Posted on 4 June 2011 by
admin
Judul: Lelah Menantimu Kembali
Oleh: “isye kusnia”
Disetiap waktu aku melangkah
Disetiap detik aku menjalani semua
Disrtiap harapan aku pendam
Disetiap waktu kuberpikir
Walau hati ini tak pernah dirasakan dia
Tapi aku sudah lelah dengan pengorbananku ini
Biarlah ini menjadi sebuah kenangan
Yang akan ku ingat saat aku merindukanmu
Incoming search terms:
- Puisi ilmu
- kumpulan puisi lama
- puisi tentang ilmu
- puisi lelah
- puisi rindu ibu
- contoh puisi tentang ilmu
- contoh kumpulan puisi terikat
- puisi ilmu pendidikan
- kumpulan puisi tentang ilmu
- puisi pendek islami buat ibu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian
Posted on 4 July 2010 by
admin
Judul: Kenangan
From: bryan
andai kau ingat akan masa lalu kita….
yang t’lah kita lewati bersama…
masa indah saat bersamamu…
terasa sejuk dalam sanubariku…..
walau luka yang tertinggal…
bahagia slalu bersamamu…
walau kisah itu hilang…
dirimu akan slalu ku kenang…
dan biarkan aku sendiri…
mengenang dikau yang tlah pergi….
namun percayalah cinta ku ini….
akan slalu ada kini dan nanti….
NB:Puisi ini dibuat khusus untuk MEGA,
May Aku sayang kamu by Bryanwahyudi
Incoming search terms:
- contoh geguritan bahasa jawa pengorbanan ibu
- puisi replika kunci hati
- puisi ucapan ultah buat ibu
- puisi ultah buat ibu
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam
Posted on 15 October 2009 by
admin
Judul: Saat yang kita lewati, menjadi kenangan
Oleh: “Rizky Anggreini”
Ingatkah kamu setiap sudut yang pernah kita lewati,
dengan canda, dengan tawa, kebersamaan yang selalu kurindukan…
setiap sudut itu jugalah yang selalu mengingatkan ku padamu…
tempat kita menghabiskan waktu dengan cerita, dengan sedikit tawa, bahkan obrolan serius tentang masa depan….
ooow aku merindukan semuanya…
Setiap kali ku lewati jalan itu, pagi dan sore,
saat itulah rinduku begitu menyesak…
setiap hari ku lewati tempat kita makan waktu itu,
tempat paling pojok dibawah pohon itu,
tempat itu juga lah yang mengingatkan ku padamu…
cerita, ketawa, saling mengejek, tiba-tiba diam, melanjutkan cerita…
kini semuanya jadi begitu berarti, tak seperti saat itu, tak pernah berpikir kalau aku bakal merindukan saat-saat itu…
Senyum mu yang menggoda, tawa mu yang renyah, candaan mu yang buat ku kesal, dan banyak hal yang kita sukai hampir sama…….
hooooo betapa berarti kenangan itu, sekarang…saat semua itu tlah menjadi kenangan
sajak, sajak rindu, sajak kangen, sajak gembira, sajak canda, sajak cinta, sajak menunggu
Incoming search terms:
- puisi pendek kangen
- puisi sajak pagi tiba
- sajak pagi hari
- sajak kangen
- sajak pagi hari tiba
- sajak kesal
- sajak gembira
- candaan yg ga bikin garing
- puisi pendek canda
- puisi bergambar anak jalanan
Categories: Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 23 July 2009 by
admin
Judul: Pembawa Kebanaran
Oleh: Dera Ganiez
Ku bUka leMbaran maSA laLu
D maNa banYak tERsimpAN kENangAN,pERjuaNGan,dAN kepAHitan
TeRfikir d beNak Ku
BetAPa pediHnYA dUNia iNi
MenYiksa,mEmbUnuh,mEmfitNah oRaNG yaNg taK bErsaLah
HaRI deMI haRi beRlaLu
TaHUn deMi tAHun mEnEPi
LaHIrlaH …
SeoRang pEMbawA kEBenARan
PeNEgaK ISlam
PEMbeRi caHayA kaLbu
MenERangi duNIa yaNG gELap aKan keMaksiaTAn,dAn keMusyIraKan
SeoRang pemBawa KEbeNAran
Yang taK leLah aKAn pePeranGAn,pERmusUHan,dAN kEBenciAN….
SeORang pEMbawa kEBenaRAn
YaNG mEmbaWA kITa mENuju tEMpaT yaNG leBIh bAIk,tEmPat yAng peNUh kENikmaTan,kESenanGan,dAn keGeMbiRaaN…
D tEmpAt iTu kITa biSA teRsenYum,baHagia,dAn dAmAI….
Tags: puisi masa lalu, puisi kenangan, puisi perjuangan, puisi kepahitan, puisi kemaksiatan, puisi kemusyrikan, puisi kesenangan, puisi kegembiraan
Incoming search terms:
- puisi kegembiraan
- puisi kesenangan
- puisi tentang kesenangan
- puisi kepahitan
- contoh puisi kegembiraan
- puisi tentang kegembiraan
- kumpulan puisi kegembiraan
- cerita r a kartini dengan tegak sambung
- puisi bertema kesenangan
- puisi pendek malam kesenangan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 1 June 2009 by
admin
Judul: Apa Salah Aku Cina
Created By: DZawin Nuha
Shanghai 31 November 2005.
Gerimis salju yang bergulir keras bersamaan dengan tiupan angin yang lumayan kencang menghiasi kota shanghai sore itu. Kerlip lampu yang telah menyala turut mewarnai suasana di kota yang dikenal paling ramai di negara Cina. Di kanan kiri jalan sudah penuh dengan tumpukan salju yang menggunung. Terlihat satu dua orang petugas membersihkan tumpukan salju itu dari jalan. Menyingkirkannya ke tepi. Lengah sedikit saja tumpukan salju itu bisa mengganggu perjalanan para pengguna jalan. Dari arah berlawanan mobil berbagai jenis melaju pelan melawan derasnya arus salju yang turun lebih banyak sore itu.
Di sisi lain seperti kebiasaan orang Cina sejak dulu, meski salju turun cukup deras masih terlihat beberapa orang melintasi jalan dengan jaket tebal. Agak menggigil dan merapatkan jaket langkah demi langkah mereka lalui. Diantara mereka terlihat seorang gadis berjalan cepat melintasi jalan tersebut. Udara yang semakin dingin membuatnya makin tidak betah tinggal terlalu lama di luar.
Incoming search terms:
- cerita dewasa tionghoa
- cerpen nusantara
- kumpulan cerpen nusantara
- ya allah hapuskan kelelahan ini puisi
- pantun ditinggal kekasih
- puisi udara panas
- kumpulan cerita ditinggal kekasih
- Kumpulan cerita perkosaan dari negara china
- kumpulan cerita sedih saat pacar meninggalkan kita untuk selamanya
- kumpulan cerpen kegemaran
Categories: Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja
Posted on 19 December 2008 by
admin
Kenangan lama tersirat kembali…
Tat kala sepasang kekasih terlihat..
Melintas dengan mesranya di depanku..
Begitu indah ceritanya, akupun terpana..
Serasa lembarang usang kembali terpampang..
Di meja lamunan ketika kuputuskan smuanya..
Aku terpuruk dalam kekeluan…
Dan masa indah lalu hilang sekejap mata..
Hidup tanpa kekasih bagiku melayang..
Suka ada dan dukapun tak hilang…
Tak jauh berbeda saat kasih bersama..
Lebih indah, daripada terjalin sendirian…
Namun kucoba dan terus kucoba..
Agar tangan ini tetap bisa menggenggam..
Sejuta rasa yang sempat tertahan..
Hingga saatnya tiba, penggantinya kutemukan..
Puisi cinta dari : C0`18`D0kt3r`C1nt4
Incoming search terms:
- puisi tanpa kekasih
- bosan hidup tanpa kekasih
- puisi tanpa kekesih
- Puisi tanpa kekasich
- puisi tanpa kakasih
- puisi tampa kekasihku
- puisi sendiri tanpa kekasih
- puisi sedih tanpa kekasih
- puisi malam tanpa kekasih
- Puisi hidup tampa kekasih
Categories: Puisi Cinta
Posted on 19 December 2008 by
admin
hari-hari ku slalu brjalan
ku tunggu hadir mu
dari saat kamu pergi
hingga saat ini
banyak kabar dr dunia ku ttg Mu
dr tema2 kita…
dan anginpun slalu ngirim kabar untukku
namun wajah mu tak kunjung di depan ku
banyak mimpi di malam tidur ku…
banyak lamunan di siang hari
banyak kenangan saat aq belajar
banyak rindu disaat sepi
hati ku
pilu
terluka dalam
tergores oleh memori silam
ku coba berjalan dengan dunia baru ku
berharap bisa melupakan diriMu
ku tetap mengayunkan langkah ku
tanpa menoleh kebelakang ku
ku titi tangga ke atas mencapai harapan
di tengah perjalanan “aq tidak yakin”
aq ttp berjalan dengannya “tp aq ttp tidak yakin”
Ku jalani dunia baru
namun slalu buat perbandingan antara U dan dia
banyak teguran yg kudapat
banyak nasehat yg terdengar
“LUPAKAN MASA LALUMU supaya KAMU TIDAK TERLUKA”
6 tahun silam qt terpisah
1 tahun 2 minggu lalu aq dengar suaraMu
tidak ada kepastian akan kabar angin yg terdengar
hingga kini engkau ttp ku nanti
menanti untuk menjawap pertanyaan yg akan ku lontarkan
beranikan lah dirimu untuk harir di hadapan ku
supaya lukaku terobati
supaya aq bisa berjalan dgn yang lain
supaya engkau tidak terjerat
supaya tidak ada lagi hati yang terluka
karena aq slalu menantimu
Puisi cinta dari : as3_heart
Incoming search terms:
- puisi dimana dirimu
- puisi lupakan masa lalumu
- puisi dimanakah dirimu
Categories: Puisi Cinta
Posted on 4 December 2008 by
admin
Aku sedang memberikan susu pada Rimba, saat Koko berlari-lari masuk, seperti dikejar serombongan pemberontak bersenjata. Ni, kamu lihat Mahesa? tanyanya, dengan napas memburu.
”Tadi, sih, dari sini, memeriksa Rimba,” sahutku, cuek.
Susu di dot telah habis. Rimba, harimau sumatra jantan yang kini telah pulih berkat kasih sayang Mas Rangga dan teman-temannya, kumasukkan kembali ke kerangkengnya.
”Ada apa, sih?”
”Ada penangkapan lagi di pelabuhan.”
”Penangkapan apa? Bahasamu itu, kok, kriminal banget!”
”Maaf… kamu belum tahu, ya, istilah-istilah yang sering kami pakai!” kata Koko, sambil tertawa. ”Itu artinya, ada aksi penyelundupan binatang yang dilindungi, tapi berhasil digagalkan petugas! Pe–lakunya tertangkap dan sekarang menyisakan dua landak hutan di sana. Kamu mau ikut dan melihat seperti apa situasinya?”
”Boleh?”
Incoming search terms:
- KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER POHON GAHARU
- pantun penantian
- sajak keparat
- analisis lapis bunyi puisi chairil anwar sebuah kamar
- apakah rasamu itu telah kamu alihkan pada yang lain?
- cerita dewasa akhir sebuah penantian
- kahlil gibran penantian
- penantian kahlil gibran
Categories: Cerita Bersambung
Posted on 2 December 2008 by
admin
Aku akan pulang membawa kegelisahan
dalam rindu yang mencemaskan, adakah
kau simpan luka lama dengan merampungkan
kenangan kelam, dari masa telah terlewati
pada perantauan asing di segenap hati
Rumah telah tertutup pada mimpi buruk
rontoklah hari demi hari dari dongeng ngeri
cerita tentang kemurungan negeri terbaca
selalu meramu mitos-mitos pemikiran semu
mengurung niat yang terlintas hanya kejemuan
Aku akan tetap pulang, segera menghabiskan
semua huruf dalam kamus kehidupanmu, hingga
bakal mengerti, bahwa ternyata selama ini
aku tak jauh dari bacaanmu, pada setiap ucapmu
selalu mengandung kerinduan untuk kepulanganku
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
untuk Abdul Aziz, kakakku
Incoming search terms:
- nematoda bintil akal dan gejala serangan
Categories: Alunan Puisi
Posted on 25 November 2008 by
admin
Kuhela napas panjang saat pintu lift di depanku perlahan menggeser terbuka. Memperlihatkan kekosongan lantai satu yang menanti diluarnya.
Langkah kakiku keluar kian berat menjejak, dan kusadari betapa letihnya aku. Seharian mengurusi program orientasi siswa baru betul-betul memeras selutuh energiku; rasanya sekarang aku hanya ingin cepat pulang, melempar diri ke atas ranjang, lalu tidur terlelap sampai besok pagi.
Baru dua hari selesai dari total lima hari penuh masa orientasi. Masih ada tiga hari penuh keringat dan air mata yang menanti, namun sekujur badanku sudah mulai menjerit-jerit kelelahan. Dan bagaimana bisa si ketua OSIS ceroboh menyebalkan itu masih tega menyerahkan segala tanggung jawab mengurusi acara kebersamaan siswa Jumat nanti kepadaku? As if menjadi pembimbing kelas, pengurus games, dan penghubung tim paduan suara sudah tidak cukup menyita waktu, perhatian, serta tenagaku. Andai saja si bodoh itu punya sedikit saja tempat lebih di otak lemahnya untuk bisa peduli pada penderitaan bawahan tertindas.
Incoming search terms:
- contoh sni jeruk lokal
- ekologi helminthosporium maydis
- kata2 sebel sama seseorang
- puisi bahagia hidup denganmu
- puisi pendek cinta yang hilang
- puisi tentang menanti kejujuran dan kepastian
- puisi wajah seorang ibu
Categories: Cerita Pendek