Search Results   kata kata penantian | Sastra Nusantara

DOA MU IBU

Posted on 7 February 2011 by (0) Comment

SATU KATA YANG KU UCAP PENGGANTI RAGA DI SAMPINGMU
AKU BERDIRI DISINI JAUH DARIMU
AKU BERJALAN DAN TERUS BERJALAN MENATAP MASA DEPAN
KADANG KERINDUAN UNTUK BERJUMPA DENGAN MU TAK BISA KU SEMBUNYIKAN
AKU BELUM SAMPAI DI DEMAGA CITA CITA UNTUK MELIHATMU KESANA
PERAHUKU MASIH OLENG DI HANTAM BADAI KEHIDUPAN
AKAN KAH KAU BISA MENUNGGUKU DI DERMAGA ITU
JIKA MEMANG SETIAP SORE KAU MELIHAT MENTARI SORE YANG TURUN PERLAHAN DI DALAM NYA LAUTAN
DISANA LAH AKU SAAT INI
ENTAH KAPAN AKU BISA MENDEKAP MU DI UJUNG SANA
KAN KUDAYUNG PERAHU TUAKU UNTUK MENEMUIMU IBU
DOAKAN AKU DENGAN KEIKHLASAN PENANTIANMU
KARNA ITU SEMANGAT UNTUKKU IBU
IBU
MUNGKINKAH MIMOIKU BISA KURAIH
AKU BERHARAP KESABARAN BISA MEMBAHAGIAKAN MU IBU
KARENA KERINGATKU SUDAH TAK SANGGUP KU SAPU LAGI IBU
AKU HARAPKAN DOAMU SELALU IBU
UNTUKKU BANGKITKAN AKU DALAM KETIDAK BERDAYAANKU
KAN KU LAWAN ARUS GELOMBANG DEMIMU IBU
AGAR AKU BISA MENJADI ANAK YANG BISA MEMBAHAGIAKAN MU

BY: RIKY GUCI

Incoming search terms:

  • puisi sedih untuk ibu
  • puisi sedih tentang ibu
  • puisi doa ibu
  • puisi sedih ibu
  • kamut kuraih dermaga mu
  • puisi ibu sedih
  • puisi keindahan alam yang berjudul mentari
  • puisi menyedihkan tentang ibu
  • puisi sedih buat ibu
  • puisi pendek laut

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Dustakah Jika Aku Berpaling

Posted on 27 May 2009 by (0) Comment

Judul: Dustakah Jika Aku Berpaling
Oleh: Noor M.A

Dustakah aku..
Ketika wajah ini ku palingkan..

Diam..
Kutengadahkan hasta ini..

Masih mengharap cintamu..
Yang tak pernah terhapuskan..

Incoming search terms:

  • syair dusta

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Melayu, Sajak Syair



Sandal Jepit Isteriku

Posted on 12 April 2009 by (0) Comment

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Duh, betapa
tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.

“Ummi… Ummi, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.

“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul? ucap
isteriku kalem.

“Iya. Tapi Abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.

Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah
begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.

***

Incoming search terms:

  • ham penyakit dracaena
  • cerita romance
  • doa isteri sholihah
  • ebook cerita si penidur
  • grifting mawar hasil okulasi kering
  • cerpen penindasan seorang wanita
  • kumpulan puisi islam tentang allah dan nabi
  • makalah tentang perbedaan pertumbuhan tanaman mawar yang disiram dengan air beras dan air ledeng
  • peran vektor dalam penyebaran telur cacing pada lalapan
  • sandal jepit istriku

Categories: Cerita Dewasa, Cerita Remaja



Berharap Dalam Penantian

Posted on 6 February 2009 by (0) Comment

Aku..
Ingin rasanya slalu memandangmu..
Setiap sa’at kau slalu di hatiku..
Bagai separuh jiwa yang kau ambil dariku..

Kau penerang hatiku..
ngin rasanya kukatakan padamu..
Bahwa ku mencintaimu..
Setulus dan seutuh hatiku..

Kau tanam dalam hatiku benih cinta..
Kau bangun pula istana cinta..

Kau membuatku slalu ingat wajahmu..
Wajah yang slalu membayangiku..
Setiap sa’at dan stiap waktu..
Kau akan slalu teringat olehku..

Sending by Noor M.A
Thursday, February 5, 2009 1:31 PM

Incoming search terms:

  • kata-lata kenaikan isa almasih

Categories: Puisi Harapan



Menanti Cinta Di Kala Senja

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Oh cinta bagaikan kelana..
Menginjakkan jejaknya di atas nirvana…
Kelak sang surya enggan berpijar..
Tapi kau cinta laksana sang kuasa…
Berikan cerita dan lahirkan semua..

Adalah asa dalam kesejukkan..
Embun yang putih turun bagaikan salju..
Namun cinta slalu turun menetap..
Bagaikan serapan kasih yang terpadu..
Di antara hati yang merah merekah…

Saat senja kan tiba..
Mendungpun takkan menghiasi..
Hanya sang surya yang tenggelam…
Namun sang purnama mengerlingkan untuk insan…
Menantimu cinta, tak kunjung jua tiba..

Andai kata penantian ini tak ada…
Kuhanya berharap suatu saat sang malaikat..
Mau berbisik dan berikan satu insan bagiku..
Mencinta dalam keluhan meski asa mendekam..
Tak ayal senja tiba hingga semuanya sirna…

Puisi cinta dari : C0`18`D0kt3r`C1nt4

Incoming search terms:

  • puisi menanti jodoh
  • puisi menanti senja
  • kata kata penantian
  • sajak penantian senja
  • puisi tentang penantian di kala senja
  • puisi syair cinta menunggu
  • puisi penantian di kala senja
  • puisi menunggu jodoh
  • puisi menantimu kala senja
  • media tanam ranti

Categories: Puisi Cinta



Calon Buat AJENG

Posted on 13 December 2008 by (5) Comment

Calon Suami???!

Pfui, kuhembuskan nafasku kuat-kuat. Bosan aku. Lagi-lagi calon suami yang dibicarakan. Bayangin, sudah dua bulan ini tidak ada topik yang lebih trend di rumah, selain soal suami.

Mulai dari Papi yang selalu nyindir, sudah pengen menimang cucu. Mami yang berulang-ulang menasihatiku agar jangan terlalu pilih-pilih tebu. Lalu Bambang, adikku, yang kuharap bisa menetralisir suasana, tak urung ikut menggoda. Bahkan si kembar Rani-Rano, yang masih es em pe pun, ikut-ikutan menceramahiku.

”Mbak Ajeng kan udah jadi insinyur, udah waktunya dong, mikirin berkeluarga. Lagian, Rani sama Rano kan udah pengen dipanggil ’Tante dan Oom’. Tika aja yang baru kelas enam, keponakannya udah empat!”

”Iya, Mbak. Jaman sekarang, perempuan itu harus agresif. Mbak Ajeng sih, kerjanya belajar ama ngaji melulu!” Rano menimpali kata-kata kembarnya.

Aku hanya bisa melotot, nemu di mana lagi pendapat kayak gitu.

Incoming search terms:

  • cerita pendek remaja
  • novel pendek remaja
  • novel remaja pendek
  • cerita pendek remaja ulang tahun
  • contoh cerita pendek remaja
  • kumpulan cerita pendek remaja terbaru
  • kumpulan cerita pendek remaja panjang
  • cerita remaja yang pendek
  • Cerita remaja pendek
  • kumpulan cerita pendek remaja

Categories: Cerita Dewasa



Akhir Sebuah Penantian (bagian 3)

Posted on 4 December 2008 by (0) Comment

Aku sedang memberikan susu pada Rimba, saat Koko berlari-lari masuk, seperti dikejar serombongan pemberontak bersenjata. Ni, kamu lihat Mahesa? tanyanya, dengan napas memburu.

”Tadi, sih, dari sini, memeriksa Rimba,” sahutku, cuek.

Susu di dot telah habis. Rimba, harimau sumatra jantan yang kini telah pulih berkat kasih sayang Mas Rangga dan teman-temannya, kumasukkan kembali ke kerangkengnya.

”Ada apa, sih?”

”Ada penangkapan lagi di pelabuhan.”

”Penangkapan apa? Bahasamu itu, kok, kriminal banget!”

”Maaf… kamu belum tahu, ya, istilah-istilah yang sering kami pakai!” kata Koko, sambil tertawa. ”Itu artinya, ada aksi penyelundup­an binatang yang dilindungi, tapi berhasil digagalkan petugas! Pe–lakunya tertangkap dan sekarang menyisakan dua landak hutan di sana. Kamu mau ikut dan melihat seperti apa situasinya?”

”Boleh?”

Incoming search terms:

  • KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER POHON GAHARU
  • pantun penantian
  • sajak keparat
  • analisis lapis bunyi puisi chairil anwar sebuah kamar
  • apakah rasamu itu telah kamu alihkan pada yang lain?
  • cerita dewasa akhir sebuah penantian
  • kahlil gibran penantian
  • penantian kahlil gibran

Categories: Cerita Bersambung



Akhir Sebuah Penantian (bagian 2)

Posted on 2 December 2008 by (0) Comment

Pagi hari aku terbangun oleh kicauan burung. Tubuhku masih terasa penat, setelah seharian kemarin menempuh perjalanan jauh dengan makhluk paling menyebalkan di dunia. Aku menempati sebuah kamar yang terletak tak jauh dari markas, sebutan untuk kantor. Aku tak tahu berapa luas keseluruhan tempat ini. Soalnya, kemarin aku belum sempat keliling.

Yang kutahu, di kompleks ini ada sebuah bangunan utama yang dipergunakan sebagai kantor dan ruang pertemuan. Di sayap kiri dan kanan ada bangunan tambahan yang berbentuk paviliun-paviliun. Ada yang dipergunakan sebagai tempat praktik dokter, ruang operasi, ruang pemulihan untuk memulihkan kondisi binatang-binatang yang sakit, dan kamar untuk karyawan pengelola tempat ini. Salah satunya adalah kamar yang kini kutempati. Aku beruntung, karena kamar yang kutempati terletak paling ujung, berbatasan langsung dengan pegunungan di latar belakang sana dan alam bebas.

Incoming search terms:

  • pusi tentang alam
  • kandungan pelepah pisah
  • kumpulan pusi alam
  • kumpulan pusi tentang alam
  • mamfaat tanaman padi di daerah cianjur
  • media tanam Podsolik merah kuning untuk sansevieria
  • pengembangan tanaman sansivieria dilahan pmk

Categories: Alunan Puisi