Search Results   kata indahku | Sastra Nusantara

Apa Kau itu indah??

Posted on 9 April 2011 by (0) Comment

Judul: apa Kau itu indah??
Oleh: Annisa Puspa Kirana

Sebening embun, indah parasmu..
Sejernih air, halus budimu..
Seputih awan, bersih hatimu..

menyejukkan, menyenangkan, membahagiakan, dan menenangkan,
itu tabiatmu..
tabiatmu saat berada disisiku..
mungkin juga tabiat aslimu saat berada di sisi jiwa-jiwa yang lainnya pula..

satu kata yang pantas untukmu..

kau…itu indah..
indahmu tak kan terbandigkan dengan apapun jua di dunia ini..
indahmu sungguh membahana..
membangkitkan kembali hati ini yang telah lama dahaga
akan air-air cinta..

kau..itu indah..
sebegitu indahnya…
sampai buatku tak kuasa tuk bisa berpaling darimu..
mengindahkanmu, meskipun sedetik saja..
ku tak kuasa..

kau…itu indah..
terlampau indahnya sampai kau tak pernah melihat ku disini..
tak pernah mengindahku yang memang jauh sekali dari kata indah menurutmu..
tak pernah melirik pun kepadaku yang mungkin bag malaikat tak rupawan,
tak bersayap, dan tak cemerlang…
menurutmu

kau..itu indah..
tapi sekejap saja indahmu jadi sirna dimataku..
semenjak ku tahu..
jikalau kau tak pernah sekalipun
pengindah ‘indah’ ku…

by Annisa Puspa Kirana

Incoming search terms:

  • annisa puspa
  • annisa puspa kirana puisi
  • kata kata ku tak pantas untukmu
  • kata2 syair pendek kesetiaan cinta
  • puisi air dahaga cintamu
  • sajak berpaling

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat



Kartini dialah Ibuku

Posted on 18 June 2009 by (0) Comment

Judul: Kartini Dialah Ibuku
Oleh: Iwansteep

Di umurnya yang hampir genap 46 tahun beliau masih bergelut dengan jarum mesin dan benang jahit. Wajahnya sudah nampak berkerut dengan rambut panjang yang jarang terurus. Di atas mesin jahit itu dengan semangat membabi buta beliau terus mencari nafkah untuk kehidupan yang lebih baik katanya. Berapa kali beliau mengungkapkan itu kepadaku tapi tak terlalu ku gubris, bagiku ini adalah jalan yang terbaik yang telah Tuhan berikan untuk aku dan ibuku.

Ya…,mau gimana lagi, sosok suami yang seharusnya mendampinginya kini telah pergi demi cinta seorang pelacur. Kedua anaknya pun kini tak terlalu perduli dengan keadanya. Tinggallah aku dan dirinya menjalani hidup yang mungkin kelak bisa berubah. Mungkin..?

Incoming search terms:

  • pantun ra kartini
  • pantun r a kartini
  • kumpulan cerpen perjuangan
  • kumpulan puisi r a kartini
  • cerita bersambung kartini
  • kumpulan puisi ra kartini
  • pantun pendek berjudul kartini
  • pantun raden ajeng kartini
  • www kumpulan puisi untuk ra kartini com
  • poetry ra kartini

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Remaja, Puisi Cinta, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair