Search Results   kata kata doa untuk ibu | Sastra Nusantara

Cerita Bersambung: Menunggu Cinta Sejati by Rusli

Posted on 14 June 2011 by (0) Comment

Nama Aku Rusli,panggilan akrab biasnya dipanggil ucy atau ully,sejak kecil sampai dewasa aku sangat dekat ama mama(my mother). Klo berbicara mengenai seorang wanita sejak SD,SMP,Sampai ke jenjang SMK Aku dikenal pria yang dingin dan takut pada seorang wanita entah knapa bila aku dekat dengan seorang wanita,tubuh ini pasti gugup dan dingin ,teman-teman aku sering mengejek aku,.”katanya…sich kalw aku itu seorang pecundang dan cement istilah gaulnya anak jaman sekarang,tapi aku cuek aja dan tidak pernah ambil pusing apapun yang di katakan oleh orang lain.yah..mau gimana lagi itu mungkin sudah jadi takdir aku dri yang kuasa….dan aku selalu berpikir suatu saat pasti aku akan berubah..tapi kapan waktunya tiba………………………….
dan semua itu aku sudah lalui,,,,saat ini keseharian aku hanya sibuk bekerja sambil kuliaH,
Terus terang aku sangat bosan dgn hidup ini.tiap hari hanya memikirkan apa yang harus aku lakukan agar aku bisa mendapatkan uang banyak yang bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluargaku dan kuliahku. Padahal hidup ini sangat indah jika kita sudah memenuhi kehidupan ekonomi yang kita penuhi.karena banyak hal yang harus kita lakukan di dunia ini.
Tapi banyak tantangan yang aku hadapi di setiap lika liku kehidupan yang aku alami dalam perjalananku,aku sempat berpikir mau jadi apa aku sebenarnya di masa depan nanti ????? NAMUN SEMUA ITU HANYA HAYALAN SAJA YANG ADA DI BENAKKU…………

Incoming search terms:

  • pusi alam
  • kata kata menunggu cinta yang tak pasti
  • cerita bersambung tentang cinta
  • Cerita Bersambung Cinta
  • puisi yang bersambungmengebai ultah sekolah
  • cerita dewasa bersambung
  • pusi gusmus hening langit
  • Puisi singkat cinta menghilang
  • hidupmu hartamu kau belanjakan
  • cerita bersambung

Categories: Cerita Bersambung, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Sebuah Cerita



DOA MU IBU

Posted on 7 February 2011 by (0) Comment

SATU KATA YANG KU UCAP PENGGANTI RAGA DI SAMPINGMU
AKU BERDIRI DISINI JAUH DARIMU
AKU BERJALAN DAN TERUS BERJALAN MENATAP MASA DEPAN
KADANG KERINDUAN UNTUK BERJUMPA DENGAN MU TAK BISA KU SEMBUNYIKAN
AKU BELUM SAMPAI DI DEMAGA CITA CITA UNTUK MELIHATMU KESANA
PERAHUKU MASIH OLENG DI HANTAM BADAI KEHIDUPAN
AKAN KAH KAU BISA MENUNGGUKU DI DERMAGA ITU
JIKA MEMANG SETIAP SORE KAU MELIHAT MENTARI SORE YANG TURUN PERLAHAN DI DALAM NYA LAUTAN
DISANA LAH AKU SAAT INI
ENTAH KAPAN AKU BISA MENDEKAP MU DI UJUNG SANA
KAN KUDAYUNG PERAHU TUAKU UNTUK MENEMUIMU IBU
DOAKAN AKU DENGAN KEIKHLASAN PENANTIANMU
KARNA ITU SEMANGAT UNTUKKU IBU
IBU
MUNGKINKAH MIMOIKU BISA KURAIH
AKU BERHARAP KESABARAN BISA MEMBAHAGIAKAN MU IBU
KARENA KERINGATKU SUDAH TAK SANGGUP KU SAPU LAGI IBU
AKU HARAPKAN DOAMU SELALU IBU
UNTUKKU BANGKITKAN AKU DALAM KETIDAK BERDAYAANKU
KAN KU LAWAN ARUS GELOMBANG DEMIMU IBU
AGAR AKU BISA MENJADI ANAK YANG BISA MEMBAHAGIAKAN MU

BY: RIKY GUCI

Incoming search terms:

  • puisi sedih untuk ibu
  • puisi sedih tentang ibu
  • puisi doa ibu
  • puisi sedih ibu
  • kamut kuraih dermaga mu
  • puisi ibu sedih
  • puisi keindahan alam yang berjudul mentari
  • puisi menyedihkan tentang ibu
  • puisi sedih buat ibu
  • puisi pendek laut

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Kartini dialah Ibuku

Posted on 18 June 2009 by (0) Comment

Judul: Kartini Dialah Ibuku
Oleh: Iwansteep

Di umurnya yang hampir genap 46 tahun beliau masih bergelut dengan jarum mesin dan benang jahit. Wajahnya sudah nampak berkerut dengan rambut panjang yang jarang terurus. Di atas mesin jahit itu dengan semangat membabi buta beliau terus mencari nafkah untuk kehidupan yang lebih baik katanya. Berapa kali beliau mengungkapkan itu kepadaku tapi tak terlalu ku gubris, bagiku ini adalah jalan yang terbaik yang telah Tuhan berikan untuk aku dan ibuku.

Ya…,mau gimana lagi, sosok suami yang seharusnya mendampinginya kini telah pergi demi cinta seorang pelacur. Kedua anaknya pun kini tak terlalu perduli dengan keadanya. Tinggallah aku dan dirinya menjalani hidup yang mungkin kelak bisa berubah. Mungkin..?

Incoming search terms:

  • pantun ra kartini
  • pantun r a kartini
  • kumpulan cerpen perjuangan
  • kumpulan puisi r a kartini
  • cerita bersambung kartini
  • kumpulan puisi ra kartini
  • pantun pendek berjudul kartini
  • pantun raden ajeng kartini
  • www kumpulan puisi untuk ra kartini com
  • poetry ra kartini

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Remaja, Puisi Cinta, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Calon Buat AJENG

Posted on 13 December 2008 by (5) Comment

Calon Suami???!

Pfui, kuhembuskan nafasku kuat-kuat. Bosan aku. Lagi-lagi calon suami yang dibicarakan. Bayangin, sudah dua bulan ini tidak ada topik yang lebih trend di rumah, selain soal suami.

Mulai dari Papi yang selalu nyindir, sudah pengen menimang cucu. Mami yang berulang-ulang menasihatiku agar jangan terlalu pilih-pilih tebu. Lalu Bambang, adikku, yang kuharap bisa menetralisir suasana, tak urung ikut menggoda. Bahkan si kembar Rani-Rano, yang masih es em pe pun, ikut-ikutan menceramahiku.

”Mbak Ajeng kan udah jadi insinyur, udah waktunya dong, mikirin berkeluarga. Lagian, Rani sama Rano kan udah pengen dipanggil ’Tante dan Oom’. Tika aja yang baru kelas enam, keponakannya udah empat!”

”Iya, Mbak. Jaman sekarang, perempuan itu harus agresif. Mbak Ajeng sih, kerjanya belajar ama ngaji melulu!” Rano menimpali kata-kata kembarnya.

Aku hanya bisa melotot, nemu di mana lagi pendapat kayak gitu.

Incoming search terms:

  • cerita pendek remaja
  • novel pendek remaja
  • novel remaja pendek
  • kumpulan cerita pendek remaja terbaru
  • contoh cerita pendek remaja
  • cerita pendek remaja ulang tahun
  • kumpulan cerita pendek remaja
  • kumpulan cerita pendek remaja panjang
  • cerita remaja yang pendek
  • Cerita remaja pendek

Categories: Cerita Dewasa



I Love U SoMad

Posted on 13 December 2008 by (1) Comment

SUER.

Somad bukan cowok yang masuk itungan. Di kelas 2 IPS 3 nyaris nggak dianggap. Orangnya lugu. Potongan rambutnya seadanya. Jangan-jangan dia motong rambut sendiri lagi? Pokoknya out of date banget, deh!

Tapi anehnya kok ya aku nggak bisa menghilangkan bayangan Somad begitu aja. Aneh bin ajaib. Apa dia punya ilmu pelet sehingga aku jadi sering merhatiin dia?

Eh, tapinya terus terang aku merhatiin cowok lugu itu diam-diam, karena kalo sampai ketahuan wah, bisa gempar sekolah ini! Bahkan seluruh sekolah di selatan Jakarta ini.

Bayangin aja, aku kan pernah jadi finalis cogirl, terus pernah ikutan syuting sinetron, ya meskipun perannya nggak banyak tapi wajahku bisa dijadikan patokan kalo aku ini lumayan kece… bur got! Hehehe.

Tapi suer, makanya jangan heran kalo banyak anak cowok berkelas di sekolah ini yang ngejar-ngejar aku. Tapi ya itu tadi, kenapa aku malah sering-sering merhatiin Somad, seeh? Aneh!

Incoming search terms:

  • cerita dewasa 2
  • puisi mandarin dan artinya
  • puisi meratapi nasib
  • pertumbuhan kuncup dorman dan tunas adventif semai
  • puisi mandarin dan arti nya untuk hari ibu
  • puisi mandarin beserta artinya ]
  • gambar jaringan pada akar kencur
  • ekstrak bunga melati mampu membunuh larva dalam konsentrasi berapa
  • cerita dewasa aku dan mama ultan
  • tangkisan letug sby

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja



Akhir Sebuah Penantian (bagian 3)

Posted on 4 December 2008 by (0) Comment

Aku sedang memberikan susu pada Rimba, saat Koko berlari-lari masuk, seperti dikejar serombongan pemberontak bersenjata. Ni, kamu lihat Mahesa? tanyanya, dengan napas memburu.

”Tadi, sih, dari sini, memeriksa Rimba,” sahutku, cuek.

Susu di dot telah habis. Rimba, harimau sumatra jantan yang kini telah pulih berkat kasih sayang Mas Rangga dan teman-temannya, kumasukkan kembali ke kerangkengnya.

”Ada apa, sih?”

”Ada penangkapan lagi di pelabuhan.”

”Penangkapan apa? Bahasamu itu, kok, kriminal banget!”

”Maaf… kamu belum tahu, ya, istilah-istilah yang sering kami pakai!” kata Koko, sambil tertawa. ”Itu artinya, ada aksi penyelundup­an binatang yang dilindungi, tapi berhasil digagalkan petugas! Pe–lakunya tertangkap dan sekarang menyisakan dua landak hutan di sana. Kamu mau ikut dan melihat seperti apa situasinya?”

”Boleh?”

Incoming search terms:

  • KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER POHON GAHARU
  • pantun penantian
  • sajak keparat
  • analisis lapis bunyi puisi chairil anwar sebuah kamar
  • apakah rasamu itu telah kamu alihkan pada yang lain?
  • cerita dewasa akhir sebuah penantian
  • kahlil gibran penantian
  • penantian kahlil gibran

Categories: Cerita Bersambung