Search Results   puisi air mata | Sastra Nusantara

puisi aku..kau..dan dia

Posted on 4 April 2011 by (0) Comment

Judul: Aku kau dan dia
Oleh: hening

aku…yang berjalan dengan mauku mencintaimu dengan cinta dalam hatiku..
kau..yang kucintai dengan rasa yang aku miliki sekalipun kutahu cinta kita sulit untuk diperjuangkan saat ini..
dia…yang memang telah memiliki secara ragawi tapi tak pernah bisa merengkuh hati ini..
menatap sedih dengan kehidupan yang harus dijalani…
cinta segitiga yang penuh dengan likuan jalan…
ada air mata, ada luka, ada takut, ada kecewa..
bercampur aduk…
antara cinta, kasihan dan pengkhianatan…
sampai kapan…
entahlah aku hanya mampu tertunduk diam dalam keheningan…
tanpa harus berkata apa-apa..
dan hanya bisa ucapkan aku hanya mampu menjalaninya…
suatu saat akan memutuskan dan smoga indah pada akhirnya…
cinta dalam hati menjadi ukiran indah dalam diri…

Incoming search terms:

  • puisi cinta segitiga
  • puisi cinta segi tiga
  • aku kau dan dia
  • Puisi cinta kau dan dia
  • puisi aku kau dan dia
  • Kata cinta segitiga
  • syair cinta segi tiga
  • puisi kau dan dia
  • puisi diam tanpa kata
  • puisi sedih tentang cinta segitiga

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Puisi Desah Musim

Posted on 15 February 2011 by (0) Comment

Aku lahir dari resah desah angin dan gelisah musim
Yang menahan debar yang kapan saja bisa runtuh
Entah angin musim seperti apa lagi
Yang akan mengurungku di setiap tikaman waktu

Pada esok
Entah musim seperti apa lagi
Yang akan memajang bukit pasir di gurun yang lain
Gurun yang belum jua ku beri nama
Sampai tiupan sangkakala musim tak kunjung lembab

Saat kemarau berkepanjagan
Berharap membasahi dahaga
Aku pergi dengan sejuta kata yang tercuap

Ketika gemuruh dada ini gundah merentak rentak
Meregang bingung karena rindu
Ku ingin berpetualang
Untuk menanam kembali mata air di gurun pasir yang dingin

sending by: aprinol zikri

Incoming search terms:

  • faktor membuka tutupnya stomata tumbuhan cam
  • biar kusimpan kerinduan ini sampai saatnya tiba
  • puisi resah gelisah
  • puisi kata desah
  • puisi judul berpetualang
  • puisi beserta parafrasenya
  • ph rawa asam setelah kemarau
  • Desah sajak
  • desah musim
  • contoh puisi musim

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam



Puisi Pupus Harapan

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: The End
Oleh: Siti Kholifah

berakhir sudah . . .
malam kini telah tiba . . .
sang fajar telah menutup matanya . . .
merah senja pun berganti hitam . . .

kelam . . .
atau mungkin aku buta ?
sunyi . . .
atau mungkin aku tuli ?

Incoming search terms:

  • syair putus cinta
  • puisi cinta bertepuk sebelah tangan
  • puisi pupus
  • puisi tangis
  • puisi pupus harapan
  • puisi jawa tentang alam
  • syair kehilangan
  • sair putus cinta
  • puisi tentang cinta bertepuk sebelah tangan
  • puisi buta

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Puisi Kau dan Cintamu

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: Kau dan Cintamu
Oleh: Siti Kholifah

Kau adalah secercah cahaya mentari dipagiku
Namun sinarmu bukan ada untukku
Kau adalah tetesan embun dipagiku
Namun jernihnya bukan hadir untukku

Cintamu dulu masih rapi tersimpan di sudut hati
Meski kini sayang itu sudah ta’ utuh lagi
Cintamu dulu menuang segala harapan di jiwaku
Meski rIndu itu telah terbagi dalam waktuku

Incoming search terms:

  • puisi kehilangan cinta pertama
  • angin mengadu pada hujan meringkuk di peraduan
  • puisi pendek tentang sinar mata
  • puisi ketika luka harus terbungkus senyum
  • puisi kehilngan
  • puisi kau tetap harapan
  • puisi hati terbalut luka
  • puisi cintamu membunuhku
  • puisi cintamu bukan untukku
  • Puisi cinta mu bukanlh untuk ku

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Puisi Pengertian Cinta

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: cinta itu apa
Oleh: Irfan Aduhdek

begitu banyak cinta yang kau tanam
akhirnya dia tumbuh di hatiku..
begitu banyak harapan yang kau berikan
tapi kini hanya menumbuhkan penderitaan..

seandainya kau tahu…
semenjak kau datang
aku tak bisa berkata tak bisa bergerak
seakan seluruh badanku terbius keindahanmu
aku hanya bisa berkata… masya allah cantiknya

Incoming search terms:

  • puisi keindahan
  • puisi pengertian
  • puisi tentang keindahan
  • puisi pengertian cinta
  • kumpulan puisi keindahan
  • puisi keindahan nusantara
  • Puisi tentang pengertian
  • contoh puisi keindahan
  • contoh puisi tentang keindahan
  • puisi keindahan hidup

Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak, Friendship Poems, Love Poems, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Umum, Romantic Poem, Sajak Cinta



Aku di sini

Posted on 21 January 2011 by (0) Comment

aku ada disini
diantara penghujung waktu
terus dan terus menyelusuri
dari ujung ke ujung sepi

aku masih disini
bersama waktu waktu yang kabur
hingga sampai saat ini
senja pun telah uzur

tetap disini
kian sepi
waktu pun membisu
tiada kata yang mampu ku kutip

masih saja di sini
tak beranjak sama sekali
terdiam dan tergugu
semua serba kelu

Incoming search terms:

  • pencitraan puisi
  • puisi Khalil Gibran dan parafrasanya
  • puisi sungai yang indah
  • aku tersenyum diatas perih dan tertawa diantara luka puisi
  • home puisi kenangan kahlil gibran sajak cinta puisi perpisahan puisi cinta puisi persahabatan puisi rindu puisi chairil anwar - senja di pelabuhan kecil
  • puisi judul tawa
  • puisi umum dengan pencitraan
  • sajak kau membuat aku bingung
  • sajak sajak zikri chania

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum



Perahu itu..

Posted on 23 December 2010 by (0) Comment

Perahu itu..

Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan

Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata

Dan….
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian

Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang

Aku tenggelam
Perahuku karam

http://www.bayumukti.com/puisi-di-hari-valentines/

Incoming search terms:

  • puisi tentang cita-cita
  • kumpulan puisi cita cita
  • puisi tentang cita cita
  • puisi cita-cita
  • puisi awan
  • contoh puisi cita cita
  • pusi cita-cita yang singkatl
  • puisi tentang awan
  • contoh puisi cita-cita
  • puisi cita cita

Categories: Puisi Cinta, Puisi Tahun Baru, Puisi Umum, Puisi Valentine



Tersenyum di atas air mata yang sepi

Posted on 30 December 2009 by (0) Comment

Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana

hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…

tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..

itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….

by:_”chanmel loverz 250809″_

Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati

Incoming search terms:

  • puisi ketakutan
  • puisi rintian sajadah
  • puisi lubuk hati
  • puisi tetap tersenyum
  • puisi_lubuk hati
  • rintian jiwa
  • senyum diatas luka puisi
  • puisi tersenyum lah dalam menanggis
  • syair cinta dan canda
  • puisi senyuman dlm luka

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



TakdirMu

Posted on 7 December 2009 by (0) Comment

Judul: TakdirMu
Oleh: Rizky Anggreini

Takdir telah berkata,
Ya Allah berikanlah kami kekuatan
Walau air mata tak henti tertahan
biarkan kami bisa menerimanya…

Ya Allah ini adalah kehendakMu,
maka semuanya kami kembalikan kepadaMu,
semuanya mempunyai batas,
maka berikanlah pula kami kekuatan yang tak terbatas dalam hal ini…

Orang yang kami sayang,
yang selama ini menjadi bagian dari hidup kami,
kini menghadapMu…
Berilah kemudahan untuknya,
lapangkanlah tempatnya disisiMu,
Ya…Rabb…
Kami tau ini yang terbaik,
maka berikanlah kesempatan kepada kami untuk bisa menerimanya…

Ya Rabb,kami menangis bukan karena tidak menerima takdirMu,
Kami menangis bukan karena tidak beriman kepadaMu,
Tapi kami hanya butuh waktu,
butuh waktu untuk menenangkan diri dari keterkejutan kami,

Ya Rabb..Bimbing lah kami…

Tags: Puisi Ilahi, puisi rabb, puisi sayang, puisi pencipta, puisi islam, sastra islam, puisi takdir, syair islam

Incoming search terms:

  • kumpulan syair lama
  • syair lama
  • contoh syair lama
  • kumpulan puisi dan penciptanya
  • contoh puisi dan penciptanya
  • Puisi sastra islam
  • buku syair dan sastra
  • puisi takdir ilahi
  • puisi tentang pencipta
  • sair lama cinta

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum



Air Mata

Posted on 19 November 2009 by (0) Comment

Judul: Air Mata
Oleh: Angga

Dimana air mata
Di sana ada duka
Namun tidak semua
Air mata
Berakhir dengan duka
Lihat di sana
Seorang bunda
Menangis tertawa
Melihat anaknya
Selamat dari jeram dunia
Lantas benarkah selama ini kau bicara
Air mata
Selalu berakhir duka?

Tags: puisi cinta, puisi duka, puisi tangis, puisi air mata

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum