kamu sayang sama aku, bukannya kamu hanya kasihan dengan seorang gadis buta seperti aku ?”
“kenapa kamu bicara seperti itu, jadi kamu meragukan perasaan ku ?”
“bukanya aku meragukan dhi, mana ada sih seseorang yang ingin punya kekasih tunanetra, itu hanya dapat membuat ………..”
Belum selesai bicara syanta memutuskan kata-katanya
“membuat apa ?”
Syanta hanya terdiam sejenak,
“aku menyayangi kamu dengan tulus syanta, bukan karna aku kasihan dengan kamu, jadi buanglah keraguan kamu itu. Aku ingin menjadi kekasih yang selalu menjaga dan menemani kamu syanta”
“maafin aku dhi aku ga bisa menjadi kekasih kamu, kamu lebih pantas dengan wanita normal bukan seperti aku”
“kenapa kamu bicara seperti itu syanta ? aku ingin kamu bicara jujur bagaimana perasaan kamu selama ini sama aku ?”
“sudahlah dhi, ga ada sedikitpun perasaan aku untuk kamu, aku selama ini hanya mengganggap kamu sebagai teman !”
“kamu bohong syanta, kamu bohong………..!!!”
Teriak adhi dengan sedih dan ia segera berlari pergi dari hadapan syanta dengan membawa kehancuran di hatinya, syanta hanya terdiam dan merenung atas semua apa yang telah dikatakannya pada adhi. Dalam hatinya syanta berkata “maafin aku dhi, aku telah membohongi perasaan aku sebenarnya aku sayang sama kamu tapi aku tidak ingin menyusahkan kamu semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku”
Ternyata syanta juga memendam perasaan dengan adhi, terpaksa ia mengorbankan cintanya hanya karna ketidak sempurnaan dirinya, namun apa yang di lakukannya itu justru membuat dua hati menjadi hancur.

***

Incoming search terms:

  • kata-kata kesel sama pacar
  • hiduplah dengan mataku
  • kata kata kesel sama pacar
  • kata kesel sama seseorang
  • puisi aku sayang banget sama kamu
  • puisi keseL ma pacar
  • puisi kesel sama pacar
  • puisi sayang banget sama pacar
  • aku tulus sayang kamu
  • puisi singkat pelangi

Categories: Cerita Bersambung, Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Cerita Sahabat, Sebuah Cerita



Sayangku, Maaf

Posted on 27 August 2009 by (0) Comment

Judul: Sayangku, Maaf
Oleh: Rizky Anggerini

Maafkan aku…
buat mu aku berbohong untuknya aku berdusta…

Maafkan aku…
Aku seperti ini juga karna mu… Karna kau mencintaiku dalam diam mu… Ku hanya ingin mendapatkan perhatiannya yang kau sembunyikan dari ku…

Ku lelah dengan diam mu,
ku bosan dengan angkuh mu…
Sedangkan dari dia kudapat yang kuharap… Walaupun mungkin luka juga bakal ku dapat… Tapi setidaknya dia berikan yang aku suka…

Kau yang ku cinta, maafkan aku,
ku dustai dirimu juga dirinya,
karna ku juga tidak yakin dia jujur padaku…

Kau yang ku sayang, maafkan aku,
walaupun aku tau kamu jujur apa adanya tapi terus terang aku tersiksa karnanya…

Kau yang selalu dihati ku,
maafkan aku jika aku juga memberikan tempat untuknya dihatiku,
bukannya aku tidak yakin dengan rasaku, tapi aku hanya takut terluka…

Sayang ku maafkan aku

Incoming search terms:

  • geguritan dengan judul semut

Categories: Alunan Puisi



Hancur

Posted on 10 July 2009 by (3) Comment

Judul: Hancur
Oleh: meeaiiamm

ak termenung dlam kesedihanku
ak menangis dlam kbimbanganku
tak ada lagi cinta yang tulus darimu
kini kau pergi meninggalkanku
pergi tanpa sebuah kata…
dan hanya menyisakan sebuah duka

apa salahku??
apa yang membuatmu pergi dariku
stlah ak bisa melupakannya
dan kaupun datang membawa cinta untukku

Tuhan..
ak mencintainya,,
namun tidak melebihi cintaku pdaMu

ak ingin dia kembali bersamaku
ak ingin dia mencintaiku lagi
karena saat ini aku sangat merindukan
kasih sayang yang tulus darinya..

Incoming search terms:

  • kupetik nada tak bersuara
  • puisi mawar merah dan bayang-bayang
  • puisi mawar romantis
  • puisi pagi mawar
  • puisi pendek untuk ke kasih yang di sayang
  • puisi sedih mawar

Categories: Puisi Penantian, Puisi Sedih



Hatiku Padamu

Posted on 18 June 2009 by (5) Comment

Judul: Hatiku Padamu
Oleh: Lusiana

Kasih…
Andai kau tau
betapa besar cinta dan sayangku padamu
betapa tinggi hayalku bersamamu
betapa ku selalu menanti dirimu menunggu akan hadirmu

kasih…
ku mhohon…
mengertilah akan diriku
mengertilah akan semua inginku

kasih….
ku selalu berharap kau tak pernah lupa dengan semua janjimu kepadaku
karena disini ku selalu menanti semua janji-janji manismu itu

kasih….
semoga kau selalu bahagia dalam hidupmu
biarlah semua kesakitan hati ini ku rasakan sendiri
ku tak ingin buat derita dan beban hidupmu
ku bahagia bisa mencintaimu walau ku tau kita tak mungkin bersatu….

I LOVE YOU AND I MISS YOU FOREVER
M.F.R

Incoming search terms:

  • Andainya kau hatiku padamu
  • puisi putus harapan
  • puisi putus asa dan kecewa
  • puisi putus asa cinta
  • puisi putus asa
  • puisi nakhkoda putus asa
  • puisi hatiku padamu
  • Puisi aku lemah tuhan
  • kumpulan puisi putus asa
  • kamut putus asa

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Kado Terindah

Posted on 24 February 2009 by (0) Comment

“Kriiing….”

HP ku berdering keras.
“Bunda nya dex, calling.”
Tersentak aku melihatnya, tak biasanya ibunya menelpon ku karna hanya dengan anak gadisnya aku bergaul.

Kesibukan yang sedang menggelayutiku membuatku panik. Bingung dan tak mampu berbuat apa-apa, sampai teriakan temanku menyadarkanku.
“Woi, nyokap do’i lu thu yang nelpon !”

Sambil tergesa-gesa aku mengangkat nya.
“Ada apa bu ?” tanyaku tanpa tau apa maksud teleponnya kali ini.
Tangisan sedu yang tak henti membuat ku semakin kacau. Beribu pertanyaan pun muncul, yang aku sendiri tak dapat menjawabnya.

“Ehmm, aku ijin dulu iah” sembari ku palingkan wajahku dan meninggalkan temanku yang masih sibuk dengan seragam coklatnya.

Kutarik pelatuk gas motorku sekencang mungkin, hanya satu yang ku tuju, tempat tinggal kekasihku.
Kuhampiri rumah yang terlihat sepi di ujung gang, suasana yang memang tampak seperti biasanya tak membuat ku penasaran.

Ku ketuk pintu sembari ku ucap salam perlahan, namun cukup lama aku menunggu seseorang keluar dari rumah berwarna merah muda itu.

Ayahnya yang sedang duduk di kursi depan memanggil ibu yang tadi menelponku.
“Ada apa bu tadi telpon ? Ehmm Dyt….”
“Ada mas, masuk aja dulu” ibu yang menjawab sebelum aku tanya sambil mempersilahkan aku duduk, karna memang sudah biasa.

Perbincangan panjang terjadi antara aku dengan ayahnya, namun aku kembali mendengar ibu menangis, dengan terpaksa aku bertanya pada ayah tentang keadaan yang sebenarnya terjadi, sampai aku tau bahwa kekasihku kini mendekam di Rumah Sakit.

Keringat bercucuran di keningku, nafasku menjadi sesak mendengarnya. Apa yang membuatnya seperti ini, kenbali ku kendarai motorku, aku menyusulnya ke Rumah Sakit yang dimaksud.

Kata ibu di sana sudah ada yang menunggu, aku sedikit lega mendengarnya.
Setiba aku di Rumah Sakit, beberapa petugas terkejut melihatku yang tanpa sadar masi mengenakan seragam coklat.

Kutanyakan pada para perawat yang mungkin tau, tetapi hasilnya nihil.
Lantas apa yang aku alami, harus mencari kemana aku.
Aku yang menyayanginya, dan aku yang mencintainya tak ingin sesuatu hal buruk terjadi padanya.

Asa ku tiba menjemputku, dengan letih kaki terasa lemas aku berjalan keluar pintu Rumah Sakit.

Terkejut aku ketika seorang gadis bergaun pink memelukku.
“Aku sayang kamu”
Tak kusangka apa yang ku cari kini mendekapku, aku peluk tubuhnya yang memang lebih kecil dariku, sempat ku lontarkan beberapa pertanyaan padanya.

“Aku sengaja bikin kamu panik, termasuk ayah bunda pun membantuku untuk buktikan rasa sayang mu” di sertai senyuman bahagia di wajahnya.

Gadis kecilku, kekasih imutku, ini sebuah kado terindah yang pernah aku terima. Hadiah yang tak pernah ku dapatkan dari siapapun, hadiah yang mampu membuat ku merasakan takut, sedih, namun juga bahagia.

Aku sadar selama ini aku terlalu sibuk dengan pekerjaan dan tugas dinasku.
Terimakasih sayang…

“Aku juga sayang kamu”

From: “Noor M.A”

Incoming search terms:

  • bercak daun pestalotiopsis palmarum

Categories: Sajak Cinta



Ijinkan Aku Mencintaimu

Posted on 20 February 2009 by (3) Comment

Kupandang birunya laut..
Awan yang berselimut kabut..
Kurenungkan wajahku yang berkalut..
Hanya dirimu buat ku terpaut..

Kugapai tanganmu..
Hangatkan jiwaku..
Kupandang wajahmu..
Kau palingkan pandanganmu padaku..

Rasa sayang ku begitu dalam..
Bahkan teramat dalam..

Satu hal tanyaku..
Boehkah aku mencintaimu..
Sanggupkah aku bersamamu..
Hanya dirimu yang tau..

Noor M.A
Tuesday, February 17, 2009 8:05 AM

Incoming search terms:

  • aku mencintaimu
  • aku yang mencintaimu
  • aku mencintai mu
  • puisi izinkan aku menyayangimu
  • puisi cinta izinkanlah diriku untuk mencintaimu
  • puisi cinta izinkanlah aku mencintaimu untuk kedua kali nya
  • puisi biarkan aku mencintaimu
  • jika aku mencintaimu
  • izin kan aku meyayangimu puisi
  • ijinkan aku mencintaimu

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan



Perjalanan Pulang

Posted on 9 February 2009 by (1) Comment

Terimakasih adalah kata terakhir yang mampu ku lontarkan, ku bisikkan pada kawan “kesempatan bukan untuk di siakan”.

Hatiku menangis melihat haru dan kesedihan yang membelenggu, hingga tak mampu lagi ku teteskan air mata dihadapannya. Hal terindah yang ku miliki, disaat aku bersamanya dalam alunan cinta dan kasih. Kutatap matanya yang berkaca, seakan berkata “jangan tinggalkan aku sayang”. kusentuh pipi merahnya yang hangat, dan ku belai setiap helaian rambutnya.

Senyuman yang sudah ku siapkan menambah luka dihatinya, semakin deras air mata membanjiri pipinya. ku usap dengan lembut dan terulang kata “jangan tinggalkan aku sayang”.

Hatiku menagis, melihat puluhan kawan merasa kehilangan. Kesedihan yang juga larut dalam hati ayah dan bunda membuatku tersenyum dalam buaian sang kekasih. Pelukan yang hangat adalah kado terindah sebelum aku pergi meninggalkan mereka.

Ingin rasanya ku kecup keningnya, karna bukan nafsulah yang membelengguku untuk mencintainya. Tangan mungilnya yang sedari tadi menggenggam tanganku membuat aku terus tersedu.

“Sampai kapan kau tak merelakan ku pergi?”

Nafas ku tersedak, membuat bunda membunyikan alarm memanggil suster yang merawatku. Tabung oksigen kembali ia bungkamkan ke mulutku.

Namun aku kini menolaknya, setelah sekian kali ku habiskan tabung-tabung oksigen. “Aku hanya ingin hirup udara segar !”

Dan kembali ku raih tangannya “Aku pergi sayang”.

Dengan hati-hati para malaikat membawa ku pergi dari hadapan mereka, ku pejamkan mata ini perlahan, ku taburkan senyum hangat ku pada semu orang terkasih.
Ku lambaikan tanganku dan berpamitan padanya.
Jangan rindukan aku sayang….

Sending by

Monday, February 9, 2009 9:22 AM

Incoming search terms:

  • cerpen hal terindah
  • kata merelakan kekasihx
  • pantun bertema kegemaran atau hobi

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja