Search Results   puisi berjalan sendiri | Sastra Nusantara

Sajak Tiap Hari

Posted on 2 December 2008 by (0) Comment

Tiap hari, aku harus bersentuhan dengan
nuraniku sendiri, laku batin tiada henti
mengasah rasa yang terkikis kecemasan

Tiap hari, aku harus merangkaki
dinding kesunyian hati, bagai cicak yang papa
melata derita yang terbata-bata

Tiap hari, aku harus berjalan di atas bara
semangat jiwa yang terus menyala-nyala
menemani batin yang terhimpit kenyataan pahit

Tiap hari, ya, tiap hari
aku memandang dalam perasaan transparan
mencari dirimu, wahai jiwa yang damai

Puisi-Puisi Akhmad Sekhu

Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak