Search Results   percayalah puisi | Sastra Nusantara

Kenangan

Posted on 4 July 2010 by (1) Comment

Judul: Kenangan
From: bryan

andai kau ingat akan masa lalu kita….
yang t’lah kita lewati bersama…
masa indah saat bersamamu…
terasa sejuk dalam sanubariku…..

walau luka yang tertinggal…
bahagia slalu bersamamu…
walau kisah itu hilang…
dirimu akan slalu ku kenang…

dan biarkan aku sendiri…
mengenang dikau yang tlah pergi….
namun percayalah cinta ku ini….
akan slalu ada kini dan nanti….

NB:Puisi ini dibuat khusus untuk MEGA,
May Aku sayang kamu by Bryanwahyudi

Incoming search terms:

  • contoh geguritan bahasa jawa pengorbanan ibu
  • puisi replika kunci hati
  • puisi ucapan ultah buat ibu
  • puisi ultah buat ibu

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam



Tentang sayang ku

Posted on 7 December 2009 by (0) Comment

Judul: Tentang sayang ku
Oleh: Rizky Anggreini

Kamu tau sayang, aku sayang kamu
kamu tau sayang, sampai kapanpun akan begitu…
walaupun kau mengiris sebagian dari hatiku,
walaupun kau sayat-sayat jantungku,
aku kan tetap sayang kamu sayang…

Walaupun amarah ku memuncak,
walaupun suatu waktu aku meninggalkanmu,
percayalah sayang itu hanya sementara,
aku bakal kembali padamu..

Aku sayang kamu, sayang
tak hirau buatku apakah kau tau hal ini,
apakah berarti untukmu keberadaanku, perhatianku, aku kan tetap pada hatiku,
pernahkan kau tau cara membohongi hati sendiri ?
sakit bukan ?

Aku sayang kamu sayang,
walaupun kau kan menyakitiku,
karena ku tak mau menyakiti diriku…

Tags: Puisi sayang, puisi sayang kamu, aku sayang kamu, puisi perhatian, puisi pengorbanan, puisi demi cinta, puisi kembali, puisi mengenalmu

Incoming search terms:

  • puisi ingin mengenalmu
  • puisi marah tapi sayang
  • puisi mengenalmu
  • islam puis pendeki
  • puisi amarah hati
  • puis hati
  • puisi sendiriku hanya di temani gitar
  • puisi sedih yang ingin meninggalkan orang yang disayang
  • puisi sakit hati yang pendek
  • puisi pendek tentang sakit hati

Categories: Puisi Cinta, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum



Madah Cinta Sebuah Tulisan

Posted on 18 December 2008 by (1) Comment

Wahai kawan2 ku…
Dengarlah bisikan kata2 ku ini.

Tulislah wahai kawan2 ku..!
Tulislah madah cinta mu
Tulislah puisi cinta mu
Tulislah apa2 yang telintas dihati mu!
Rasakan getaran suara hati naluri mu
Biarkan ia bersuara menjerit
Biarkan seisi dunia mendengarkannya luahannya
Luahan rasa hati seorang manusia!

Wahai kawan ku…!
Jangan engkau berdiam diri
Jangan engkau hanya menjenguk disana sini
Komentar sana komentar sini!
Bukankah engkau juga mempunyai rasa hati?
Sedikit naluri untuk berpuisi?

Wahai kawan ku…
Percayalah bahawa …
kita cuma insan biasa
cuba meneroka rahasia kehidupan
Sama-sama juga ada kekurangan
sama-sama ada sedikit kepahitan
Didalam merenangi lautan madah cinta ini
cuba membongkar rahasia hakikat puisi cinta!

Incoming search terms:

  • www puisi malam minggu
  • parafrase puisi senja di atas kursi
  • puisi bapakku tersayang

Categories: Sajak Syair



Ketika Derita Mengabadikan Cinta

Posted on 14 December 2008 by (0) Comment

Penulis : Habiburrahman El Shirazy

“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”

Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.

Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.

Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…

Incoming search terms:

  • kumpulan puisi tentang pendidikan
  • puisi bahasa jawa tentang alam
  • puisi perjuangan wanita
  • puisi tentang perjuangan wanita
  • contoh puisi tentang pendidikan
  • puisi tentang pendidikan
  • puisi ulang tahun anak
  • Puisi tema pendidikan
  • puisi perjuangan perempuan
  • Puisi tentang perjuangan perempuan

Categories: Cerita Cinta