Posted on 4 April 2011 by
admin
Judul: Aku kau dan dia
Oleh: hening
aku…yang berjalan dengan mauku mencintaimu dengan cinta dalam hatiku..
kau..yang kucintai dengan rasa yang aku miliki sekalipun kutahu cinta kita sulit untuk diperjuangkan saat ini..
dia…yang memang telah memiliki secara ragawi tapi tak pernah bisa merengkuh hati ini..
menatap sedih dengan kehidupan yang harus dijalani…
cinta segitiga yang penuh dengan likuan jalan…
ada air mata, ada luka, ada takut, ada kecewa..
bercampur aduk…
antara cinta, kasihan dan pengkhianatan…
sampai kapan…
entahlah aku hanya mampu tertunduk diam dalam keheningan…
tanpa harus berkata apa-apa..
dan hanya bisa ucapkan aku hanya mampu menjalaninya…
suatu saat akan memutuskan dan smoga indah pada akhirnya…
cinta dalam hati menjadi ukiran indah dalam diri…
Incoming search terms:
- puisi cinta segitiga
- puisi cinta segi tiga
- aku kau dan dia
- Puisi cinta kau dan dia
- puisi aku kau dan dia
- Kata cinta segitiga
- syair cinta segi tiga
- puisi kau dan dia
- puisi diam tanpa kata
- puisi sedih tentang cinta segitiga
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 7 February 2011 by
admin
Judul: Kekarepan
Oleh: ririn arfianti
seindah surya menemui alamnya
kala datang
membawa aroma lekukan pipi
tercipta daku yang hanya kekarepan
pengen gitu tak bisa ..
seakan daku tak sanggup meraih nan jauh itu
Incoming search terms:
- puisi presiden
- keindahan syair ibu
- puisi bangkitkan semangat
- puisi kenang daku dalam doa mu
- puisi presiden pendek
- puisi setangkai harapan
- Puisi-presiden
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Pahlawan, Puisi Presiden, Puisi Sahabat, Puisi Semangat
Posted on 28 January 2011 by
admin
Setangkai Ilalang
Karya: Huda M Elmatsani
Di hamparan perbukitan cahaya hijau bergelombang
kita nikmati waktu yang terselip di pucukpucuk daun teh
kugenggam jemarimu kaugapit lenganku
menyusuri celah sempit perkebunan.
Berdua bermesraan menikmati pemandangan alam
lerenglereng indah, nyanyian prenjak yang berpindahpindah
lalu lalang kita tumbuh menjelma bunga ilalang
menghiasi jalan setapak memperindah jejak kenangan.
Kupetik setangkai, erat kugenggam di jarimu
senyummu terurai, sesaat terdengar bisik sayang
cahaya senja tetirah di punggung perbukitan
tebing doa kita panjat hingga puncaknya.
2009
Incoming search terms:
- puisi ilalang
- puisi pemandangan alam
- puisi 2009
- puisi pemandangan matahari terbenam
- puisi sedih yang bertama hewan
- puisi tentang pemandangan alam
- pencitraan puisi chairil anwar hampa
- karet polybag okulasi tunas menghadap ketimur matahari terbit
- kata perpisahan sedih untuk kakak kelas
- puisi pemandangan kebun teh
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 22 January 2011 by
admin
Judul: Kau dan Cintamu
Oleh: Siti Kholifah
Kau adalah secercah cahaya mentari dipagiku
Namun sinarmu bukan ada untukku
Kau adalah tetesan embun dipagiku
Namun jernihnya bukan hadir untukku
Cintamu dulu masih rapi tersimpan di sudut hati
Meski kini sayang itu sudah ta’ utuh lagi
Cintamu dulu menuang segala harapan di jiwaku
Meski rIndu itu telah terbagi dalam waktuku
Incoming search terms:
- puisi kehilangan cinta pertama
- angin mengadu pada hujan meringkuk di peraduan
- puisi pendek tentang sinar mata
- puisi ketika luka harus terbungkus senyum
- puisi kehilngan
- puisi kau tetap harapan
- puisi hati terbalut luka
- puisi cintamu membunuhku
- puisi cintamu bukan untukku
- Puisi cinta mu bukanlh untuk ku
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 4 July 2010 by
admin
Judul: Kenangan
From: bryan
andai kau ingat akan masa lalu kita….
yang t’lah kita lewati bersama…
masa indah saat bersamamu…
terasa sejuk dalam sanubariku…..
walau luka yang tertinggal…
bahagia slalu bersamamu…
walau kisah itu hilang…
dirimu akan slalu ku kenang…
dan biarkan aku sendiri…
mengenang dikau yang tlah pergi….
namun percayalah cinta ku ini….
akan slalu ada kini dan nanti….
NB:Puisi ini dibuat khusus untuk MEGA,
May Aku sayang kamu by Bryanwahyudi
Incoming search terms:
- contoh geguritan bahasa jawa pengorbanan ibu
- puisi replika kunci hati
- puisi ucapan ultah buat ibu
- puisi ultah buat ibu
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: Kerinduanku padamu
Oleh: Rizky Anggreini
Sebentuk awan menghiasi langit
Kau lihatkah itu sayang ?
mencorak indah dilangit sana…
Kutatap, kurasakan kerinduan
kerinduan atas kebersamaan kita…
Sayang awan putih itu masih mewarnai langit,
memberikan corak biru putih pada langit itu…
Ku ingin saat ini kau juga memandang langit itu,
biar kau juga bisa merasakan kerinduan ku yang mendalam…
Tags: puisi sayang, puisi awan, puisi warna, puisi langit, puisi hiasan, puisi rindu, puisi bersama, puisi kerinduan
Incoming search terms:
- contoh puisi awan
- puisi warna biru
- contoh hiasan puisi
- contoh puisi kerinduanku
- puisi awan disana
- puisi awan sayap
- puisi kerinduan ku padamu
- puisi kerinduanku
- Tentang kerinduanku padamu sayang
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: BINTANG
Oleh: vicky
Kau yang selalu di hatiku
Yang selalu di jiwaku
Yang menjadi bagian indah di hidupku
Kau yang menjadi bidadari
Walaupun kau tak sempurna
Cinta suci yang ku berikan untukmu
Mungkin tak akan terganti
Bayangmu di hidupku…
Karena ku ingin slalu ada di pelukmu
Ku ingin kau menjadi BINTANG…
Menerangi di setiap malam-malamku
Menjadi indah karena hadirmu..
di hidupku…
Tags: Puisi bintang, puisi juwa, puisi hati, puisi bidadari, puisi bayangan, puisi hidup, puisi indah, puisi hadirmu
Incoming search terms:
- puisi bintang malam
- aku menunggu akan hadirmu disisiku puisi
- puisi kiasan cinta
- puisi tentang bintang malam
- puisi dan sastra indah sang bidadari
- Puisi Menanti hadirmu
- syair ratapan hati yg pilu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim
Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku
Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku
Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi
puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam
Incoming search terms:
- puisi kegelapan
- syair kegelapan
- syair bebas
- puisi kegelapan jiwa
- puisi kegelapan malam
- syair orang tua
- syair untuk orang tua
- puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
- puisi cahaya di kegelapan malam
- dalam kegelapan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 12 October 2009 by
admin
Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim”
Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan
Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya
Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati
Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang
mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti
oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani
Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI
Incoming search terms:
- puitis kehidupan
- puisi untuk anak tersayang
- puisi untuk anakku tersayang
- puisi buat anak
- syair kehidupan
- puisi buat anak tersayang
- puisi kehidupan sedih
- puisi anak tema pendidikan
- puisi tentang kehidupan sehari-hari
- puisi anak nusantara
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Syair
Posted on 12 October 2009 by
admin
Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim”
Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan
Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya
Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati
Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang
mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti
oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani
Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI
Incoming search terms:
- contoh puisi balada kehidupan
- puisi kehidupan sehari hari
- contoh-contoh puisi laut
- kumpulan puisi balada kehidupan
- contoh2 puisi kehidupan
- puisi kehidupan sehari-hari
- puisi tentang balada kehidupan
- puisi tentang kehidupan sehari hari
Categories: Alunan Puisi