Search Results   buah hatiku | Sastra Nusantara

Lelah Menantimu Kembali

Posted on 4 June 2011 by (0) Comment

Judul: Lelah Menantimu Kembali
Oleh: “isye kusnia”

Disetiap waktu aku melangkah
Disetiap detik aku menjalani semua
Disrtiap harapan aku pendam
Disetiap waktu kuberpikir

Walau hati ini tak pernah dirasakan dia
Tapi aku sudah lelah dengan pengorbananku ini
Biarlah ini menjadi sebuah kenangan
Yang akan ku ingat saat aku merindukanmu

Incoming search terms:

  • Puisi ilmu
  • kumpulan puisi lama
  • puisi tentang ilmu
  • puisi lelah
  • puisi rindu ibu
  • contoh puisi tentang ilmu
  • contoh kumpulan puisi terikat
  • puisi ilmu pendidikan
  • puisi pendek islami buat ibu
  • kumpulan puisi tentang ilmu

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian



Penerimaan

Posted on 4 July 2010 by (1) Comment

Judul Penerimaan
From: al-Umam

‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.

Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri,
- seperti jalur seorang musafir,
menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.

Perjuangan,
Laskar cinta di medan sunyi
angan menggapai namun tiada membekas
hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan,
sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.

.. cinta kugapai, tiada kudapat,
rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh.
Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya …
perang ini sebuah perjalanan panjang.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri,
atau diam termenung berteman kalut
sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu
yang hanya terpena di hati.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?

Incoming search terms:

  • geguritan basa jawa pengorbanan untuk pacar l
  • kumpulan puisi perjuangan hidup

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Rumi, Puisi Sahabat



hiduplah dengan mataku

Posted on 24 January 2010 by (4) Comment

Judul: hiduplah dengan mataku
Oleh: “adhi”

“Aku ingin banget lihat indahnya dunia ini, dan melihat wajah seorang malaikat yang selalu menemani aku di !”
Ucap syanta dengan penuh harapan
“malikat…..?”
Tanya adhi bingung,
“ia malaikat, kamu itu seperti seorang malikat dhi, yang selalu menemani dan menjaga ku”
“kamu bisa aja syanta….”
“dhi, kenapa sih kamu mau menemani aku ?”
“karna aku sayang banget sama kamu dan aku ga mau terjadi apa-apa sama kamu”
Ucap adhi tulus sambil memegang telapak tangan kiri syanta,
“Sayang,,,,! Kamu sayang sama aku, bukannya kamu hanya kasihan dengan seorang gadis buta seperti aku ?”
“kenapa kamu bicara seperti itu, jadi kamu meragukan perasaan ku ?”
“bukanya aku meragukan dhi, mana ada sih seseorang yang ingin punya kekasih tunanetra, itu hanya dapat membuat ………..”
Belum selesai bicara syanta memutuskan kata-katanya
“membuat apa ?”
Syanta hanya terdiam sejenak,
“aku menyayangi kamu dengan tulus syanta, bukan karna aku kasihan dengan kamu, jadi buanglah keraguan kamu itu. Aku ingin menjadi kekasih yang selalu menjaga dan menemani kamu syanta”
“maafin aku dhi aku ga bisa menjadi kekasih kamu, kamu lebih pantas dengan wanita normal bukan seperti aku”
“kenapa kamu bicara seperti itu syanta ? aku ingin kamu bicara jujur bagaimana perasaan kamu selama ini sama aku ?”
“sudahlah dhi, ga ada sedikitpun perasaan aku untuk kamu, aku selama ini hanya mengganggap kamu sebagai teman !”
“kamu bohong syanta, kamu bohong………..!!!”
Teriak adhi dengan sedih dan ia segera berlari pergi dari hadapan syanta dengan membawa kehancuran di hatinya, syanta hanya terdiam dan merenung atas semua apa yang telah dikatakannya pada adhi. Dalam hatinya syanta berkata “maafin aku dhi, aku telah membohongi perasaan aku sebenarnya aku sayang sama kamu tapi aku tidak ingin menyusahkan kamu semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku”
Ternyata syanta juga memendam perasaan dengan adhi, terpaksa ia mengorbankan cintanya hanya karna ketidak sempurnaan dirinya, namun apa yang di lakukannya itu justru membuat dua hati menjadi hancur.

***

Incoming search terms:

  • kata-kata kesel sama pacar
  • hiduplah dengan mataku
  • kata kata kesel sama pacar
  • kata kesel sama seseorang
  • puisi aku sayang banget sama kamu
  • puisi keseL ma pacar
  • puisi kesel sama pacar
  • puisi sayang banget sama pacar
  • aku tulus sayang kamu
  • puisi singkat pelangi

Categories: Cerita Bersambung, Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Cerita Sahabat, Sebuah Cerita



Penerimaan

Posted on 6 January 2010 by (0) Comment

Judul: Penerimaan
Oleh: al-Umam Ibn Ubaidil Akbar

‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.

Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri,
- seperti jalur seorang musafir,
menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.

Perjuangan,
Laskar cinta di medan sunyi
angan menggapai namun tiada membekas
hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan,
sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.

.. cinta kugapai, tiada kudapat,
rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh.
Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya …
perang ini sebuah perjalanan panjang.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri,
atau diam termenung berteman kalut
sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu
yang hanya terpena di hati.

Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?

Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak



Dalam kegelapan malam..

Posted on 26 October 2009 by (1) Comment

Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam

Incoming search terms:

  • puisi kegelapan
  • syair kegelapan
  • syair bebas
  • puisi kegelapan jiwa
  • puisi kegelapan malam
  • syair untuk orang tua
  • puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
  • puisi cahaya di kegelapan malam
  • dalam kegelapan
  • kegelapan malam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Surat Kepada RAN 1 & 2

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT

SURAT KEPADA RAN 1

pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan

ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap sepintas lalu
ucapmu adalah anugerh bagiku
tapi tahukah kau ran saat itu hatiku laksana terhempas gletser
dingin sedingin beku
sejuk sesejuk embun yang jatuh didedaunan
ran , adakah bahasa yang sanggup ungkap bahagia ini
saat kutahu kau baca setiap sajak
yang kukirim padamu disetiap titik dua belas
dan yakinlah ran, aku pasti datang padamu bukan hanya sajak
seperti janjiku padamu saat itu
tak lupa kubawa serta segala kejujuran yang pernah kumiliki
itupun jika ada sepatah kata kepastian darimu
ran, dibawah kegamangan dan keraguan mungkin
aku menggigil diam seribu bahasa
tersiksa waktu yang tersenyum beku disudut sunyi.

Banyuwangi, 02 Desember 2008

Incoming search terms:

  • puisi pahlawanku
  • tujuan induksi pupuk KNO3 terhadap perangsangan pembungaan mangga

Categories: Cerita Cinta, Cerita Pendek, Cerita Remaja



BUAH HATI

Posted on 21 April 2009 by (3) Comment

DEMI HIDUP YANG LEBIH MAPAN
KULEPAS BUAH HATIKU
DARI RENGKUHAN DAN PENGELIHAT
TIGA TAHUN KAN BERPISAH
TANPA TAHU TAWA DAN CANDANYA

JANGAN BIMBANG DAN RAGU
WAHAI BUAH HATIKU
MELNGKAHLAH DENGAN PASTI
WALAU TANPA BUNDA DISAMPINGMU

JADIKAN PERPISAHAN
SEBAGAI CAMBUK KEMANDIRIANMU
BUATLAH BUNDA BANGGA
DENGAN SEGALA PRESTASIMU
JANGAN ADA GUNDAH DAN AIR MATA
YAKINLAH….
DO’A BUNDA SELALU MENYERTAI
DI SETIAP SAATMU

From: “TRI ULAN TAIPEI CITY”
Tuesday, April 21, 2009 2:10 PM

Incoming search terms:

  • puisi untuk buah hati
  • puisi tema perdamaian
  • puisi buah hati
  • kumpulan puisi perdamaian
  • Puisi tentang perdamaian
  • puisi ulang tahun untuk buah hati
  • puisi perdamaian sahabat
  • contoh puisi tema perdamaian
  • puisi perdamaian
  • puisi srnja

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum



Saat Kucintai Seorang Politikus Di Negeri Anonimus

Posted on 18 April 2009 by (0) Comment

Saat kucintai seorang politikus
Terlenaku oleh rayuan propagandanya setengah mampus
Ego dan jaim-ku terbakar hangus
Sedikit ada rasa sukaku langsung dia bungkus

Saat kuputuskan mengikat cinta dengan politikus
Privacy-ku terhapus
Nomor handpone-ku disadap terus
Hadiah perkawinan dan kunjungan kerja kami diendus-endus
Rasa santai dan hidup bersahaja segera diberangus

Saat terdengar ada wanita lain dalam kehidupan politikus
Pasrah nelangsa hatiku digerus
Mendengar selalu ada wanita saat ijin proyek ditebus
Membayangkan malam ketika dirinya selingkuh maknyus
Geram dan marah tapi tetap harus terlihat tersenyum tulus

Saat merenung ketika terpenjara sang politikus
Akibat terbongkar sebuah kasus
Haruskah kusesali keputusan hatiku dulu yang halus
Berteman, terayu, jatuh hati pada sang politikus yang membius
Ataukah belajar memilih di kehidupan terkemudian yang lurus
Untuk siap terbang saat politikus karirnya berhembus
Dan siap tenggelam saat beliau terseret kasus

Ya,
Telah kucintai seorang politikus
Walau hanya sebentar namun gejolaknya serasa direbus

From: “Posma
Friday, April 17, 2009 10:40 PM

Incoming search terms:

  • contoh puisi bersajak puitis

Categories: Cerita Pendek, Kumpulan Pantun, Pantun Melayu, Sajak Cinta, Sajak Melayu, Sajak Syair



Sandal Jepit Isteriku

Posted on 12 April 2009 by (0) Comment

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh, betapa
tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.

“Ummi… Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.

“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul? ucap
isteriku kalem.

“Iya. Tapi Abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.

Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah
begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.

***

Incoming search terms:

  • ham penyakit dracaena
  • cerita romance
  • doa isteri sholihah
  • ebook cerita si penidur
  • grifting mawar hasil okulasi kering
  • cerpen penindasan seorang wanita
  • kumpulan puisi islam tentang allah dan nabi
  • makalah tentang perbedaan pertumbuhan tanaman mawar yang disiram dengan air beras dan air ledeng
  • peran vektor dalam penyebaran telur cacing pada lalapan
  • sandal jepit istriku

Categories: Cerita Dewasa, Cerita Remaja



Aku Miliknya

Posted on 20 February 2009 by (2) Comment

Aku sudah ada yang punya, ku akui kedekatan ku dengan mu berdampak negativ bagi kita. Kusadari cinta bukan untuk dipermainkan, cintaku hanya untuknya, meski perasaan suka sempat singgah di hatiku padamu, namun ku percaya bukan kamu lah cinta sejatiku.

Beribu kata maaf ku ucapkan padanya, padamu pun aku tak lupa. Entah apa khilaf ku atau aku yang memang pecundang yang tak punya hati.

Kisahku tak henti sampai disini, aku yang terus mencari tau apa yang membuat ku berbuat seperti itu, aku menghianatinya hanya karenamu. Aku membuatnya menangis pilu, melukai hatinya dan hancurkan kepercayaannya padaku.

Bodoh !

Apakah ia kurang sempurna bagiku, atau aku yang memang brengsek. Bertahun aku menjalani hubungan bersamanya, namun kau hadir begitu cepat, begitu tepat ketika semua masalah sedang berlipat. Kurang perhatian apa dia, sehingga aku berani melihatmu, memalingkan wajahku padamu, berharap engkau mampu menopang segala kesedihanku.

Aku memang brengsek, aku memang egois. Ku selalu mencoba mencari kesengan baru yang ternyata menghancurkan segalanya.

Setiap malam aku mengingatnya, merindukannya, namun kau hadir dalam dunia mayaku. Dering keras HP yang ada dalam genggamanku kaburkan segala tentangnya, yang ada hanya sebuah sapaan mematikan darimu.

Aku sudah ada yang punya, aku membuatnya marah hanya karenamu. Aku bodoh, menyakiti hatinya tanpa ragu.

Maafkan aku cinta…

Noor M.A
Tuesday, February 17, 2009 8:48 AM

Incoming search terms:

  • Puisi berjudul Pengorbanan yang pantas
  • Kamutkerinduan
  • Puisi rintihan hati karena cinta
  • Cerita cinta aku miliknya
  • kumpulan Puisi berjudul Pengorbanan yang pantas

Categories: Sajak Cinta