Search Results   kata kata jangan pernah berpaling | Sastra Nusantara

Akhir Sebuah Penantian (bagian 3)

Posted on 4 December 2008 by (0) Comment

Aku sedang memberikan susu pada Rimba, saat Koko berlari-lari masuk, seperti dikejar serombongan pemberontak bersenjata. Ni, kamu lihat Mahesa? tanyanya, dengan napas memburu.

”Tadi, sih, dari sini, memeriksa Rimba,” sahutku, cuek.

Susu di dot telah habis. Rimba, harimau sumatra jantan yang kini telah pulih berkat kasih sayang Mas Rangga dan teman-temannya, kumasukkan kembali ke kerangkengnya.

”Ada apa, sih?”

”Ada penangkapan lagi di pelabuhan.”

”Penangkapan apa? Bahasamu itu, kok, kriminal banget!”

”Maaf… kamu belum tahu, ya, istilah-istilah yang sering kami pakai!” kata Koko, sambil tertawa. ”Itu artinya, ada aksi penyelundup­an binatang yang dilindungi, tapi berhasil digagalkan petugas! Pe–lakunya tertangkap dan sekarang menyisakan dua landak hutan di sana. Kamu mau ikut dan melihat seperti apa situasinya?”

”Boleh?”

Incoming search terms:

  • KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER POHON GAHARU
  • pantun penantian
  • sajak keparat
  • analisis lapis bunyi puisi chairil anwar sebuah kamar
  • apakah rasamu itu telah kamu alihkan pada yang lain?
  • cerita dewasa akhir sebuah penantian
  • kahlil gibran penantian
  • penantian kahlil gibran

Categories: Cerita Bersambung