Search Results   cerita kalau tak untung | Sastra Nusantara

Hijrahnya Kaum Muslimin Ke HABASYAH

Posted on 24 December 2009 by (2) Comment

HIJRAHNYA KAUM MUSLIMIN KE HABASYAH

Permusuhan dengan kaum kafir menyebabkan penderitaan dan kesu-sahan kaum Muslimin semakin bertambah. Akhirnya Rasulullah saw. meng-izinkan mereka meninggalkan Makkah. Banyak para sahabat yang hijrah ke negeri Habasyah, walaupun pada saat itu Habasyah dipimpin oleh seorang raja Nasrani pada waktu itu dia belum memeluk Islam yang terkenal karena kasih sayang dan keadilannya.

Pada bulan Rajab tahun ke-5 sejak Rasulullah saw. menjalankan dakwah, rombongan pertama telah diberangkatkan ke Habasyah. Rombongan itu berjumlah kurang lebih 12 orang lelaki dan 5 orang wanita. Orang-orang kafir Quraisy pun segera mengejar untuk menghalangi kaum muslimin, namun mereka tiba di pelabuhan setelah kapal kaum muslimin bertolak.

Setibanya di Habasyah, rombongan kaum muslimin mendengar kabar burung bahwa seluruh orang Quraisy telah memeluk Islam dan Islam telah mendapat kemenangan. Mendengar berita itu, mereka sangat gembira. Mereka pun memutus-kan untuk kembali ke tanah air mereka. Tetapi ketika hampir tiba di Makkah mereka mendapati bahwa berita itu hanya tipuan belaka. Karena ternyata gangguan dan permusuhan terhadap orang-orang Islam tidak berkurang sedikit pun. Dengan terpaksa mereka segera berlayar kembali ke Habasyah, sedangkan sebagian dari mereka terus memasuki kota Makkah dengan perlindungan orang yang berpengaruh. Peristiwa ini dikenal dengan nama hijrah ke Habasyah yang pertama.

Incoming search terms:

  • hijrah ke habasyah
  • kisah hijrah nabi muhammad ke habasyah yang ke dua
  • hijrah ke habsyah
  • kalau tak untung
  • cerita novel kalau tak untung
  • hijrah nabi muhammad ke habasyah
  • puisi darah pelajar
  • puisi bulan rajab
  • perjalanan nabi ke habasyah
  • orang yang ikut hijrah pertama ke habsyah

Categories: Cerita Islami, Cerita Sahabat



Kartini dialah Ibuku

Posted on 18 June 2009 by (0) Comment

Judul: Kartini Dialah Ibuku
Oleh: Iwansteep

Di umurnya yang hampir genap 46 tahun beliau masih bergelut dengan jarum mesin dan benang jahit. Wajahnya sudah nampak berkerut dengan rambut panjang yang jarang terurus. Di atas mesin jahit itu dengan semangat membabi buta beliau terus mencari nafkah untuk kehidupan yang lebih baik katanya. Berapa kali beliau mengungkapkan itu kepadaku tapi tak terlalu ku gubris, bagiku ini adalah jalan yang terbaik yang telah Tuhan berikan untuk aku dan ibuku.

Ya…,mau gimana lagi, sosok suami yang seharusnya mendampinginya kini telah pergi demi cinta seorang pelacur. Kedua anaknya pun kini tak terlalu perduli dengan keadanya. Tinggallah aku dan dirinya menjalani hidup yang mungkin kelak bisa berubah. Mungkin..?

Incoming search terms:

  • pantun r a kartini
  • pantun ra kartini
  • kumpulan cerpen perjuangan
  • kumpulan puisi r a kartini
  • cerita bersambung kartini
  • kumpulan puisi ra kartini
  • pantun raden ajeng kartini
  • pantun pendek berjudul kartini
  • www kumpulan puisi untuk ra kartini com
  • poetry ra kartini

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Remaja, Puisi Cinta, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Apa Salah Aku Cina

Posted on 1 June 2009 by (5) Comment

Judul: Apa Salah Aku Cina
Created By: DZawin Nuha

Shanghai 31 November 2005.
Gerimis salju yang bergulir keras bersamaan dengan tiupan angin yang lumayan kencang menghiasi kota shanghai sore itu. Kerlip lampu yang telah menyala turut mewarnai suasana di kota yang dikenal paling ramai di negara Cina. Di kanan kiri jalan sudah penuh dengan tumpukan salju yang menggunung. Terlihat satu dua orang petugas membersihkan tumpukan salju itu dari jalan. Menyingkirkannya ke tepi. Lengah sedikit saja tumpukan salju itu bisa mengganggu perjalanan para pengguna jalan. Dari arah berlawanan mobil berbagai jenis melaju pelan melawan derasnya arus salju yang turun lebih banyak sore itu.

Di sisi lain seperti kebiasaan orang Cina sejak dulu, meski salju turun cukup deras masih terlihat beberapa orang melintasi jalan dengan jaket tebal. Agak menggigil dan merapatkan jaket langkah demi langkah mereka lalui. Diantara mereka terlihat seorang gadis berjalan cepat melintasi jalan tersebut. Udara yang semakin dingin membuatnya makin tidak betah tinggal terlalu lama di luar.

Incoming search terms:

  • cerpen nusantara
  • cerita dewasa tionghoa
  • kumpulan cerpen nusantara
  • ya allah hapuskan kelelahan ini puisi
  • pantun ditinggal kekasih
  • puisi udara panas
  • kumpulan cerita ditinggal kekasih
  • Kumpulan cerita perkosaan dari negara china
  • kumpulan cerita sedih saat pacar meninggalkan kita untuk selamanya
  • kumpulan cerpen kegemaran

Categories: Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja



Sang Guru

Posted on 15 December 2008 by (0) Comment

Cerpen Humam S. Chudori
Sumber: Suara Karya

“Kamu ngomong apa Dik? Apa saya tidak salah dengar?” tanya Tardi kepada istrinya. Ia seperti tidak percaya dengan pernyataan yang baru saja dilontarkan Asfina. Betapa tidak, tanpa prolog terlebih dulu, tiba-tiba perempuan berhidung mancung itu mengatakan ingin berhenti kerja.

“Benar, Mas. Saya sungguh-sungguh.”

“Kenapa?”

Asfina diam.

“Apa kamu takut kita tidak segera punya momongan?” desak Tardi.

Lelaki itu bertanya demikian, lantaran Asfina belum memberikan tanda-tanda akan mempunyai keturunan. Padahal ia sudah sangat merindukan segera datangnya sang buah hati. Sementara itu, usia perkawinan mereka sudah tiga tahun lebih.

Memang. Tardi sempat beberapa kali menyatakan keinginannya untuk segera punya keturunan. Itulah sebabnya mereka tidak ber-KB. Ia pernah merasa khawatir jika seorang perempuan sibuk tidak akan segera bisa hamil. Dua orang teman kerja Tardi – Ririn dan Ika – yang sudah cukup lama menikah belum juga punya keturunan. Memang. Ika baru empat tahun menikah. Tetapi, Ririn yang sudah enam tahun menikah belum juga memberi tanda-tanda akan hamil.

Incoming search terms:

  • pantun bertema kegemaran
  • cerpen bertema kegemaran
  • pantun kegemaran
  • pantun tentang kegemaran
  • kumpulan puisi tentang kegemaran
  • contoh puisi kegemaran
  • teks puisi kegemaran
  • contoh pantun tentang kegemaran
  • rubigan kemasan 100gr
  • puisi tentang kegemaran

Categories: Cerita Pendek



Calon Buat AJENG

Posted on 13 December 2008 by (5) Comment

Calon Suami???!

Pfui, kuhembuskan nafasku kuat-kuat. Bosan aku. Lagi-lagi calon suami yang dibicarakan. Bayangin, sudah dua bulan ini tidak ada topik yang lebih trend di rumah, selain soal suami.

Mulai dari Papi yang selalu nyindir, sudah pengen menimang cucu. Mami yang berulang-ulang menasihatiku agar jangan terlalu pilih-pilih tebu. Lalu Bambang, adikku, yang kuharap bisa menetralisir suasana, tak urung ikut menggoda. Bahkan si kembar Rani-Rano, yang masih es em pe pun, ikut-ikutan menceramahiku.

”Mbak Ajeng kan udah jadi insinyur, udah waktunya dong, mikirin berkeluarga. Lagian, Rani sama Rano kan udah pengen dipanggil ’Tante dan Oom’. Tika aja yang baru kelas enam, keponakannya udah empat!”

”Iya, Mbak. Jaman sekarang, perempuan itu harus agresif. Mbak Ajeng sih, kerjanya belajar ama ngaji melulu!” Rano menimpali kata-kata kembarnya.

Aku hanya bisa melotot, nemu di mana lagi pendapat kayak gitu.

Incoming search terms:

  • cerita pendek remaja
  • novel pendek remaja
  • novel remaja pendek
  • kumpulan cerita pendek remaja terbaru
  • contoh cerita pendek remaja
  • kumpulan cerita pendek remaja panjang
  • kumpulan cerita pendek remaja
  • cerita remaja yang pendek
  • Cerita remaja pendek
  • cerita pendek remaja ulang tahun

Categories: Cerita Dewasa



Jodoh

Posted on 13 December 2008 by (0) Comment

Hidup memang penuh kejutan, setidaknya bagiku. Semuanya berawal dari pembicaraanku dengan Mama sebulan yang lalu. Aku dan Mama sedang sarapan saat Mama tiba-tiba membuka pembicaraan.

“Sampai kapan Mama harus mengurus kamu, Bram?” Pertanyaan Mama membuatku tertegun.

”Maksud Mama?” aku menatap Mama. Mencoba menerka arah pembicaraannya.

”Yah, bukankah sudah saatnya ada perempuan lain yang menemani kamu sarapan?” Mama tersenyum menatapku.

Mungkin memang sudah waktunya aku menikah. Tahun ini usiaku tiga puluh lima tahun. Penghasilanku sebagai manager di salah satu perusahaan asing cukup memadai untuk berumah tangga. Apalagi yang ditunggu? Pertanyaan ini sudah sangat sering kudengar dari kerabat ataupun kolegaku.

Incoming search terms:

  • puisi mira w
  • apakah nita dan rosyid jodoh
  • fisiologi tanaman sayuran daun sawi terhadap pemupukan urea Sp-36 dan KCL sehingga pola perkembangan dan pertumbuhan nya terlihat
  • kandungan bunga semboja untuk pengganti bunga melati menjadi teh
  • mengapa simplisia punya kadar air 16%
  • pagi membuatku tertegun terhambat

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja



Akhir Sebuah Penantian (bagian 2)

Posted on 2 December 2008 by (0) Comment

Pagi hari aku terbangun oleh kicauan burung. Tubuhku masih terasa penat, setelah seharian kemarin menempuh perjalanan jauh dengan makhluk paling menyebalkan di dunia. Aku menempati sebuah kamar yang terletak tak jauh dari markas, sebutan untuk kantor. Aku tak tahu berapa luas keseluruhan tempat ini. Soalnya, kemarin aku belum sempat keliling.

Yang kutahu, di kompleks ini ada sebuah bangunan utama yang dipergunakan sebagai kantor dan ruang pertemuan. Di sayap kiri dan kanan ada bangunan tambahan yang berbentuk paviliun-paviliun. Ada yang dipergunakan sebagai tempat praktik dokter, ruang operasi, ruang pemulihan untuk memulihkan kondisi binatang-binatang yang sakit, dan kamar untuk karyawan pengelola tempat ini. Salah satunya adalah kamar yang kini kutempati. Aku beruntung, karena kamar yang kutempati terletak paling ujung, berbatasan langsung dengan pegunungan di latar belakang sana dan alam bebas.

Incoming search terms:

  • pusi tentang alam
  • kandungan pelepah pisah
  • kumpulan pusi alam
  • kumpulan pusi tentang alam
  • mamfaat tanaman padi di daerah cianjur
  • media tanam Podsolik merah kuning untuk sansevieria
  • pengembangan tanaman sansivieria dilahan pmk

Categories: Alunan Puisi