Search Results   bangfad com | Sastra Nusantara

Privacy Policy

Posted on 23 January 2011 by (0) Comment

Thank for visiting Puisi Nusantara. This privacy policy tells you how we use personal information collected at this site. Please read this privacy policy before using the site or submitting any personal information. By using the site, you are accepting the practices described in this privacy policy. These practices may be changed, but any changes will be posted and changes will only apply to activities and information on a going forward, not retroactive basis. You are encouraged to review the privacy policy whenever you visit the site to make sure that you understand how any personal information you provide will be used.

Note: the privacy practices set forth in this privacy policy are for the website only. If you link to other web sites, please review the privacy policies posted at those sites.

Collection of Information

We collect personally identifiable information, like names, postal addresses, email addresses, etc., when voluntarily submitted by our visitors. The information you provide is used to fulfill you specific request. This information is only used to fulfill your specific request, unless you give us permission to use it in another manner, for example to add you to one of our mailing lists.

Google Adsense and the DoubleClick DART Cookie

Google, as a third party advertisement vendor, uses cookies to serve ads on this site. The use of DART cookies by Google enables them to serve adverts to visitors that are based on their visits to this website as well as other sites on the internet.

To opt out of the DART cookies you may visit the Google ad and content network privacy policy at the following url http://www.google.com/privacy_ads.html Tracking of users through the DART cookie mechanisms are subject to Google’s own privacy policies.

Other Third Party ad servers or ad networks may also use cookies to track users activities on this website to measure advertisement effectiveness and other reasons that will be provided in their own privacy policies, WhandiDotNet has no access or control over these cookies that may be used by third party advertisers.

Distribution of Information

We may share information with governmental agencies or other companies assisting us in fraud prevention or investigation. We may do so when: (1) Permitted or required by law; or, (2) Trying to protect against or prevent actual or potential fraud or unauthorized transactions; or, (3) Investigating fraud which already taken place. The information is not provided to these companies for marketing purposes.

Commitment of Data Security

Your personally identifiable information is kept secure. Only authorized employees, agents and contractors (who have agreed to kept information secure and confidential) have access to this information. All emails and newsletters from this site allow you to opt out of further mailings.

Privacy Contact Information

If you have any questions, concerns, or comment about our privacy policy you may contact us using the information below:

By e-mail: Contact us / kirim sastra

We reserve the right to make change to this policy. Any changes to this policy will be posted.

Incoming search terms:

  • puisi kebudayaan
  • kumpulan contoh puisi jawa geguritan
  • puisi pengelolaan limbah
  • puisi tema kebudayaan
  • sejarah bakteri erwinia trach
  • sistematika patogen rigidoporus lignosus
  • sistematika rigidoporus lignosus

Categories:



Puisi Pupus Harapan

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: The End
Oleh: Siti Kholifah

berakhir sudah . . .
malam kini telah tiba . . .
sang fajar telah menutup matanya . . .
merah senja pun berganti hitam . . .

kelam . . .
atau mungkin aku buta ?
sunyi . . .
atau mungkin aku tuli ?

Incoming search terms:

  • syair putus cinta
  • puisi cinta bertepuk sebelah tangan
  • puisi pupus
  • puisi tangis
  • puisi pupus harapan
  • puisi jawa tentang alam
  • syair kehilangan
  • puisi perpisahan untuk kakak kelas
  • puisi tentang cinta bertepuk sebelah tangan
  • sair putus cinta

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Puisi Kau dan Cintamu

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: Kau dan Cintamu
Oleh: Siti Kholifah

Kau adalah secercah cahaya mentari dipagiku
Namun sinarmu bukan ada untukku
Kau adalah tetesan embun dipagiku
Namun jernihnya bukan hadir untukku

Cintamu dulu masih rapi tersimpan di sudut hati
Meski kini sayang itu sudah ta’ utuh lagi
Cintamu dulu menuang segala harapan di jiwaku
Meski rIndu itu telah terbagi dalam waktuku

Incoming search terms:

  • angin mengadu pada hujan meringkuk di peraduan
  • puisi pendek tentang sinar mata
  • puisi ketika luka harus terbungkus senyum
  • puisi kehilngan
  • puisi kehilangan cinta pertama
  • puisi kau tetap harapan
  • puisi hati terbalut luka
  • puisi cintamu membunuhku
  • puisi cintamu bukan untukku
  • Puisi cinta mu bukanlh untuk ku

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Puisi Pengertian Cinta

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: cinta itu apa
Oleh: Irfan Aduhdek

begitu banyak cinta yang kau tanam
akhirnya dia tumbuh di hatiku..
begitu banyak harapan yang kau berikan
tapi kini hanya menumbuhkan penderitaan..

seandainya kau tahu…
semenjak kau datang
aku tak bisa berkata tak bisa bergerak
seakan seluruh badanku terbius keindahanmu
aku hanya bisa berkata… masya allah cantiknya

Incoming search terms:

  • puisi keindahan
  • puisi pengertian
  • puisi tentang keindahan
  • puisi pengertian cinta
  • kumpulan puisi keindahan
  • puisi keindahan nusantara
  • Puisi tentang pengertian
  • contoh puisi keindahan
  • puisi keindahan hidup
  • contoh puisi tentang keindahan

Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak, Friendship Poems, Love Poems, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Umum, Romantic Poem, Sajak Cinta



Puisi Kesetiaan Cinta

Posted on 21 January 2011 by (0) Comment

Demi kesetiaan..
Buang jauh keraguanmu.
Jangan pernah berpikir aku akan berpaling
Karna itu akan membuatmu resah..

Tuanglah anggur putih ketulusan,
Sebagai jamuan penghormatan suci.
Dialtar pengabdian cinta sejati,
meski getir menantimu..

bukankah kita tau..
tak ada keutamaan dalam bercinta,
selain derita yang mesti dimengerti

dan demi kesetiaan…,
ku persembahkan hatiku untukmu
meski Tanya menggelitik hati ini,
salahkah aku jika pergi ‘tuk memiliki…???

Puisi Kesetiaan Cinta : radenbeletz.com

Incoming search terms:

  • kata kata kesetiaan
  • kata kesetiaan
  • kata kata kesetiaan cinta
  • puisi kesetiaan
  • Puisi tentang kesetiaan
  • puisi kesetian
  • kata-kata kesetiaan
  • kata kesetiaan cinta
  • puisi setia
  • Kata kata cinta tentang kesetiaan

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Aku di sini

Posted on 21 January 2011 by (0) Comment

aku ada disini
diantara penghujung waktu
terus dan terus menyelusuri
dari ujung ke ujung sepi

aku masih disini
bersama waktu waktu yang kabur
hingga sampai saat ini
senja pun telah uzur

tetap disini
kian sepi
waktu pun membisu
tiada kata yang mampu ku kutip

masih saja di sini
tak beranjak sama sekali
terdiam dan tergugu
semua serba kelu

Incoming search terms:

  • pencitraan puisi
  • puisi sungai yang indah
  • aku tersenyum diatas perih dan tertawa diantara luka puisi
  • home puisi kenangan kahlil gibran sajak cinta puisi perpisahan puisi cinta puisi persahabatan puisi rindu puisi chairil anwar - senja di pelabuhan kecil
  • puisi judul tawa
  • puisi umum dengan pencitraan
  • sajak kau membuat aku bingung
  • sajak sajak zikri chania

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum



DI TEPI DAMBA

Posted on 18 January 2011 by (0) Comment

Judul: DI TEPI DAMBA
Oleh: Mayank Ponimiring

Hening terpuruk terikat bayangmu
Membatu dalam benak tak mau pergi
Mengapa selalu ada bayangmu mengasah tajam
Di tepi damba yang berarak menuju hatiku
Bersimbah keindahan yang melukis birunya sinar matamu
Berpeluh cinta yang mempesonakan bagai sepotong senja
Detik ini, aku memeluk hening, untuk dirimu…

Mayank Ponimiring, bibirmerahmembabibuta@yahoo.com
Sabtu, 13 Juli 2010

Incoming search terms:

  • puisi rapuh
  • puisi melukis
  • puisi terpuruk
  • analisis puisi harapanku
  • puisi sinar matamu
  • puisi sinar di mata
  • puisi rapuh jiwa
  • puisi pelabuhan rapuh
  • puisi malaikat rapuh
  • puisi kejujuran anak sehari-hari

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum



AKU PERGI

Posted on 18 January 2011 by (0) Comment

Judul: AKU PERGI
Oleh: Mayank Ponimiring II

Setelah melintasi waktu bersimbah pesonamu
Kini semua terasa tiada
Makna yang terendap lama
Dan mendekam dalam gugusan matahari
Tak lagi bisa kuraba
Semua seperti kembali kosong

Harapanku akanmu,
Seperti menemui titik penghabisannya
Apa gerangan yang terjadi?
Tiba-tiba aku enggan mengumbar rinduku
Tiba-tiba aku ingin berhenti mencintaimu
Mungkinkah karena sikapmu yang makin lama tak lagi membiusku
Perlahan menghilang di balik dusta

Auramu yang makin pudar oleh sikap tak pasti
Angkuhmu melemahkanku
Bisumu menyurutkan langkahku
Aku lebih baik pergi…

(Mayank Ponimiring II ** bibirmerahmembabibuta@yahoo.com)
Sabtu, 13 Juli 2010

Incoming search terms:

  • puisi aku pergi
  • puisi jika aku pergi
  • contoh puisi bersambung perpisahan
  • puisi dan parafrasenya 2010
  • parafrase puisi gelisahku
  • puisi penyesalan 5 bait
  • puisi dengan parafrasenya
  • arti peribahasa bagai disayat sembilu
  • memparafrasekanpuisi terompet
  • ciri-ciri bunga pacar air yang siap diserbuki

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Romantic Poem



Penantian waktu

Posted on 13 January 2011 by (0) Comment

Begitu lekat malam bermukim pada gelisahnya
Menganyam bathin menunggu kepastian
Yang tak kunjung hinggap
Pada waktu yang sedari tadi berkerumun
Mengais harap pada yang menjadi dambanya
Sedangkan waktu perlahan melahap malam
Melangkah berurai menjejaki yang baru
Gundah tetap setia bersarang
Pada kelopak penantianya
Sambil sesekali matanya merayap tajam
Pada jam yang sering berdentang
Sedikit  gumam dan gusar menggeliat dalam ketenangannya
Hingga ajal mengintai waktu dan menerjang

Judul: Penantian Waktu
Oleh: D. Astrimiati

Incoming search terms:

  • puisi penantian yang tertunda
  • kamut penantian
  • cara memparafrasekan puisi ws rendra
  • puisi penantian tertunda
  • penantian oleh nilawati H W
  • memparafrase puisi terompet karya
  • kata mutiara tangisan dalam sujud
  • kata kata mutiara penantian yg tertunda
  • dialah dambaku
  • syair puisi untuk anak jalanan yang terbuang

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Rumi, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Cerita Nabi Adam a.s

Posted on 23 December 2010 by (0) Comment

Cerita dan Kisah Nabi Adam a.s

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”

Incoming search terms:

  • kata kata kesal
  • kata-kata kesal
  • puisi buka hatimu
  • kata kesal
  • analisis puisi balada penantian
  • puisi buka hati
  • kumpulan puisi karya hamka
  • puisi kesal tentang cinta
  • puisi cinta hamka
  • syair kesal

Categories: Cerita Islami, Kisah Nabi, Sebuah Cerita